Tinjau KEK Sei Mangkei, KPPU Ingatkan Pentingnya Tarif Layanan yang Wajar dan Persaingan Sehat
Simalungun,asatupro.comKomisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melakukan kunjungan dan diskusi dengan PT Kawasan Industri Nusantara (KINRA)
Ekonomi
Sinergi ini mengemuka pada saat KPPU Kanwil I menerima audiensi yang dipimpin langsung oleh Ketua MPM Muhammadiyah Maulana Malik Muttaqin, didampingi Sekretaris Abiyadi Siregar serta Wakil Sekretaris M. Asrun Parinduri.
Dalam pertemuan tersebut, MPM Muhammadiyah menyampaikan berbagai temuan lapangan yang diperoleh dari kegiatan pemberdayaan masyarakat yang selama ini mereka jalankan. Di sektor pertanian, misalnya, petani masih menghadapi kesulitan dalam memperoleh pupuk bersubsidi, yang berdampak langsung pada produktivitas. Sementara di sektor perikanan, nelayan mengeluhkan keterbatasan akses terhadap BBM solar bersubsidi yang menghambat aktivitas melaut.
Tidak hanya itu, kekhawatiran juga muncul dari pelaku usaha kecil, khususnya pedagang grosir, terhadap potensi dampak program pemerintah seperti Koperasi Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut dinilai berpotensi memengaruhi struktur pasar karena adanya kecenderungan pembelian langsung dalam skala besar oleh pelaksana program, yang dikhawatirkan mengurangi peran pelaku usaha di tingkat distribusi.
Baca Juga:
Menanggapi hal tersebut, KPPU menegaskan komitmennya untuk tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pengawal ekosistem usaha yang adil dan inklusif.
Kepala Kanwil I KPPU, Ridho Pamungkas, menyampaikan bahwa pihaknya telah memberikan berbagai masukan kepada pemerintah terkait implementasi program MBG agar tidak menimbulkan praktik monopoli maupun persaingan usaha tidak sehat.
"Kami memandang penting informasi dari akar rumput, khususnya melalui jaringan MPM Muhammadiyah, sebagai early warning terhadap potensi praktik persaingan usaha tidak sehat maupun permasalahan dalam kemitraan UMKM. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis agar pengawasan KPPU lebih kontekstual dan menyentuh langsung pelaku usaha di lapangan," ujar Ridho.
Baca Juga:
Menurutnya, potensi risiko dalam program pemerintah dapat muncul baik dari sisi penunjukan vendor, pengaturan titik distribusi, hingga rantai pasok barang dan jasa yang digunakan. Selain itu, KPPU juga mencermati kemungkinan terganggunya ketersediaan barang di pasar apabila terjadi penyerapan dalam jumlah besar oleh program tertentu.
Melalui kolaborasi ini, KPPU dan MPM PWM Sumut sepakat untuk memperkuat sinergi dalam pengawasan kemitraan UMKM serta meningkatkan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya persaingan usaha yang sehat. MPM Muhammadiyah juga menyatakan kesiapan untuk berperan aktif dalam menyosialisasikan fungsi dan kewenangan KPPU kepada pelaku usaha di tingkat akar rumput.
Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam menjembatani kebijakan persaingan usaha dengan upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan melibatkan organisasi masyarakat yang memiliki jaringan luas hingga ke tingkat komunitas, pengawasan terhadap praktik usaha di lapangan diharapkan menjadi lebih efektif sekaligus mampu mendorong terciptanya pasar yang lebih adil.
Kolaborasi antara KPPU dan MPM Muhammadiyah ini sekaligus menegaskan bahwa persaingan usaha yang sehat bukan semata soal regulasi, tetapi juga merupakan instrumen penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara luas.**
Simalungun,asatupro.comKomisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melakukan kunjungan dan diskusi dengan PT Kawasan Industri Nusantara (KINRA)
Ekonomi
Tingkatkan Kompetensi Petugas, Lapas Pasir Pangarayan Ikuti Bimtek Supervisi Asesor dan Sosialisasi Pembekalan Petugas Pos Bapas
Daerah
Kunjungan Kerohanian, Posbakumadin Fota dan Gereja Katolik ST. Fransiskus Xaverius Dumai Gelar Ibadah Bersama Warga Binaan Rutan Dumai
Daerah
Apel Pagi, Kalapas Pasir Pangarayan Sematkan Kenaikan Pangkat dan Berikan Penghargaan Pegawai Teladan
Daerah
HUT Humas Polri ke75, Polres Rohul Salurkan Bansos Berupa Sembako untuk Masyarakat Desa Koto Tinggi
Daerah
Pimpin Apel Pagi, Kalapas Bangkinang Perkuat Semangat Pengabdian dan Pelayanan Prima
Daerah
Jakarta,asatupro.com Didukung penuh oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengeluarkan kebijakan mengenai pe
Keuangan
Diduga Judi Tembak Ikan Bebas Beroperasi di Kawasan Pos 3 Batalyon 125/Simbisa Panglima TNI dan Pangdam I/BB Didesak Turun Tangan!
Hukrim
Diduga Tak Tersentuh Hukum Selama 3 Tahun, Warung Kopi di Kabanjahe Jadi Sarang Judi Tembak Ikan
Hukrim
Kapolres Tanah Karo Didesak Turun Tangan Usut Judi Dadu dan Tembak Ikan di Barus Jahe "Jika Tak Mampan, Kami Lapor Mabes Polri!"
Berita