Pemuda Bergerak, Desa Bergema! Karang Taruna Buntu Bedimbar Tunjukkan Peran Besar di Gebyar AKBAR
Pemuda Bergerak, Desa Bergema! Karang Taruna Buntu Bedimbar Tunjukkan Peran Besar di Gebyar AKBAR
Daerah
Pandangan dan masukan mantan Bupati Nias 2(dua) periode ini, untuk mendesak Presiden untuk mencabut Moratorium.
Tambahnya, jeritan masyarakat Kepulauan Nias yang masih daerah tertinggal, tanpa intervensi anggaran yg maximal dari APBN pusat di Bidang Infrastruktur, Aksesibilitas antara daerah dengan daerah serta daerah dengan pusat, baik darat, laut maupun udara maka 25 tahun lagi pun kep Nias tidak akan keluar dari ketertinggalan, paparnya.
Sehingga saat ini sudah 80 thn Indonesia merdeka tetap tidak bisa masuk Investor untuk memberdayakan potensi yg dimiliki oleh daerah.
Baca Juga:
Aset PLN saja di Kep Nias hingga tahun 2015 hanya 6,5 MW sampai sekarang baru sekitar 80 MW dan Tower transmisi baru mulai dibangun tahun 2016. Itupun masih paling yang 75 KV paling rendah.
Seperti apa yang disampaikan oleh Amizaro Waruwu Bupati Nias Utara adalah benar-benar jeritan dan kerinduan seluruh masyarakat Kep Nias.
Kita berharap semoga Presiden memperhatikan sungguh-sungguh dua masalah ini, ucap Sokhiatulo Laoli.
Baca Juga:
Sokhiatulo Laoli jugs mengusulkan kepada Pak Bupati Amizaro Waruwu, merupakan pengurus FORKADA( Forum Kepala Daerah ).
"Kalau bisa Forkada bersama BPPKN( Badan Persiapan Pemekaran Provinsi Kepulauan Nias) mengundang dan kumpulkan tokoh-tokoh masyarakat, tokoh2 politik, tokoh2 agama, tokoh2 Pemuda dan tokoh2 Akademisi Ono Niha Indonesia secara bersama2 membahas strategi perjuangan Pemekaran Provinsi Kep Nias, dan termasuk mendesak Presiden utk mencabut Moratorium.
Ini merupakan usulan saran sehat dari mantan Bupati dua periode sekaligus tokoh Kepulauan Nias , yang berkiprah dimasanya dan telah banyak sukses ciptakan pembangunan luar biasa( anggaran pusat) di pulau Nias diantaranya, Listrik, RSU Dr THOMSEN NIAS, perluasan Bandara Binaka dan Stasiunnya.
Lanjut, Sokhiatulo Laoli.MM: Mari kita tunjukkan bahwa persatuan dan kekompakan kita seluruh elemen masyarakat tanpa melihat kelompok2 dan perbedaan2 warna politik. Hanya dengan cara ini kita bisa berjuang bersama sama dalam mencapai cita2 bersama yaitu Prov Kep Nias.
Kita coba hilangkan ego masing2 kelompok dan perbedaan2 warna dan pandangan masing2 pribadi dan kelompok tapi mari kita tunjukkan bahwa kita hanya satu yaitu Ono Niha.
Dan hal Ini adalah hasil diskusi kita dengan ketua Komisi 2 DPR RI, terangnya mengakhiri.**
Pemuda Bergerak, Desa Bergema! Karang Taruna Buntu Bedimbar Tunjukkan Peran Besar di Gebyar AKBAR
Daerah
Banda Aceh,asatupro.comIkatan Kekeluargaan Samadua Aceh Selatan (IKSAS) Banda Aceh sabtu 29/8/2026 menemui Bupati Aceh Selatan dalam rangka
Daerah
Jusup Ginting KTP Dan KK Bukan Sekadar Identitas, Tapi Kunci Warga Dapatkan Hak Pendidikan Hingga Bansos
Medan
Cessie Bank Mandiri Disorot, DPN Pertanyakan Legalitas Eksekusi Aset di Cinere
Nasional
Nama Baik Dicemarkan, Amri Alias Nunung Bantah Tuduhan Buronan Polisi
Peristiwa
Henry Dumanter Apresiasi Polda Sumut dan Kejati Sumut dalam Penanganan Perkara Tipu Gelap Rp5,5 Miliar
Peristiwa
DPW APPI Sumut Desak Kapolda Usut Tuntas Oknum Pengacara Diduga Catut Nama Penyidik Rp200 Juta
Peristiwa
Pemkab Dairi Perkuat Kesiapsiagaan KARHUTLA 2026, Gelar Rakor dan Simulasi di Silahisabungan
Daerah
Bupati Vickner Sinaga Hadiri APKASI Otonomi Expo 2026 di ICE BSD, Dorong Potensi Dairi Tembus Pasar Nasional
Daerah
Ketua Umum DPP GMNI mengajak seluruh elemen bangsa untuk Jaga Indonesia
Nasional