SPBU No 14.227.331 Batang Toru "Diduga Keras Menjual BBM Solar Subsidi Ke Mafia" Penegak Hukum Diam Seribu Bahasa
SPBU No 14.227.331 Batang Toru "Diduga Keras Menjual BBM Solar Subsidi Ke Mafia" Penegak Hukum Diam Seribu Bahasa
Hukrim
Padangsidimpuan,asatupro.com-Petugas Pelayanan Teknis Lapangan PLN di Kabupaten Padang Lawas (Palas) yang tersengat arus listrik di Desa Tobing Tinggi, Kecamatan Aek Nabara, tewas setelah sempat mendapat pertolongan medis di RSUD Sibuhuan dan di Rujuk di salah satu RS di Pekan Baru.
Kejadian berawal saat M.I Lubis (Rabu, 21/8/2024) sedang memperbaiki penyangga besi tempat kabel listrik digantung pada tiang di Desa Tobing Tinggi. Namun, nahas (nasib buruk) tiba-tiba arus listrik menyala dan langsung menyengatnya, hingga sempat tergantung dan lengket di kabel listrik tersebut.
Kolijah Hasibuan (38) Istri M.I Lubis kepada awak media menyampaikan hanya bisa pasrah terkait peristiwa nahas yang menimpa suaminya saat bekerja.
"Saya hanya bisa pasrah menghadapi cobaan ini", ucap ibu 5 anak ini.
Baca Juga:
Saat ditanya apakah PLN tempat suaminya bekerja sudah menghubunginya, Holijah menjawab sudah dihubungi. Terkait untuk hak - hak kami masih terkendala di administrasi yang belum lengkap, ungkapnya, dengan nada sedih.
M. Muklis Harahap, SH, kepada awak media, Rabu (11/9/2024) di Ruang Lobi Pengadilan Negeri Padangsidimpuan menyatakan siap mendampingi keluarga korban sampai pihak PLN bertanggung jawab sepenuhnya dalam permasalahan ini.
"Kita akan terus mengawalnya, kata M. Muklis karena, ia salah seorang saksi yang mengetahui kejadian kecelakaan kerja tersebut.
Baca Juga:
Terkait hal ini, AWP2J Wilayah Tabagsel melayangkan surat Konfirmasi terkait kejadian kecelakaan kerja tersebut dan ingin melakukan wawancara karena ada dugaan kejadian ini kelalaian petugas PLN.
Karena menurut penuturan M. Muklis, pekerja telah menghubungi kantor cabang PLN untuk mematikan arus, selama mereka melakukan perbaikan tiba tiba arus mengalir, ada apa?
Adapun surat konfirmasi yang dilayangkan AWP2J Tabagsel ke pihak PT PLN UP 3 Padangsidimpuan yang beralamat di Jalan Rajainal Siregar, adalah untuk memfollow up berita terkait informasi kejadiaan naas tersebut sudah sejauh mana kondisi petugas (Korban kesetrum) yang diketahui belakangan telah meninggal dunia.
Kemudian, dalam surat itu, awak media juga menanyakan sudah sejauh mana dan langkah apa saja yang sudah dilakukan PLN baik kepada korban dan keluarganya.
Selanjutnya, pertanyaan yang paling mendasar apakah saat korban bekerja sudah sesuai dengan SOP dan apa hak petugas/karyawan jika mengalami kecelakaan saat menjalankan tugas?
Dan terakhir yang menjadi pertanyaan besar adalah terkait berita peristiwa tersebut hilang bak ditelan bumi di beberapa media online (terhapus).
Sementara, Humas PT PLN UP3 Padangsidimpuan W. Sapta Prabudi saat bertemu awak media di Padangsidimpuan membenarkan kejadian tersebut dan mengklaim bahwa pihaknya (PLN) telah memberi santunan kepada keluarga korban.
"Kita sudah memberikan santunan sesuai regulasi kita", ucapnya seraya bermohon agar kejadian tersebut tidak dipublish.
Kemudian pada Selasa 17 September 2024 saat dihubungi melalui pesan singkat whatsapp terkait surat komfirmasi AWP2J kepada Manager PT PLN UP3 Padangsidimpuan tentang peristiwa naas itu, Humas PT PLN UP3 Padangsidimpuan W Sapta Prabudi menyatakan bahwa terkait surat menyurat harus ada izin ke kantor PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara.
"Sedang dibahas di internal kami ya pak, karena harus izin juga ke Humas kantor Wilayah terkait membalas surat menyurat", balasnya singkat.
Aneh dan jadi pertanyaan, sampai berita ini di naikkan belum juga ada jawaban. (**)
SPBU No 14.227.331 Batang Toru "Diduga Keras Menjual BBM Solar Subsidi Ke Mafia" Penegak Hukum Diam Seribu Bahasa
Hukrim
Solo, asatupro.com Program ketahanan pangan dan energi berkelanjutan yang didengungkan oleh Presiden Prabowo Subianto mendapatkan dukungan
Perkebunan
Rapat Koordinasi Percepatan Dana Desa Tahap Pertama, Wakil Bupati Dairi Minta Camat dan OPD Kerja Ekstra
Daerah
10 SPPG Kabupaten Dairi Yang Telah Memenuhi Syarat menerima Sertifikat Laik Higiene Sanitasi dari Ketua Satgas MBG Dairi
Daerah
Padangsidimpuan, Asatupro.com Keluarga jurnalis yang rumahnya diduga dibakar orang tak dikenal (OTK) di Kelurahan Wek III, Kecamatan Padan
Hukrim
Kasus BBM Subsidi di Tapsel Diduga DitutupTutupi, SPBU Pemasok Belum Tersentuh Hukum
Hukrim
Bareskrim Gerebek THM New Zone di Medan, 34 Orang Diamankan Diduga Terkait Dengan Narkoba
Hukrim
Lomba Cerdas Cermat SMA SiantarSimalungun Digelar, Tanamkan Nilai Anti Korupsi Sejak Dini
Pendidikan
Bos PLN Minta Maaf, Ungkap Penyebab Listrik Padam BerjamJam di Sumatera
Nasional
LLDikti Wilayah I Raih Penghargaan Implementasi Full CMS Terbaik dari Kemenkeu RI
Pendidikan