DPP HARI Apresiasi Ketegasan Presiden Prabowo Tangani Karhutla, Minta Aparat Usut Dugaan Pelaku Pembakaran Hutan
DPP HARI Apresiasi Ketegasan Presiden Prabowo Tangani Karhutla, Minta Aparat Usut Dugaan Pelaku Pembakaran Hutan
Nasional
Bali,Badung,asatupro.com-Program Studi Perekam dan Informasi Kesehatan Universitas Dhyana Pura (Undhira) menginisiasi langkah inovatif melalui digitalisasi pelayanan Posyandu Balita di UPTD Puskesmas Mengwi 1, Kabupaten Badung. Program ini bertujuan meningkatkan efisiensi dan akurasi pencatatan tumbuh kembang anak dengan sistem informasi berbasis digital yang ramah pengguna.
Kegiatan bertajuk "Digitalisasi Pelayanan Kesehatan pada Posyandu Balita di UPTD Puskesmas Mengwi 1" ini berlangsung sejak 13 September hingga Desember 2025, mencakup dua lokasi Posyandu yaitu Banjar Panca Warga dan Banjar Batur Sari, Desa Mengwitani, Kecamatan Mengwi.
Tim pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) terdiri dari tiga dosen lintas keahlian: Ns. Rai Riska Resty Wasita, S.Kep., M.Kes., Gusti Ayu Mutiara Karismayani, S.MIK., M.Kes., dan Iefan Datya Aulia, S.T., M.T. Mereka berkolaborasi dalam merancang sistem informasi yang tidak hanya memenuhi standar teknis, tetapi juga mudah dioperasikan oleh kader Posyandu di lapangan.
Mitra utama dalam program ini adalah UPTD Puskesmas Mengwi 1, dengan Ibu Ni Luh Dewi Darmini sebagai kader pendamping aktif di dua lokasi Posyandu.
Baca Juga:
Dari Buku Catatan ke Sistem Digital
Selama ini, pencatatan tumbuh kembang balita di Posyandu dilakukan secara manual menggunakan buku register. Melalui digitalisasi, seluruh data seperti berat badan, tinggi badan, status imunisasi, dan riwayat kesehatan kini dapat dicatat dan diakses melalui sistem digital.
Langkah ini tidak hanya mempercepat proses pencatatan, tetapi juga meminimalkan risiko kesalahan data serta memudahkan pemantauan dan pelaporan oleh tenaga kesehatan Puskesmas.
Baca Juga:
"Dengan sistem ini, kader bisa langsung memasukkan data melalui perangkat digital, dan laporan tumbuh kembang anak bisa otomatis dihasilkan. Ini sangat membantu kami dalam perencanaan program kesehatan," ujar Kepala UPTD Puskesmas Mengwi 1.
Pendampingan dan Pelatihan Kader
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bertahap, dimulai dari observasi kebutuhan lapangan, perancangan sistem, pembuatan prototipe, hingga pelatihan penggunaan sistem kepada kader Posyandu.
Tim PKM menerapkan pendekatan partisipatif dengan melibatkan kader dalam setiap tahap. "Kami ingin sistem ini benar-benar sesuai kebutuhan pengguna di lapangan, sehingga kader bisa mengoperasikannya secara mandiri," ujar Ns. Rai Riska Resty Wasita.
Kader Posyandu, Ni Luh Dewi Darmini, mengaku sangat terbantu dengan inovasi ini. "Pencatatan jadi jauh lebih cepat, dan kesalahan bisa dikurangi. Kami juga mendapat pelatihan yang mudah dipahami dan bisa langsung dipraktikkan," ujarnya.
Mendukung Program Nasional dan SDGs
Inisiatif ini selaras dengan program nasional e-Posyandu dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3 (Kesehatan dan Kesejahteraan) serta SDG 9 (Inovasi dan Infrastruktur).
Dengan memanfaatkan teknologi informasi, pelayanan kesehatan berbasis komunitas kini dapat dilakukan lebih cepat, akurat, dan efisien.
Tantangan dan Rencana Lanjutan
Meski menghadapi kendala seperti keterbatasan perangkat digital dan literasi teknologi kader, tim PKM mengatasinya dengan menyediakan perangkat pendukung, modul pelatihan, serta video tutorial. Pelatihan juga dilakukan berulang untuk memastikan kader benar-benar siap.
Ke depan, tim berencana mengembangkan integrasi sistem dengan aplikasi kesehatan daerah, menambah fitur grafik pertumbuhan balita, serta notifikasi berbasis SMS atau WhatsApp bagi orang tua balita.
Komitmen Undhira untuk Kesehatan Komunitas
Melalui kegiatan ini, Universitas Dhyana Pura menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi digital sektor kesehatan, terutama pada layanan berbasis komunitas.
Kolaborasi antara akademisi, tenaga kesehatan, dan kader masyarakat menjadi kunci mewujudkan layanan Posyandu yang modern, inklusif, dan berkelanjutan.
DPP HARI Apresiasi Ketegasan Presiden Prabowo Tangani Karhutla, Minta Aparat Usut Dugaan Pelaku Pembakaran Hutan
Nasional
Diduga Tak Sesuai Juknis, Pekerjaan Replanting dan Parit Isolasi PTPN IV Bah Jambi Diminta Diperiksa
Peristiwa
HUT ke4 Satupena.co.id Empat Tahun Berkarya, Menjaga Kepercayaan dan Mewarnai Negeri
Daerah
Ahli Waris Almarhum Abdul Halim Harahap Pemilik 15 Ha Lahan Polisikan Pasutri Diduga Penyerobot Lahan
Medan
Wabup Dairi Kunjungi Anak Korban Kekerasan di RSUD Sidikalang, "Pemulihan Fisik dan Mental Harus Tuntas"
Daerah
Olimpiade Sains Dairi 2026 Digelar September Mendatang, Ajang Prestasi Siswa & Guru seSumatera Utara
Pendidikan
Perdamaian Kasus Dugaan Pencemaran PT Indofarm Sukses Makmur Dipertanyakan, Hasil Uji Laboratorium Berbeda dan Dugaan Upeti Mencuat
Peristiwa
Rawat Persatuan dan Kesatuan Bangsa, Jaga Stabilitas Negara Tanpa Provokasi
Nasional
Ditemukan Penuh Luka di Jalan Merdeka!2 Bocah Sidikalang Diduga Disiksa Bibinya Sendiri
Hukrim
Ditolak Terbit KTPel Meski Mengantongi SKPWNI, Warga Pertanyakan Kejelasan Status Kependudukan di Batam
Daerah