Rabu, 03 Juni 2026
LEBARAN HAJI 1447 H

Azlansyah Hasibuan Kecam Keras Konten Trans7: “Melecehkan Kiai, Santri, dan Dunia Pesantren”

Zulhamdani Napitupulu - Selasa, 14 Oktober 2025 22:26 WIB
Azlansyah Hasibuan Kecam Keras Konten Trans7: “Melecehkan Kiai, Santri, dan Dunia Pesantren”
Azlansyah Hasibuan Kecam Keras Konten Trans7: “Melecehkan Kiai, Santri, dan Dunia Pesantren”
Medan,asatupro.com-Azlansyah Hasibuan, tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus alumni pondok pesantren, mengecam keras penayangan konten di kanal Trans7 yang dinilai melecehkan martabat pesantren dan para kiai di Indonesia.

Konten yang dimaksud merupakan salah satu episode program XPOSE berjudul "Santrinya minum susu aja kudu jongkok, emang gini kehidupan di pondok?". Menurut Azlansyah, judul dan narasi tayangan tersebut memandang pesantren dengan "Kaca Mata Yang Sempit" serta menciptakan stigma negatif terhadap kehidupan santri.

"Tayangan itu benar-benar tidak berimbang. Hanya menyoroti sisi negatif kehidupan pesantren secara sepihak, sehingga menimbulkan citra buruk bagi pesantren di seluruh Indonesia," ujar Azlansyah Hasibuan, Selasa (14/10/2025).

Ia menilai, dalam tayangan tersebut kedisiplinan dianggap penindasan, penghormatan disebut feodalisme, dan pengabdian digambarkan sebagai perbudakan. Narasi seperti itu, katanya, merupakan bentuk pelecehan terhadap nilai-nilai luhur pendidikan pesantren yang telah berkontribusi besar terhadap bangsa.

Lebih lanjut, Azlansyah mengingatkan bahwa banyak kiai di berbagai pesantren justru hidup sederhana, jauh dari kemewahan. "Mereka tidak punya mobil atau rumah megah, tapi tetap ikhlas mengabdi mencerdaskan generasi," ucapnya.

Baca Juga:

"Jika video dan narasinya benar berasal dari Trans7, itu sungguh penghinaan terhadap pesantren dan menunjukkan ketidaktahuan terhadap kearifan lokal," tegasnya.

Azlansyah juga menyoroti lemahnya proses editorial di internal Trans7. Ia menilai tim produksi tidak melakukan riset mendalam dan gagal menampilkan data pembanding yang komprehensif.

"Ini bukan sekadar kesalahan teknis, tapi pelanggaran etika jurnalistik dan kelalaian dalam menjaga keseimbangan informasi," tambahnya.

Baca Juga:

Dalam pernyataannya, Azlansyah mendesak Trans7 beserta seluruh tim produksi untuk menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada para masyayikh (kiai) dan seluruh pesantren di Indonesia.

"Apabila klarifikasi dan permintaan maaf tidak dilakukan, saya mendesak KPI Indonesia untuk menutup siaran Trans7," pungkas Azlansyah Hasibuan.

Editor
: Zulhamdani Napitupulu
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Komandan Resimen Arhanud 1 Pasgat Mengikuti Olah Raga Bersama dan Sosialisasi Kesehatan Bagi Anggota serta Keluarga Besar Resimen Arhanud 1 Pasgat
Rayakan Idul Adha 1447 H, Qurban Sapi Dari Presiden Prabowo Subianto diserahkan Wakil Bupati Dairi Di Masjid Istiqomah Desa Gunung Sitember
Resimen Arhanud 1 Pasgat Laksanakan Sholat Idul Adha Dan Pemotongan Hewan Qurban
Mesjid Nurul Ikhwan Jalan Karya Kasih Medan Johor Laksanakan Qurban Idul Adha 1447 H/2026 M Sebanyak 12 Ekor Lembu,13 Kambing
Ratusan Masyarakat Jalan Karya Kasih Tumpah di Mesjid Nurul Ikhwan Melaksanakan Sholat Idul Adha 1447 H/2026 M
PTPN IV PalmCo Gesa Skema "BUMN untuk Sawit Rakyat"
komentar
beritaTerbaru