Kunjungan Kerja Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga ke Kabupaten Dairi
Kunjungan Kerja Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga ke Kabupaten Dairi
Daerah
Medan,asatupro.com-Bidang Riset dan Keilmuan Pemuda Muhammadiyah Kota Medan melayangkan kritik keras terhadap kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan yang dinilai tumpul dalam menegakkan hukum, khususnya pada penanganan kasus-kasus korupsi di Kota Medan.
Aktivis Pemuda Muhammadiyah, Riky Kurniawan Hutagalung, dalam keterangan persnya menyebut Kejari Medan telah gagal menunjukkan ketegasan dan transparansi sebagaimana amanat Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin, serta harapan publik.
Apakah Kejari Medan benar-benar serius memberantas korupsi? Mengapa begitu banyak laporan dan dugaan penyimpangan yang mandek tanpa kejelasan? Di mana komitmen terhadap instruksi Jaksa Agung?" tanya Riky tegas.
Ia menyoroti sederet kasus korupsi yang sempat mencuat dan menjadi perhatian publik, namun seolah dibiarkan menggantung tanpa kepastian hukum. Beberapa di antaranya:
Baca Juga:
"Jika semua temuan dan laporan itu nyata, mengapa tak ada progres? Apakah Kejari Medan kekurangan bukti, keberanian, atau justru kemauan?" sindir Riky.
Menurutnya, publik mulai meragukan integritas aparat penegak hukum di Medan. Dugaan adanya "main mata" antara oknum kejaksaan dan pihak yang terlibat kasus makin kuat di tengah diamnya penegakan hukum.
"Aroma busuk itu tercium. Ada indikasi permainan di balik meja. Tindakan nyata dari Kejari Medan tak kunjung terlihat," ujarnya.
Baca Juga:
Pemuda Muhammadiyah mendesak Kejari Medan untuk tidak menutup mata terhadap praktik korupsi yang merugikan rakyat, serta segera menindaklanjuti setiap laporan dengan transparansi dan profesionalitas.
"Rakyat menunggu bukti, bukan janji. Jika Kejari Medan tak mampu menegakkan hukum secara adil, untuk siapa sebenarnya lembaga ini bekerja?" tutup Riky Kurniawan Hutagalung.
Kunjungan Kerja Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga ke Kabupaten Dairi
Daerah
Dugaan Pengalihan Jaminan Fidusia Libatkan Oknum TNI, Gugatan Rp. 300 Juta Bergulir di PN Simalungun
Hukrim
Medan, asatupro.com TNIAD, termasuk Kodam I/Bukit Barisan (BB), terus memperkuat hubungan yang baik dengan seluruh wartawan dan media seb
Medan
Lotu, asatupro.com Pembangunan jembatan modular bantuan Presiden Prabowo Subianto di Desa Gunung Tua, Kecamatan Tugala Oyo, Kabupaten Nia
Daerah
GPSU Desak Poldasu Panggil Dan Periksa Kadisdik Labuhan Batu Atas Dugaan Pungli Kepsek
Daerah
3 Mantan Pejabat BGN Jadi Tersangka!, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi Program MBG Triliunan Rupiah
Nasional
BEM UMN AlWashliyah Gelar Aksi Jilid II, Desak Usut Dugaan Skandal Kredit Rp82,39 Miliar Bank Mandiri
Hukrim
HMI Deli Serdang Desak Kejagung Perluas Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Program MBG Termasuk Audit Mitra BGN
Hukrim
LLDIKTI Wilayah I Sumut Pecahkan Rekor MURI Melalui Seminar Nasional "10 Pohon Ilmu"
Pendidikan
DPP HARI Apresiasi Ketegasan Kejaksaan Agung dalam Pengusutan Dugaan Korupsi Program Gizi Nasional
Nasional