Sabtu, 24 Oktober 2026
HUT TNI KE 81

Terkait Penerbitan SKCK Baktiar Simanjuntak Dua Orang Polisi Berurusan Dengan Propam, Ini Kata Kasi Propam Polres Padangsidimpuan

Kasi Propam Periksa Dua Orang Anggota Intelkam
Mahmud Nasution - Selasa, 06 Mei 2025 00:00 WIB
Terkait Penerbitan SKCK Baktiar Simanjuntak Dua Orang Polisi Berurusan Dengan Propam, Ini Kata Kasi Propam Polres Padangsidimpuan
MN
Kasi Propam Polres Padangsidimpuan, IPTU. BOTTOR LUMBAN TOBING
Padangsidimouan,asatupro.com- Terkait penerbitan SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) atas nama Baktiar Simanjuntak, dua orang Anggota Intelkam Polres Padangsidimpuan "IPDA AES" dan "AIPDA RD" harus berurusan dengan Propam Polda Sumut dan Polres Padangsidimpuan.

Pasalnya penerbitan SKCK tersebut Kata Kasi Propam Polres Padangsidimpuan, IPTU Bottor Lumban Tobing, Senin (05/5/2025), kedua orang anggota tersebut telah lalai dalam hal penulisan pada keterangan di SKCK Baktiar Simanjutak.

" Hanya salah penulisan saja, yakni terdapatnya perbedaan tulisan antara sedang menjalani dengan sudah menjalani perkara tindak pidana perjudian, hanya itu saja", jelas Iptu. Bottor yang dikenal akrab dengan awak media.

Sementara itu ketika ditanya mengenai status DPO (Daftar Pencarian Orang) atas nama Bakti, Kasi Propam menerangkan terkait status DPO itu merupakan wewenang dari pihak Reskrim.

Lebih lanjut dikatakan, Bottor Lumban Tobing, Menurutnya perbuatan kedua anggota tersebut tidak masuk pelanggaran sedang atau berat, karena status Baktiar Simanjuntak sebagai seseorang yang telah pernah menjalani hukuman kasus tindak pidana kejahatan perjudian diterangkan di SKCK tersebut, kecuali mereka (oknum polisi) sama sekali tidak mencantumkan status Bhaktiar Simanjuntak maka itu akan masuk kategori pelanggaran berat yakni sengaja menghilangkan jejak kriminal seseorang dalam penerbitan SKCK tersebut.

Baca Juga:

Sementara itu ketika ditanya hukuman apa yang akan diterima kedua anggota tersebut pihak belum bisa memberitahukan hukuman apa yang akan diterima kedua anggota tersebut.

Namun walaupun hanya kesalahan ringan , itu tetap akan ditindaklanjuti dengan ancaman hukuman dan soal apa ancaman hukuman yang akan diterima oleh kedua oknum polisi ini , Kasi Propam belum bisa memberitahukan.

"Soal hukuman nanti saja, untuk perwira kita minta petunjuk ke Propam Poldasu dan untuk yang Bintara kita minta petunjuk Kasie Hukum Polres," sebut Bottor.

Baca Juga:

Di akhir wawancara, Bottor pihaknya siap bersinergi dengan media dan menyebut Polisi tidak boleh anti kritik, karena kritik itu penting untuk perbaikan. (MN)


Sumber
:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sosialisasi Pencegahan Paham Radikal, Sumut Merupakan Salah Satu Provinsi di Luar Jawa Dengan Anak Terpapar Radikal
Sikapi Situasi PT Milano, Idris Siregar Ajak Warga Labuhanbatu Selesaikan Masalah dengan Kepala Dingin
Dugaan Jaringan Judol Kamboja di Medan Diungkap Ditressiber Polda Sumut, Lima Orang Ditangkap
Golkar Sumut Siap Bersinergi dengan Kapolda Baru, Tegaskan Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas
Diduga Judi Tembak Ikan Bebas Beroperasi di Kawasan Pos 3 Batalyon 125/Simbisa: Panglima TNI dan Pangdam I/BB Didesak Turun Tangan!
Ramces Pandiangan Seret Dugaan Pengerusakan ke Ranah Hukum, Laporan Resmi Masuk Polda Sumut
komentar
beritaTerbaru