Polres Karo Bungkam: Judi Tembak Ikan Diduga Backing Oknum TNI Kian Berani Beroperasi Terang-Terangan
Polres Karo Bungkam Judi Tembak Ikan Diduga Backing Oknum TNI Kian Berani Beroperasi TerangTerangan
Hukrim
Medan,asatupro.com-Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Peduli Transparan Sumatera Utara di depan Gedung Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Selasa (7/10/2025) berlangsung aman dan kondusif.
Aksi demonstrasi yang digelar mengungkap dugaan adanya tindak pidana korupsi pada pengelolaan Alokasi Insentif Fiskal (AIF) Tahun 2024 di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mandailing Natal (Madina).
Dugaan itu muncul setelah dilakukan investigasi dan penelusuran lapangan terhadap sejumlah proyek yang dibiayai dari dana AIF. Hasilnya, ditemukan berbagai kejanggalan dalam pelaksanaan kegiatan, mulai dari indikasi proyek fiktif hingga pelaksanaan yang tidak sesuai spesifikasi teknis.
Koordinator Aksi Ricky Dalimunthe menyebut, beberapa kegiatan yang terindikasi bermasalah di antaranya adalah normalisasi dan pemeliharaan sungai, pembangunan IPAL komunal di beberapa masjid, peningkatan jalan RSUD Mandailing Natal, rehabilitasi jalan lingkar timur, serta sejumlah kegiatan konsultasi perencanaan dan pengawasan proyek yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah.
Baca Juga:
"Berdasarkan hasil penelusuran kami, ada indikasi kuat penyimpangan dalam penggunaan dana AIF Tahun 2024 di Dinas PU Mandailing Natal. Kami menduga sebagian kegiatan itu fiktif dan berpotensi merugikan keuangan negara," ujar Ricky dalam keterangannya.
Ricky menambahkan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah data dan dokumen pendukung yang akan diserahkan kepada aparat penegak hukum untuk ditindaklanjuti.
Desak Kejati Sumut Bentuk Tim Khusus
Baca Juga:
Pertama, mereka meminta Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) agar segera memanggil dan memeriksa Kepala Dinas Pekerjaan Umum Mandailing Natal, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan seluruh pihak terkait dengan penggunaan dana AIF Tahun 2024.
Kedua, mereka mendesak Kejati Sumut membentuk tim khusus untuk mengusut tuntas dugaan korupsi yang disebut berpotensi menimbulkan kerugian negara.
Polres Karo Bungkam Judi Tembak Ikan Diduga Backing Oknum TNI Kian Berani Beroperasi TerangTerangan
Hukrim
Polda Sumut Ungkap Dugaan Selama Tujuh Tahun Beroperasi Permainan Takaran BBM di SPBU Sergai, Manajer dan Supervisor Ditahan
Hukrim
KPK Panggil Ulang Tersangka Baru Korupsi Proyek Jalan Sumut yang Mangkir
Hukrim
14 Hari ke Depan, Polisi Kedepankan Edukatif dan ETLE di Operasi Patuh Toba 2026
Daerah
Judi Tembak Ikan Marak Kembali di Tanah Karo, Diduga Melibatkan Oknum Aparat dan Warga Sipil
Hukrim
Robby Barus Pimpin PODSI Medan 2026&ndash2030, Bidik Atlet Tembus Pelatnas
Olahraga
Ada Apa dengan HS? Mengapa Banyak Akun Bodong Sibuk Membangun Opini Negatif?
Peristiwa
Bupati Dairi Ajak HIMPAK Lestarikan Budaya Jangan Hanya Dirayakan, Tapi Dijalani
Daerah
Proyek Pemeliharaan Berkala BBWS Sumatera II Dikampung Masjid, Labura Disorot, Tanah Galian Diduga Diperjualbelikan, APH Didesak Turun Tanga
Hukrim
Wujud Kepedulian Sosial, Golkar Sumut Bagikan 2.500 Paket Sembako dan Gelar Donor Darah
Politik