Senin, 24 Agustus 2026
HUT INDONESIA KE 81

BULOG Pastikan Tidak Ada Beras Oplosan di Sumut, Penyaluran SPHP Diintensifkan

Redaksi - Kamis, 31 Juli 2025 16:13 WIB
BULOG Pastikan Tidak Ada Beras Oplosan di Sumut, Penyaluran SPHP Diintensifkan
Dok. pribadi
Paparan mengenai produksi dan distribusi beras SPHP oleh Perum BULOG Pimwil Sumut di Resto Kampung Kecil di Jalan Ngumban Surbakti, Medan, Kamis (31/7/2025).

Medan, asatupro.com - Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (BULOG) Pimpinan Wilayah (Pimwil) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memastikan tidak ada beras oplosan atau tidak terjadi praktek pengoplosan beras di wilayah yang dipimpin oleh Gubernur Bobby Alif Nasution ini.

"Enggak ada, setahu kami dan sudah kami pastikan memang enggak ada (beras oplosan di Sumut - red)," kata Pimwil BULOG Sumut, Budi Cahyanto, kepada sejumlah wartawan di Resto Kampung Kecil, Jalan Ngumban Surbakti, Medan, Kamis (31/7/2025).

"Lagipula, para pihak yang membeli beras dari gudang BULOG kan kami mintai pernyataan dan ditandatangani. Pernyataan itu berisi komitmen untuk tidak melakukan pengoplosan beras dan atau hal-hal yang melanggar regulasi yang ada," tambah Budi Cahyanto lagi.

Dalam pernyataan tertulis tersebut, sambungnya lebih lanjut, dijelaskan bakal ada sanksi atau penegakan hukum jika komitmen yang telah ditandatangani justru dilanggar oleh para pihak yang bekerjasama dengan BULOG.

Baca Juga:

Selain itu, Budi Cahyanto juga mengungkapkan kalau Perum BULOG terus mengintensifkan penyaluran beras program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) guna menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok di pasaran.

Hingga akhir bulan Juli 2025 kata Budi Cahyanto, telah ada sebanyak 300 ton beras SPHP yang telah disalurkan ke berbagai wilayah di Provinsi Sumut, baik di wilayah pantai barat maupun timur.

"Sampai hari ini, kami telah menyalurkan sekitar 300 ton beras SPHP dari target bulanan sebesar 15.700 ton," ujar Budi Cahyanto.

Baca Juga:

Penyaluran tersebut dilakukan melalui berbagai jalur, termasuk pasar tradisional, toko pangan binaan pemerintah, gerakan pangan murah, hingga Koperasi Merah Putih di tingkat desa atau kelurahan.


Untuk memperluas jangkauan program ini, Bulog Sumut terus menjalin kerja sama erat dengan dinas ketahanan pangan dan pemerintah daerah dalam menyelenggarakan gerakan pangan murah secara rutin.

"Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam menstabilkan harga bahan pokok, khususnya beras," tambah Budi.

Harga beras SPHP yang dijual ke masyarakat mengikuti ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp 13.100 per kilogram, dengan harga distribusi dari gudang Bulog sebesar Rp 11.300 per kilogram (Kg).

Secara keseluruhan, Bulog Sumut menargetkan pendistribusian sebanyak 77.500 ton beras SPHP sepanjang tahun 2025, yang mencakup seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut.

"Target ini kami upayakan tuntas hingga akhir Desember 2025, sebagai langkah nyata dalam menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi pangan," ujar Budi.

Ia juga memastikan ketersediaan pasokan aman dengan stok gudang saat ini mencapai 78.000 ton. Penyerapan beras lokal terus dilakukan, terutama dalam menghadapi musim panen di wilayah-wilayah produktif.

"Seperti di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Deli Serdang, Serdang Bedagai (Sergai), dan Kabupaten Simalungun, yang diperkirakan bakal memasuki masa panen pada pertengahan Agustus 2025," ungkap Budi Cahyanto.

"Penyerapan gabah kering panen (GKP) dari petani lokal akan terus kami tingkatkan untuk memperkuat ketahanan stok beras SPHP di Sumut," tegas Budi Cahyanto.

Dirinya menegaskan bahwa pemerintah melalui Perum BULOG memastikan bahwa para petani padi dan masyarakat selaku konsumen beras tidak akan mengalami masalah apapun sehingga tidak ada persoalan yang muncul terkait pengadaan beras.


"Kalau di awal kan kami mengatasi persoalan hulunya, persoalan penyerapan produksi beras dengan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditentukan pemerintah," ucap Budi Cahyanto.

"Nah, setelah itu selesai, maka kami selanjutnya memastikan distribusi beras SPHP bisa dijangkau oleh masyarakat luas," tegas Budi Cahyanto selaku Pimpinan Wilayah Perum BULOG Sumut.

Sumber
:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Beras dan Minyakita Terus Disalurkan BULOG Sumut
BULOG Sumut Amankan Stok Beras SPHP
Pagu 1.116 Ton Jagung SPHP Disalurkan BULOG Sumut untuk Peternak Ayam Petelur
BULOG Sumut dan Senator DPD Salurkan Beras dan Minyak Goreng Premium
Lebih 380.000 Warga Sumut Terima Banpang dari Perum BULOG
Capai Angka Tertinggi, Stok Beras Bulog Sumut Melimpah
komentar
beritaTerbaru