Bupati Aceh Selatan, Terima Aspirasi Tolak Tambang Iksas Banda Aceh
Banda Aceh,asatupro.comIkatan Kekeluargaan Samadua Aceh Selatan (IKSAS) Banda Aceh sabtu 29/8/2026 menemui Bupati Aceh Selatan dalam rangka
Daerah
Tanah Karo,asatupro.com-Masyarakat Kabupaten Karo semakin resah atas maraknya praktik permainan ketangkasan judi tembak ikan yang beroperasi bebas di berbagai sudut pelosok di Tanah Karo. Terungkap sosok pria sipil berinisial"Roni Munte" disebut sukses menjalankan bisnis haram yang diduga milik oknum anggota TNI.
Hasil penelusuran media dilapangan, dari 17 Kecamatan di Kabupaten Karo 6 Kecamatan sudah seperti kota Lasvegas dibanjiri mesin-mesin judi hingga kepelosok desa, bebas secara terang terangan beroperasi tak tersentuh sedikitpun oleh aparat kepolisian Polres Tanah Karo.
Berdasarkan informasi dari salah seorang sumber yang namanya enggan disebutkan mengatakan, bahwa 6 Kecamatan di Kabupaten Karo saat ini sudah menjadi ladang bisnis perjudian yang terus tumbuh berkembang meraup keuntungan sangat fantastis.
Sumber menyebutkan, bisnis haram itu yang menjalankannya merupakan warga sipil bernama "R Munte" dibantu beberapa rekannya mengontrol setiap hari meja judi tembak ikan yang diketahui belakangan merupakan diduga milk oknum TNI berinisial "Simarmata".
Baca Juga:
Untuk jumlah keseluruhannya diketahui saat ini mencapai puluhan unit mesin yang setiap hari beroperasi dengan omset bisa mencapai ratusan juta rupiah.
Adapun daerah atau lokasi yang disanyalir tempat bermain judi yaitu :
KECAMATAN KABAN JAHE.
Lokasi-lokasi tersebut hingga kini belum pernah bisa disentuh ataupun di lakukan tindakaan tegas dari aparat penegak hukum polres tanah Karo yang diduga terlibat dan mendapatkan keuntungan dari kegiatan tersebut.
Baca Juga:
Kuat dugaan, hal itu disebabkan berbagai faktor salah satunya kedekatan pengusaha sekaligus bandar. Kemudian adanya kesepakatan dengan oknum kepolisian berupa setoran wajib yang mengalir kekantong kantong mereka, dan faktor yang paling utama Adalah sang pengusaha judi berinisial"Simarmata" diduga oknum TNI AD yang masih bertugas aktif di 125.
Meski berbagai tindakan masyarakat mulai dari aduan, aksi unjuk rasa, sampai perbuatan anarkis yang dilakukan masyarakat, namun hingga kini upaya penindakan tegas dari aparat kepolisian tak kunjung di lakukan.
Jika ini dibiarkan begitu lama terjadi dan tak ada tindakan serius dari Pemerintah Kabupaten Karo yaitu Bupati, bukan tidak mungkin, Tanah Karo yang dikenal sebagai daerah Pariwisata atau Kota Wisata akan berubah nama dengan menjadi "Kota Judi" atau Kota Dosa (Sin City) destinasi utama bagi para penggemar judi.
Banda Aceh,asatupro.comIkatan Kekeluargaan Samadua Aceh Selatan (IKSAS) Banda Aceh sabtu 29/8/2026 menemui Bupati Aceh Selatan dalam rangka
Daerah
Jusup Ginting KTP Dan KK Bukan Sekadar Identitas, Tapi Kunci Warga Dapatkan Hak Pendidikan Hingga Bansos
Medan
Cessie Bank Mandiri Disorot, DPN Pertanyakan Legalitas Eksekusi Aset di Cinere
Nasional
Nama Baik Dicemarkan, Amri Alias Nunung Bantah Tuduhan Buronan Polisi
Peristiwa
Henry Dumanter Apresiasi Polda Sumut dan Kejati Sumut dalam Penanganan Perkara Tipu Gelap Rp5,5 Miliar
Peristiwa
DPW APPI Sumut Desak Kapolda Usut Tuntas Oknum Pengacara Diduga Catut Nama Penyidik Rp200 Juta
Peristiwa
Pemkab Dairi Perkuat Kesiapsiagaan KARHUTLA 2026, Gelar Rakor dan Simulasi di Silahisabungan
Daerah
Bupati Vickner Sinaga Hadiri APKASI Otonomi Expo 2026 di ICE BSD, Dorong Potensi Dairi Tembus Pasar Nasional
Daerah
Ketua Umum DPP GMNI mengajak seluruh elemen bangsa untuk Jaga Indonesia
Nasional
Peralihan Aset Rp7,6 Miliar ke Kementerian Diprotes, Eks Kantor Dishub Asahan Tinggal Puing
Peristiwa