Rabu, 03 Juni 2026
LEBARAN HAJI 1447 H

Bupati Tapsel Akui Manfaat Kebun PTPN Batang Toru

Hendrik Hutabarat - Jumat, 30 Januari 2026 17:24 WIB
Bupati Tapsel Akui Manfaat Kebun PTPN Batang Toru
Dok. PalmCo
Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu mengakui keberadaan dan sumbangsih PTPN IV PalmCo, termasuk Unit Kebun Batang Toru.
Tapanuli Selatan, asatupro.com — Keberadaan dan manfaat perkebunan kelapa sawit Unit Kebun Batang Toru milik PTPN IV PalmCo diakui oleh Gus Irawan Pasaribu sebagai Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) sangat dirasakan oleh masyarakat sekitarnya selama lintas generasi.

Kata mantan Direktur Utama (Dirut) Bank Sumut ini, keberadaan Kebun Batangtoru memiliki peran strategis dan historis dalam menopang kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Tapsel selama lebih dari satu abad.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Gus Irawan saat melakukan kunjungan kerja dan peninjauan langsung progres pemulihan pascabencana di wilayah Batang Toru, Selasa (27/1/2026) lalu.

Kunjungan ini, seperti keterangan resmi yang diterima sejumlah media, Jumat (30/1/2026), menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel dalam rangka memastikan percepatan rehabilitasi dan relokasi warga terdampak bencana.

Baca Juga:

Menurut Bupati, Kebun Batang Toru yang sudah berdiri sejak zaman belanda hingga saat ini dikelola PTPN IV, bukanlah sekadar kawasan produksi, melainkan ruang hidup yang membentuk struktur sosial masyarakat sekitar secara turun-temurun.

"Sebagian besar warga di wilayah lingkar kebun merupakan pensiunan pekerja perkebunan maupun keturunan mereka," kata mantan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini.

"Sejarah mencatat bahwa kebun ini telah hadir lebih dari 100 tahun dan menjadi sumber penghidupan masyarakat lintas generasi. Fakta ini tidak bisa dilepaskan dari perjalanan pembangunan ekonomi Tapanuli Selatan," ucap Gus Irawan.

Baca Juga:

Dalam situasi darurat pascabencana, peran kawasan perkebunan dinilai semakin nyata.


Sejak hari pertama bencana, wilayah perkebunan dimanfaatkan sebagai lokasi perlindungan sementara, pusat logistik, dapur umum, serta ruang pendampingan sosial bagi warga terdampak.

Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan bersama para pemangku kepentingan telah menyiapkan lahan relokasi bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

Hingga Januari 2026, total sekitar 30 hektare lahan telah dialokasikan, terdiri atas 20 hektare di Batang Toru, 5 hektare di Hapesong Baru, serta 5 hektare di Afdeling I Kebun Hapesong.


Di Hapesong Baru, pembangunan 227 unit hunian tetap saat ini telah mencapai progres sekitar 30 persen.

Pemerintah daerah menargetkan percepatan penyelesaian pembangunan agar masyarakat dapat segera menempati hunian yang aman dan layak.

Bupati Gus Irawan menegaskan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Untuk itu, Pemkab Tapanuli Selatan tengah menyiapkan program pemberdayaan ekonomi, pelatihan keterampilan, serta penguatan kemandirian warga di lokasi relokasi.

Ia menyebut, pendekatan kolaboratif yang dijalankan mencerminkan nilai-nilai kearifan lokal Dalihan Na Tolu, di mana pemerintah, masyarakat, dan seluruh unsur pendukung saling menguatkan dalam menghadapi musibah.


"Pemulihan ini adalah kerja bersama. Tujuannya bukan hanya membangun kembali rumah, tetapi membangun kembali harapan dan kemandirian masyarakat," katanya.

Bencana yang berdampak pada 13 kecamatan di Tapanuli Selatan menjadi momentum evaluasi dan penguatan ketahanan daerah.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan berkomitmen untuk memastikan seluruh proses pemulihan berjalan berkelanjutan, inklusif, dan berpihak pada keselamatan serta kesejahteraan masyarakat.

Dengan sejarah panjang yang dimilikinya, Kebun Batang Toru dinilai tetap menjadi salah satu pilar penting dalam kehidupan masyarakat Tapanuli Selatan, sekaligus bagian dari upaya membangun masa depan daerah yang lebih tangguh dan berdaya.

Sumber
:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Dairi Sampaikan Nota Pengantar Ranperda RTRW Dairi Tahun 2026-2046
Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Wabup Dairi Bacakan Pesan Kebangsaan Kepala BPIP
Pemkab Dairi Kembali Raih Opini WTP Yang ke-12 Atas Laporan hasil Pemeriksaan Keuangan Pemerintah Tahun 2025
Rayakan Idul Adha 1447 H, Qurban Sapi Dari Presiden Prabowo Subianto diserahkan Wakil Bupati Dairi Di Masjid Istiqomah Desa Gunung Sitember
PTPN IV PalmCo Gesa Skema "BUMN untuk Sawit Rakyat"
Pemkab Dairi Luncurkan Asuransi Parametrik untuk Lindungi Petani Kopi dari Risiko Iklim
komentar
beritaTerbaru