Mengenal Darwin Simanjuntak: Sosok Pengabdi Masyarakat Tanpa Sekat di Batam yang Didorong Maju ke DPD RI
Mengenal Darwin Simanjuntak Sosok Pengabdi Masyarakat Tanpa Sekat di Batam yang Didorong Maju ke DPD RI
Sosok
Medan,asatupro.com-Ikatan Mahasiswa Muda (IM-MUDA) Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Medan, Kamis (12/2/2026). Sekitar 75 massa aksi turun ke jalan untuk menyuarakan tuntutan pencopotan Lurah Terjun, Kecamatan Medan Marelan, yang diduga terlibat dalam kasus penyerobotan lahan milik warga seluas kurang lebih 4,5 hektare.
Dalam orasinya, Koordinator Aksi IM-MUDA Sumut, Fadhil, menyampaikan bahwa dugaan penyerobotan lahan tersebut terjadi di Lingkungan 14, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Ia menilai kasus ini tidak hanya merugikan warga secara materiil, tetapi juga mengarah pada dugaan tindak pidana yang serius.
"Kami menemukan indikasi kuat adanya praktik mafia tanah yang ingin menguasai lahan secara ilegal. Tanah seluas 4,5 hektare tersebut merupakan milik sah warga yang telah dikelola turun-temurun. Tindakan perobohan pagar, pemotongan pohon milik warga, hingga penggunaan alat berat untuk menguasai lahan merupakan bentuk kejahatan pidana serius," tegas Fadhil dalam orasinya.
IM-MUDA Sumut mendesak Wali Kota Medan untuk segera mencopot Lurah Terjun dari jabatannya guna memastikan proses pemeriksaan berjalan objektif dan transparan. Selain itu, massa aksi juga meminta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Medan dan Inspektorat Kota Medan segera menindaklanjuti dugaan keterlibatan oknum lurah tersebut.
Baca Juga:
Tak hanya itu, IM-MUDA Sumut turut mendesak Kapolrestabes Medan dan Polres Pelabuhan Belawan untuk mengusut tuntas kasus yang diduga melibatkan mafia tanah dan segera menetapkan tersangka atas dugaan penyerobotan lahan tersebut.
Fadhil juga menyayangkan dugaan keterlibatan aparat kelurahan dalam peristiwa yang menurutnya terjadi secara terang-terangan. "Yang sangat kami sesalkan, kasus ini disebut-sebut terjadi dan disaksikan langsung oleh Lurah Terjun, yang kami duga ikut serta dalam upaya penguasaan lahan tersebut," ujarnya.
Sebagai bentuk simbolik kemarahan dan protes, massa aksi melakukan aksi lempar tomat dan bunga ke arah poster bergambar wajah Lurah Terjun yang telah disilang. Aksi tersebut dilakukan sebagai ekspresi kekecewaan atas dugaan keterlibatan dalam kasus yang dinilai merugikan masyarakat.
Baca Juga:
Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian dan berjalan tertib hingga massa membubarkan diri.
IM-MUDA Sumut menyatakan akan terus mengawal kasus ini hingga ada kejelasan hukum dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat yang terdampak.
Mengenal Darwin Simanjuntak Sosok Pengabdi Masyarakat Tanpa Sekat di Batam yang Didorong Maju ke DPD RI
Sosok
Satreskrim Polrestabes Bireuen Diduga Rekayasa Kasus, Tetapkan Tersangka Pelaku Usaha Tak Sesuai Prosedur
Peristiwa
Medan, asatupro.com Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Utara (Sumut) mendorong percepatan hilirisasi komoditas dan peningkatan i
Ekonomi
Medan,asatupro.comKPPU Kanwil I melakukan kegiatan advokasi terkait Pelatihan Program Kepatuhan Persaingan Usaha Bagi Manajemen Grab Indone
Ekonomi
Jakarta, asatupro.com Pendekatan hukum adalah cara formal untuk mengatasi aksi ninja sawit atau aksi pencurian tandan buah segar (TBS) di
Perkebunan
TRAGIS! KEBAKARAN DI BELAKANG PENGINAPAN CENDRAWASIH SIDIKALANG, BALITA 4,5 TAHUN MENINGGAL DUNIA
Peristiwa
Medan, asatupro.com Ketimpangan pembangunan antara wilayah pantai timur dan wilayah pantai barat tetap menjadi persoalan bagi pemerintah p
Ekonomi
Kisaran, asatupro.com Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Air Batu PTPN IV Regional 2 di Kecamatan Air Batu
Perkebunan
Medan, asatupro.com Tingkat kepercayaan masyarakat dan kalangan orangtua terhadap Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Medan, baik ya
Perkebunan
Gelapkan Uang Perusahaan Hampir Rp 500 Juta, Mantan Karyawan Suruh Polisi Takuti Pengusaha
Peristiwa