Minggu, 09 Agustus 2026
HUT INDONESIA KE 81

Sengketa 4 Pulau Selesai, Ketua PSI Sumut: Jangan Ada Lagi Ribut-Ribut

Zulhamdani Napitupulu - Rabu, 18 Juni 2025 16:53 WIB
Sengketa 4 Pulau Selesai, Ketua PSI Sumut: Jangan Ada Lagi Ribut-Ribut
Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sumatera Utara H. M. Nezar Djoeli, ST
Medan,asatupro.com-Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sumatera Utara H. M. Nezar Djoeli, ST menghimbau kepada masyarakat Aceh dan Sumatera Utara untuk tidak ribut-ribut lagi terkait polemik 4 pulau yang kini telah ditetapkan milik Aceh.

"Sudah selesai. Pak Prabowo sudah menetapkan kalau 4 pulau yang kemarin sempat jadi polemik, sekarang sudah resmi milik Aceh. Jadi tidak perlu diribut-ributkan lagi," ungkap Nezar, Rabu (18/6/2025).

Menurutnya, apa yang dilakukan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, hanya melanjutkan rencana yang sudah dilakukan sejak tahun 2008, semasa pemerintahan sebelumnya. Mulai dari pemerintahan Gatot Pujonugroho, Tengku Erry, bahkan Edy Rahmayadi.

"Sebenarnya dalam hal ini, peran dari Mendagri sangat penting, tanpa melibatkan Presiden Prabowo, yang seharusnya mampu mendinginkan kondisi dan situasi yang sempat memanas, dengan keputusan mencabut Kepmendagri. Karena menurut saya, keputusan itu memang lemah karena bertentangan dengan undang-undang," ungkap Nezar.

Baca Juga:

Kondisi Aceh hari ini, lanjutnya, merupakan daerah istimewa yang sejak tahun 1965 diperoleh Provinsi Aceh, ketika Indonesia dipindahkan ibukotanya ke Aceh.

"Ini merupakan sejarah yang tak bisa kita hilangkan terhadap status daerah istimewa yang disandang Provinsi Nangroe Aceh Darussalam," sebut Nezar, yang juga mengingatkan perjanjian Helsinki pada Tahun 2005.

Menurut Nezar, apa yang diputuskan Presiden Prabowo merupakan keputusan yang bijaksana.

Baca Juga:

Hanya saja ia menyayangkan adanya kesepakatan antara Gubernur Aceh Muzakkir Manaf dengan Gubernur Sumut Bobby Nasution, yang seyogyanya itu tak perlu dilakukan.

"Sebab hubungan antara Aceh dan Sumatera Utara sejak dulu harmonis, tak pernah terjadi konflik. Karena memang terkait permasalahan ini tak ada hubungan dari kedua pimpinan daerah tersebut," tandas pria berdarah Aceh ini.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Satupena.co.id Tetapkan HUT Ke-4 Digelar 22 Agustus 2026 di Aceh Tengah
SEKBER FAHMI Soroti Kejanggalan Kematian Winda Lorenza Gowasa, Dorong Polrestabes Medan Lebih Terbuka
Ketua DPRD Wong Chun Sen Mendorong Polrestabes Medan Terapkan RJ dalam Kasus AT, Legislatif Nilai Syarat Perdamaian Telah Terpenuhi
Kasad Ajak Dansat Perkuat Kepedulian dan Dukung Program Pemerintah
Transformasi UMKM Katering, Tim PKM Undhira Terapkan Inovasi Produksi hingga Zero Waste di UD. Lelli Sporty.
Untuk Kesekian Kali Sawit Kuatkan NTP Petani Sumut
komentar
beritaTerbaru