Senin, 25 Mei 2026

Wow Banget, Tembus Rp 6 Triliun Laba Unaudited PalmCo

Hendrik Hutabarat - Selasa, 03 Maret 2026 09:30 WIB
Wow Banget, Tembus Rp 6 Triliun Laba Unaudited PalmCo
Dok. PalmCo
Direktur Utama (Dirut) PalmCo, Jatmiko Krisna Santosa, mengumumkan kenaikan laba unaudited sepanjang tahun buku 2025.
Jakarta, asatupro.com - Ada kabar wow banget dari Holding PTPN III tentang pencapaian Subholding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), PTPN IV PalmCo: laba unaudited atau yang belum diaudit berhasil menembus kisaran Rp 6 triliun

Capaian yang wow banget itu, seperti keterangan resmi yang diterima para wartawan, Rabu (3/3/2026), adalah berdasarkan catatan pertumbuhan kinerja keuangan yang sangat positif sepanjang tahun buku 2025.

Berdasarkan laporan keuangan unaudited, perusahaan sukses membukukan laba bersih sebesar Rp6,19 triliun, atau tumbuh 65 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Krisna Santosa, mengungkapkan bahwa peningkatan kinerja finansial ini merupakan dampak langsung dari kedisiplinan eksekusi strategi di seluruh lini.

Baca Juga:

"Fokus kami berpusat pada tiga hal pokok mulai dari peningkatan produktivitas, efisiensi yang tepat, dan optimalisasi aset yang dijalankan secara konsisten," kata Jatmiko Krisna Santosa.

"Pencapaian laba unaudited Rp 6,19 triliun ini bukan sekadar windfall profit dari fluktuasi harga komoditas, namun dampak nyata atas transformasi dan perbaikan mendasar cara kami bekerja," tambah mantan Dirut PTPN V Riau ini.

Fundamental operasional yang semakin solid menjadi pijakan awal dari lompatan kinerja PTPN IV PalmCo.

Baca Juga:

Dari sisi produktivitas hulu (on-farm), perusahaan mencatatkan peningkatan produktivitas tandan buah segar (TBS) yang mencapai 20,63 ton per hektar (ton/ha), tumbuh 3 persen secara YoY.

Sementara itu, dari sisi hilir atau pengolahan, produktivitas minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) mencatatkan performa yang lebih baik lagi, yakni mencapai 4,70 ton/ha, atau tumbuh 9 persen secara tahunan.

Pertumbuhan laba bersih hingga 65 persen YoY tersebut tidak lepas dari keberhasilan program efisiensi yang dijalankan perusahaan, yang kini menjadi motor utama profitabilitas.

"Kita dapat menekan tingkat kehilangan (losses) Meningkatkan rendemen minyak sawit melalui modernisasi pabrik," kata Jatmiko Krisna Santosa.

Serta, sambungnya lagi, mendorong digitalisasi proses bisnis yang mempertajam pengawasan dan pengambilan keputusan yang berorientasi kepada efektifitas dan efisiensi.

Dampaknya sangat jelas, margin laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi atau earnings before interest, taxes, depreciation, and amortization (EBITDA) perusahaan mengalami penguatan.


"Yakni menguat di level 26,05 persen atau naik sebanyak 11,44 persen bila dibandingkan dengan periode sebelumnya," beber Jatmiko Krisna Santosa.

"Kenaikan laba tersebut juga menunjukkan lompatan pertumbuhan pada rasio return on asset (RoA) perusahaan," tegas Jatmiko Krisna Santosa selaku Dirut PalmCo.

Sumber
:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Program Ketahanan Pengan dan Energi Berkelanjutan Didukung GAPKI
PalmCo Gelar Donor Darah, Hampir Seribu Kantong Terkumpul
Booth Teknologi mySAP365 DevAgro Foundry AI di Palmex 2026 Jakarta Diminati Pelaku Usaha Sawit
Didukung Kementan, GAPKI dan RPN Resmi Lepas SDG Sawit Asal Tanzania di Kebun Socfindo
Polres Simalungun Tangkap Dua Pengedar Narkoba Jaringan Simalungun - Batubara
PalmCo dan ITS Garap Bersama Bensin Sawit, Mentan Jadi Saksi
komentar
beritaTerbaru