Prabowo Copot Kepala BGN, Dadan Hindayana Diganti Nanik Sudaryati Deyang
Prabowo Copot Kepala BGN, Dadan Hindayana Diganti Nanik Sudaryati Deyang
Nasional
Bogor, asatupro.com – Posisi perbenihan di dalam industri perkebunan nasional, termasuk kelapa sawit, kakao, karet, kelapa, dan lainnya, teramat penting dan strategis.
Karena itu, penggunaan benih yang ilegal dan diragukan kualitas dan asal-usulnya berpotensi akan menimbulkan kerugian dalam jumlah yang sangat besar, baik dalam hal biaya maupun waktu
"Penggunaan benih varietas unggul, bermutu, bersertifikat, dan berlabel menjadi sebuah keharusan dalam usaha agribisnis sub sektor perkebunan," kata Heru Tri Widarto selaku Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian (Kementan).
Seperti dikutip asatupro.com dari keterangan resmi, Senin (4/11/2024), Heru Tri Widarto menyampaikan hal tersebut saat membuka acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Petugas Perbenihan Tentang Cara Pengujian Mutu Benih Tanaman Perkebunan yang diselenggarakan di Bogor mulai Kamis-Sabtu (31 Oktober - 2 November 2024).
Baca Juga:
Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari dan diikuti oleh kurang lebih 60 peserta petugas perbenihan yang berasal dari Direktorat Perbenihan, Direktorat Jendral Perkebunan Kementerian Pertanian.
Acara ini juga menghadirkan Tony Liwang selaku narasumber dari Komite Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Sawit Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), dan IAT Technologies Singapura.
Kata Heru, untuk menjamin benih yang dihasilkan/diproduksi dan disalurkan oleh produsen benih kepada petani pekebun, maka benih tersebut harus disertifikasi dan diawasi peredarannya.
Khususnya, tambah Heru Tri Widarto, oleh para petugas pengawas benih tanaman dan atau petugas lainnya yang memiliki kewenangan melakukan pengawasan peredaran benih.
"Dalam rangka menambah wawasan dan pengetahuan petugas dan pengawas benih tanaman tentang mutu benih tanaman perkebunan," ucap Heru Tri Widarto.
"Hal ini penting, jika yang beredar benih yang tidak baik, pekebun bertahun-tahun akan rugi," tuturnya lebih lanjut.
Heru menambahkan bahwa benih adalah faktor utama dalam rangka budidaya pertanian dan menjadi ujung tombak keberhasilan pembangunan perkebunan.
"Maka peran petugas perbenihan di lapangan sangatlah penting. Dengan demikian perlu dilakukan pengembangan diri untuk meningkatkan kompetensi di bidangnya," ujarnya lagi.
Selain itu pula, Heru Tri Widarto menyatakan bahwa diperlukan langkah-langkah yang strategis dan terkoordinasi dalam urusan perbenihan untuk industri perkebunan nasional.
"Salah satunya adalah dengan menerapkan penyederhanaan regulasi sehingga kebutuhan-kebutuhan terkait dengan penyediaan benih menjadi lebih mudah," tegas Heru Tri Widarto selaku Plt. Dirjenbun.
Prabowo Copot Kepala BGN, Dadan Hindayana Diganti Nanik Sudaryati Deyang
Nasional
Bupati Dairi Sampaikan Nota Pengantar Ranperda RTRW Dairi Tahun 20262046
Daerah
Masifnya Patroli, Ciptakan Rasa Aman Bagi Warga Kota Medan
Medan
Penyuluhan BINKOM, Mencegah Konflik Sosial di Wilayah Kodim 0206/Dairi
Daerah
Diduga Tak Kantongi Izin PBG, Aktivitas Pembangunan Gudang PT SBP Terus Berlanjut, Pemko Medan Diminta Bertindak Tegas
Medan
Kemana Mengalir Selama Ini?? KCBI Minta DPRD Karo Usut Retribusi Pos Daulu, Dugaan Korupsi Mulai Mengemuka
Daerah
Pererat Silahturahmi, JAGUAR TACTICAL INDONESIA (PERBAKIN SIMALUNGUN) Latihan Menembak Bersama Jajaran Perwira Brigif TP 36/HM dan Batalyon
Daerah
Raih WTP 13 Kali Berturutturut, DPW HARI SUMUT Soroti Dugaan Masalah Proyek Rp67,8 Miliar di PUTR Labusel, Siap Lapor ke Kejati Sumut
Hukrim
KPKM RI Layangkan Surat Klarifikasi PBJTTL ke Bupati Dairi, Diterima Tata Usaha Setda
Daerah
Satres Narkoba Polres Padang Lawas Tangkap Dua Terduga Pengedar Ganja, Ratusan Gram Barang Bukti Disita
Hukrim