Sabtu, 11 Juli 2026
LEBARAN HAJI 1447 H

Judi Dadu Kopiok ‘Menggila’ di Munte, Kapolsek Diduga Tutup Mata – Warga Ancam Turun Tangan

Redaksi - Kamis, 20 November 2025 08:10 WIB
Judi Dadu Kopiok ‘Menggila’ di Munte, Kapolsek Diduga Tutup Mata – Warga Ancam Turun Tangan
Aktivitas Perjudian Jenis Dadu Kopiok di Desa Bertah, Kecamatan Munte, Kabupaten Karo Kembali Buka.

Tanah Karo,asatupro.com-Aktivitas perjudian jenis dadu kopiok di Desa Bertah, Kecamatan Munte, Kabupaten Karo kembali mengemuka. Meski telah berkali-kali disorot media, arena judi yang oleh warga dijuluki sebagai "Las Vegas-nya Tanah Karo" itu justru semakin semarak dan terus beroperasi hingga larut malam.

Pantauan di lapangan pada 20 November 2025 sekitar pukul 00.25 WIB, aktivitas perjudian masih berlangsung terbuka. Selain dadu kopiok, di lokasi yang tak jauh dari area tower telekomunikasi itu juga ditemukan mesin judi tembak ikan.

Sumber warga menyebut, pengelola judi berinisial LGS (sipil) diduga mendapat backing oknum TNI berinisial Damanik. Mereka dikabarkan mampu meraup omzet hingga ratusan juta rupiah per hari.

Yang lebih mengejutkan, warga menduga Kapolsek Munte sengaja membiarkan aktivitas ilegal tersebut. "Sudah seminggu kami tidak bisa tidur. Berisiknya luar biasa. Kami heran, kok bisa polisi diam saja," ujar salah seorang warga yang rumahnya tak jauh dari lokasi.

Baca Juga:

Seorang ibu rumah tangga bermarga Sembiring mengaku resah karena kawasan itu berulang kali dijadikan lokasi perjudian. Ia meminta Polsek Munte maupun Polres Tanah Karo segera menutup dan menindak para pengelolanya.

"Sudah meresahkan. Ternak warga hilang, alat pertanian juga ikut lenyap. Tolong ditutup, jangan biarkan kampung ini hancur," tegasnya.

Warga, terutama dari kalangan ibu-ibu, mulai geram karena merasa aparat tidak bertindak. Mereka bahkan mengancam akan turun langsung membawa cangkul untuk menghancurkan arena dan fasilitas perjudian bila praktik itu masih tetap beroperasi hari ini.

Baca Juga:

Warga kini menunggu langkah tegas aparat penegak hukum. Bila tidak segera dihentikan, potensi konflik horizontal dikhawatirkan tak bisa dihindari.

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Perjudian Diduga Milik Berinisial AJU Beroperasi Terbuka di Wilayah Hukum Polres Binjai, Warga Pertanyakan Penegakan Hukum
Warga Resah, Judi Dadu Kopiok “Mada Sebayang” di Desa Perbesi Kecamatan Tiga Binanga Kembali Ramai, APH Tutup Mata
Polres Dairi Berhasil mengungkap Drama Begal Rp 297 Juta, Pelaku Diduga Terjerat Judi Online
Judi Tembak Ikan GBM 99 Menjamur di Medan Utara, Warga Resah Diduga Ada Beking Kuat dan Minta Polisi Bertindak!
GPSU Minta Kapolda Sumut Evaluasi Kinerja Kapolresta Deli Serdang dan Jajarannya Akibat Maraknya Perjudian Tembak Ikan di Deli Serdang
Kapolresta Deli Serdang Segera Evaluasi Kasatreskrim Beserta Jajarannya, Diduga Tak Mampu Berantas Judi Tembak Ikan Milik DS Kian Merajalela
komentar
beritaTerbaru