HUT ke-4 Satupena.co.id: Empat Tahun Berkarya, Menjaga Kepercayaan dan Mewarnai Negeri
HUT ke4 Satupena.co.id Empat Tahun Berkarya, Menjaga Kepercayaan dan Mewarnai Negeri
Daerah
Medan,asatupro.com- Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera Utara, Prof. Saiful Anwar Matondang, membuka sosialisasi program pra-doktoral daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), di Aula LLDikti Wilayah I, Selasa (15/7/2025).
Program dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) ini sebagai afirmasi bagi dosen di daerah 3T di Indonesia. LLDikti Wilayah I Sumut ditunjuk sebagai tuan rumah sosialisasi ini untuk wilayah Sumatera Utara.
Kepala LLDikti Wilayah I Sumut, Prof. Saiful Anwar Matondang, menjelaskan program ini menyasar dosen dari perguruan tinggi yang berada di kabupaten-kabupaten wilayah 3T, seperti Nias, Nias Selatan, Mandailing Natal, Langkat, Dairi, dan beberapa daerah lainnya.
"Masih sangat sedikit dosen dari wilayah 3T yang menempuh pendidikan S3. Program afirmasi ini menjadi kesempatan untuk mendorong mereka melanjutkan studi doktoral dengan syarat yang lebih fleksibel," ujar Prof. Saiful.
Baca Juga:
Menurutnya, peserta dari daerah 3T akan mendapatkan perlakuan khusus, seperti skor TOEFL tidak harus mencapai 550 dan IPK S2 tidak harus di atas 3,0, sebagaimana syarat umum beasiswa S3. Hal ini dilakukan agar dosen dari kampus di daerah 3T tetap memiliki peluang melanjutkan studi, tanpa harus bersaing secara langsung dengan peserta dari daerah maju seperti Medan atau Deliserdang.
"Kalau disamakan, mereka pasti tertinggal. Makanya afirmasi ini bentuk keadilan sosial. Selain dibebaskan dari syarat berat, mereka juga akan dapat beasiswa penuh — termasuk biaya kuliah enam semester, uang saku, dana buku, dan penelitian," jelasnya.
Nantinya, peserta yang lolos akan diarahkan mendaftar ke berbagai kampus negeri maupun swasta ternama di Indonesia, seperti IPB, ITB, USU, hingga Universitas Andalas. Proses pendaftaran dan administrasi juga akan difasilitasi.
Baca Juga:
"Kalau sudah diterima dan dibiayai selama 3 tahun, mereka terikat kontrak pengabdian selama 5 tahun di kampus asalnya. Tujuannya agar SDM berkualitas ini kembali membangun daerahnya," tambahnya.
Program ini ditujukan untuk mengatasi ketimpangan jumlah dosen bergelar doktor di wilayah 3T serta mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi secara merata di seluruh Indonesia.
HUT ke4 Satupena.co.id Empat Tahun Berkarya, Menjaga Kepercayaan dan Mewarnai Negeri
Daerah
Ahli Waris Almarhum Abdul Halim Harahap Pemilik 15 Ha Lahan Polisikan Pasutri Diduga Penyerobot Lahan
Medan
Wabup Dairi Kunjungi Anak Korban Kekerasan di RSUD Sidikalang, "Pemulihan Fisik dan Mental Harus Tuntas"
Daerah
Olimpiade Sains Dairi 2026 Digelar September Mendatang, Ajang Prestasi Siswa & Guru seSumatera Utara
Pendidikan
Perdamaian Kasus Dugaan Pencemaran PT Indofarm Sukses Makmur Dipertanyakan, Hasil Uji Laboratorium Berbeda dan Dugaan Upeti Mencuat
Peristiwa
Rawat Persatuan dan Kesatuan Bangsa, Jaga Stabilitas Negara Tanpa Provokasi
Nasional
Ditemukan Penuh Luka di Jalan Merdeka!2 Bocah Sidikalang Diduga Disiksa Bibinya Sendiri
Hukrim
Ditolak Terbit KTPel Meski Mengantongi SKPWNI, Warga Pertanyakan Kejelasan Status Kependudukan di Batam
Daerah
DPW HARI Sumut Desak Dirut PDAM Tirtanadi Taat Putusan Pengadilan, Segera Bayarkan Hak Pensiunan Rp4,9 Miliar
Hukrim
Pool Bus Ilegal Diduga Jadi Biang Kerok Kemacetan di Jalan Sisingamangaraja Medan
Peristiwa