PalmCo Tanam Kedelai 1.000 Ha Demi Bantu Pemerintah Tekan Impor
Sei Rampah, asatupro.com Demi membantu pemerintah dalam menekan impor kedelai, PTPN IV PalmCo yang merupakan bagian dari badan usaha mil
Perkebunan
Lokasi penanaman kedelai, sebagaimana keterangan resmi yang diterima media, Rabu (3/9/2026), dilakukan secara serentak di 20 titik di berbagai wilayah kerja PTPN III Subholding PTPN IV PalmCo.
Hal ini dilakukan PTPN Group guna menunjukkan komitmennya dalam menjalankan program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional. Secara keseluruhan, proyek percontohan ini menyasar luas awal 1.000 Ha.
Kegiatan penanaman perdana sendiri dipusatkan di Kebun Adolina Regional 2, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara (Sumut). Acara ini terhubung secara daring dengan regional manajemen lain yang melaksanakan aktivitas serupa di 6 provinsi.
Baca Juga:
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Krisna Santosa, menyampaikan bahwa pelaksanaan pilot project kedelai PalmCo adalah tindak lanjut atas penugasan pemerintah dalam mendukung Asta Cita serta penguatan ketahanan pangan nasional, khususnya pada komoditas kedelai.
"Alhamdulillah, PTPN IV telah melaksanakan tanam perdana proyek percontohan kedelai. Ini merupakan tindak lanjut kita atas arahan Presiden Prabowo Subianto melalui Menteri Pertanian Amran Sulaiman untuk meningkatkan produksi nasional dan menekan import kedelai," kata Jatmiko Krisna Santosa, Senin (31/8/2026)
Di tahap pertama tersebut, perusahaan menargetkan luasan 1.000 Ha sebagai areal percontohan yang seluruhnya berada di kawasan replanting sawit milik perusahaan.
Baca Juga:
"Kita optimalisasikan areal peremajaan ataupun konversi sawit. Sehingga kurang lebih selama 6 bulan sebelum sawit kembali di tanam, kita akan menanam kedelai terlebih dahulu," jelasnya.

"Karena kita belum pernah tanam kedelai sebelumnya, kita siapkan pilot project 1.000 Ha dulu," kata Jatmiko.
Dan sesuai arahan Danantara, sambung Jatmiko, jika pilot project ini berhasil serta memperlihatkan kelayakan di berbagai aspek, insya Allah akan dilanjutkan dengan luasan yang lebih masif.
"Dengan demikian harapan pemerintah untuk meningkatkan produksi dan menekan import kedelai tadi, dapat diwujudkan," tukas Jatmiko.
Perwakilan Direktur Jenderal Pangan Kementerian Pertanian RI, Arief Muliawan, menyatakan apresiasi atas penanaman kedelai yang dilakukan Perusahaan. Menurutnya hal ini patut dicontoh bagi perusahaan lain.
"Kami memberikan apresiasi kepada PTPN yang terus menunjukkan komitmennya dalam menjalankan berbagai program swasembada pangan nasional," ucap Arief Muliawan.
"SSemoga proyek ini berhasil dan dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain yang ada di Indonesia," imbuhnya.
Sementara Direktur Produksi dan Pengembangan PTPN III (Persero) Rizal H. Damanik, menekankan sinergi antara PTPN Group, Kementerian Pertanian dan pemerintah daerah, dan mitra strategis akan berpengaruh pada percepatan serta keberhasilan program.

Perusahaan perkebunan sawit negara tersebut mulai menanam kedelai varietas grobokan dengan potensi produksi hingga 2 ton per hektar dengan siklus 85-90 hari.
Dukungan para pihak di dalam ekosistem yang dibangun akan menjadi kunci agar proyek yang dibangun tidak berhenti sebagai percontohan, tapi dapat diterapkan lebih luas dan berkelanjutan.
Sei Rampah, asatupro.com Demi membantu pemerintah dalam menekan impor kedelai, PTPN IV PalmCo yang merupakan bagian dari badan usaha mil
Perkebunan
Padangsidimpuan, Asatupro.com Rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) DPRD Kota Padangsidimpuan di Hotel Grand Antares, K
Daerah
Mandoge, asatupro.com Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo, Arya Sandhiyuda, tak sekadar hadir dalam acara penanaman perdana kelap
Perkebunan
Polisi Buru Pelaku Perampokan dan Penyergapan Dokter Nico di Tempat Praktik Jalan Tembakau Sidikalang
Hukrim
Bupati Dairi Vickner Sinaga tegaskan, Transaksi Non Tunai di Desa "Tidak Bisa Ditawar Lagi"
Daerah
Kuasa Hukum Terdakwa SR Soroti Konstruksi Dakwaan JPU Ini Sengketa UtangPiutang atau Perkara Pidana?
Hukrim
"AMBON" Bernyanyi, Kasus 153 Gram Sabu Terbongkar Ayah Ikut Terseret, Polisi Buru Rantai Pemasok
Hukrim
Warga Resah! Gudang Penampungan BBM Oplosan Diduga Milik AS Bebas Beroperasi di Medan Utara dan Buang Limbah Minyak ke Parit
Hukrim
Mandoge, asatupro.com Ratusan Petani kelapa sawit yang tergabung dalam Koperasi Petani Kelapa Sawit (KPKS) Kesepakatan dan dipimpin oleh S
Perkebunan
Polda Sumut Siagakan 100 Personel Brimob dan Peralatan Lengkap PascaErupsi Gunung Sinabung
Peristiwa