Minggu, 04 Oktober 2026
HUT TNI KE 81

Hadir di JIEXPO Kemayoran, mySAP365 AIX Semakin Memanjakan Industri Perkebunan Sawit

Hendrik Hutabarat - Rabu, 12 Agustus 2026 20:10 WIB
Hadir di JIEXPO Kemayoran, mySAP365 AIX Semakin Memanjakan Industri Perkebunan Sawit
Dok. mySAP365
Teknologi mySAP365 semakin dikenal dan diterapkan di dalam industri perkebunan kelapa sawit nasional.

Tidak ada data yang keluar ke cloud publik, tidak ada meter penggunaan yang berdetak di latar belakang untuk menagih, dan tidak ada vendor eksternal yang memegang kendali atas data operasional paling sensitif milik perkebunan.

Bagi industri yang menghasilkan volume citra lapangan dan catatan produksi yang sangat besar, pilihan arsitektur ini menyusun ulang makna dari "mengadopsi AI": berapa biayanya, dan siapa yang pada akhirnya mengendalikannya.

Satu pipeline, dari bibitan hingga panen
Inti dari demonstrasi ini adalah sebuah pipeline image processing Vision AI yang mengikuti tanaman kelapa sawit sepanjang siklus hidupnya.

Alih-alih memperlakukan computer vision sebagai solusi titik tunggal yang hanya dipasang di pabrik, mySAP365 AIX menerapkannya sebagai benang inspeksi dan pengukuran yang berkesinambungan, dari pembibitan hingga panen.

Baca Juga:

Dia menjelaskan, ada sejumlah tahapan berjalan yakni tahap 1 pembibitan (bibitan); tahap 2 pembangunan tanaman di lapangan (immature); tahap 3 tajuk dewasa dan kesehatan tanaman; tahap 4 peramalan pra-panen; dan tahap 5 panen.

Syarifarudin Afa merinci, tahap 1 berlokasi di pre-nursery dan main nursery, Vision AI menginspeksi dari kecambah dalam skala besar.

Model menghitung jumlah seleksi tanaman pre-nursery maupun main nursery, menilai warna daun dan kesehatan tajuk.

Baca Juga:

"Serta menandai bibit yang abnormal atau off-type seperti bibit kerdil, tanaman etiolasi, dan cacat morfologi maupun double tone yang seharusnya di-culling sebelum dipindahkan ke lapangan," ujarnya.

Otomasi grading nursery ini menjaga kualitas genetik dan mencegah biaya tersembunyi yang terus menumpuk sepanjang tahun akibat menanam bibit lemah di ribuan hektar.




Di tahap 2, setelah bibit ditransplantasi, sistem beralih ke sensus dan pemantauan pertumbuhan pada tahap awal.

Sumber
: Rilis
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Upaya "Cerai" PT PSU vs Petani Sawit Madina Bikin Bingung KPPU
Ketimpangan Harga TBS di Pessel Sumbar Dipantau KPPU
PalmCo Manfaatkan Fasilitas Layanan Ekspor dari InaExport Kemendag
IPAL PKS Air Batu PTPN IV Regional 2 Beroperasi Normal
Masyarakat Percaya terhadap ITSI Medan, Ini Indikasinya
Belasan Juta Hektar Kebun Sawit Butuh SDM Unggul, ITSI Siap Berperan
komentar
beritaTerbaru