Senin, 21 September 2026
HUT INDONESIA KE 81

BMKG Prakirakan Medan Diguyur Hujan Ringan pada Kamis 16 Juli 2026

Redaksi - Kamis, 16 Juli 2026 13:13 WIB
BMKG Prakirakan Medan Diguyur Hujan Ringan pada Kamis 16 Juli 2026
Kondisi jalanan Kota Medan yang basah setelah diguyur hujan ringan pada sore hari.

Medan,asatupro.com-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan Kota Medan berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan pada Kamis, 16 Juli 2026. Kondisi cuaca ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer berupa terbentuknya daerah perlambatan angin di wilayah Selat Malaka.

Hujan dengan intensitas ringan tersebut diproyeksikan bersifat lokal dan dominan terjadi pada rentang waktu sore hingga malam hari. Selain Medan, beberapa kota besar lainnya di Indonesia juga mengalami potensi cuaca serupa akibat fenomena konvergensi.

Menurut rilis resmi BMKG, kelembapan udara di wilayah Sumatera Utara hari ini cukup tinggi, yang mendukung pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah pesisir dan perkotaan.

Baca Juga:

Parameter Cuaca Sumatera Utara

BMKG merinci kondisi suhu, kelembapan, serta arah angin untuk mempermudah masyarakat mengantisipasi aktivitas luar ruangan pada tengah Juli ini.

Suhu dan Kelembapan Udara

Baca Juga:

Suhu udara di wilayah Sumatera Utara, termasuk Kota Medan, berada pada rentang yang cukup hangat hingga sejuk di dataran tinggi, disertai tingkat kelembapan yang tinggi.

Arah dan Kecepatan Angin

Pergerakan angin di wilayah ini terpantau bertiup dari arah selatan menuju barat daya dengan kecepatan yang relatif tenang dan stabil.

Berikut adalah rincian parameter meteorologi untuk wilayah Sumatera Utara pada Kamis, 16 Juli 2026, berdasarkan data resmi BMKG:

Parameter Cuaca Sumatera Utara 16 Juli 2026

Parameter Cuaca Rentang / Nilai

Suhu Udara 14°C hingga 33°C

Kelembapan Udara 60% hingga 100%

Arah Angin Selatan menuju Barat Daya

Kecepatan Angin 3 hingga 9 km/jam

Dinamika Atmosfer Regional

Kondisi cuaca di Medan dan sekitarnya tidak terlepas dari pembentukan daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang terpantau memanjang dari pesisir barat Malaysia hingga Selat Malaka dan Laut Andaman.

  1. Adanya daerah pertemuan angin (konfluensi) di Selat Malaka bagian utara dan Laut Andaman.
  2. Peningkatan pasokan uap air yang memicu pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah Sumatera Utara.
  3. Kondisi lokal perkotaan yang mendukung akumulasi panas sebelum hujan turun pada sore hari.

Masyarakat diimbau untuk tetap menyediakan payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar rumah, khususnya menjelang sore dan malam hari saat potensi hujan mulai meningkat di wilayah Medan.

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Judi Tembak Ikan di Kampung Pon Kembali Disorot, Warga Desak Polres Sergai Bertindak Tegas
Codet dan Aan Gelar Perjudian Laga Ayam di Kota Binjai, Polisi Diduga Tutup Mata
Menakar Ketegasan Polrestabes Medan: Dugaan Judi Dadu & Sabung Ayam 'Edy alias Sembiring' dan Alih Fungsi Lahan Eks-Perkebunan Menanti Penindakan
GMPET-SU Desak Evaluasi Total Bapenda Medan Akibat Potensi Kebocoran PAD Miliaran Rupiah
Di Bendigo Victoria, KADIN Sumut Bangun Kerjasama Perdagangan 5 Sektor
Bentuk Dukungan ke IMT-GT ke-32, Komunitas Pengungsi Somalia di Medan Batalkan Aksi Unjuk Rasa
komentar
beritaTerbaru