SPBU No 14.227.331 Batang Toru "Diduga Keras Menjual BBM Solar Subsidi Ke Mafia" Penegak Hukum Diam Seribu Bahasa
SPBU No 14.227.331 Batang Toru "Diduga Keras Menjual BBM Solar Subsidi Ke Mafia" Penegak Hukum Diam Seribu Bahasa
Hukrim
Pantauan langsung di lapangan, terlihat untuk masing-masing ruas jalan terdapat 5 unit tiang yang berdiri merupakan iklan salah satu merek rokok ternama dan produk alat isap rokok elektrik.
Seperti di jalan Letda Sujono Medan, tepatnya sebelum gerbang pintu Tol Bandar Selamat, tiang - tiang reklame iklan rokok tersebut sangat jelas berada di atas fasilitas umum trotoar dan di badan jalan yang juga termasuk zona larangan.
Baca Juga:
Ada lagi di Jalan Guru Patimpus Medan, tepatnya sebelah kanan jalan sebelum lampu merah Bundaran SiB, terdapat lima unit tiang terpampang iklan Perangkat pemanas tembakau BONDS by IQOS diduga menggunakan kontruksi ditempatkan tepat di sisi dalam trotoar dan ditempel di tiang listrik.
Berdasarkan informasi yang diperoleh awak media, perusahaan pemilik tiang reklame tersebut diketahui milik Sumo Advertising (PT. Sumo Internusa Indonesia) yang merupakan salah satu perusahaan advertising ternama di Medan.
Sementara itu, jika dilihat dari informasi https://jdih.medan.go.id terhadap Peraturan Walikota No.17 Tahun 2019, tentang penataan reklame Bab X pasal 18 ayat 4 disebutkan, dilarang mendirikan/menempatkan papan reklame pada badan jalan atau melintang diatas jalan, ruas jalan yang ditetapkan sebagai kawasan bebas reklame, dan ayat 5 a, yang berbunyi bagi reklame berkontruksi dilarang menyelenggarakan reklame pada ruang manfaat jalan seperi trotoar.
Baca Juga:
Kembali menanggapi hal tersebut, Ikwal Pasaribu, Ketua Komunikasi, Informasi, dan Telekomunikasi Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara, menyayangkan kondisi tersebut dan menilai papan reklame rokok itu telah mengganggu pemandangan atau wajah Kota Medan.
Ia mengatakan sesuai Perda, segala bentuk reklame dilarang untuk didirikan di atas trotoar yang merupakan tempat pejalan kaki bagi masyarakat, sehingga perlu ada ketegasan dari Walikota Medan Rico Waas untuk segera memerintahkan sat pol PP membongkar tiang-tiang tersebut diduga tak sesuai aturan.
"Satpol PP Medan harusnya dapat proaktif dalam menjalankan tugasnya dengan memeriksa tiang reklame yang melanggar aturan. Jangan sampai adanya dugaan main mata antara petugas dengan perusahaan advertising sehingga penindakan tidak dilakukan . "Kata Ikwal Pasaribu kepada wartawan. Sabtu,13 April 2025.
Ia menambahkan, Wali Kota Medan jangan tebang pilih dalam menegakkan aturan, sehingga kota Medan kedepannya menjadi kota yang lebih maju, lebih bersih dengan tatanan kotanya yang lebih baik lagi. Segera bongkar tiang reklame yang tidak sesuai aturan dan menganggu estetika Kota Medan.
"Kita ingin Kota Medan memiliki tatanan Kota yang lebih tertata dengan rapi, tidak semeraut akibat tiang-tiang reklame yang berdiri tegak dimana-mana tanpa ada pengawasan dan penegakan hukum, sehingga penertiban segera dilakukan. Tutupnya.
SPBU No 14.227.331 Batang Toru "Diduga Keras Menjual BBM Solar Subsidi Ke Mafia" Penegak Hukum Diam Seribu Bahasa
Hukrim
Solo, asatupro.com Program ketahanan pangan dan energi berkelanjutan yang didengungkan oleh Presiden Prabowo Subianto mendapatkan dukungan
Perkebunan
Rapat Koordinasi Percepatan Dana Desa Tahap Pertama, Wakil Bupati Dairi Minta Camat dan OPD Kerja Ekstra
Daerah
10 SPPG Kabupaten Dairi Yang Telah Memenuhi Syarat menerima Sertifikat Laik Higiene Sanitasi dari Ketua Satgas MBG Dairi
Daerah
Padangsidimpuan, Asatupro.com Keluarga jurnalis yang rumahnya diduga dibakar orang tak dikenal (OTK) di Kelurahan Wek III, Kecamatan Padan
Hukrim
Kasus BBM Subsidi di Tapsel Diduga DitutupTutupi, SPBU Pemasok Belum Tersentuh Hukum
Hukrim
Bareskrim Gerebek THM New Zone di Medan, 34 Orang Diamankan Diduga Terkait Dengan Narkoba
Hukrim
Lomba Cerdas Cermat SMA SiantarSimalungun Digelar, Tanamkan Nilai Anti Korupsi Sejak Dini
Pendidikan
Bos PLN Minta Maaf, Ungkap Penyebab Listrik Padam BerjamJam di Sumatera
Nasional
LLDikti Wilayah I Raih Penghargaan Implementasi Full CMS Terbaik dari Kemenkeu RI
Pendidikan