Jumat, 17 April 2026
Selmat Idul Fitri 1447 Hijriah

Kinerja Kejari Medan Dipertanyakan, Pemuda Muhammadiyah: Banyak Kasus Korupsi Menguap Tanpa Kepastian

Redaksi - Jumat, 31 Oktober 2025 20:44 WIB
Kinerja Kejari Medan Dipertanyakan, Pemuda Muhammadiyah: Banyak Kasus Korupsi Menguap Tanpa Kepastian
Aktivis Pemuda Muhammadiyah, Riky Kurniawan Hutagalung Kritik Kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan .

Medan,asatupro.com-Bidang Riset dan Keilmuan Pemuda Muhammadiyah Kota Medan melayangkan kritik keras terhadap kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan yang dinilai tumpul dalam menegakkan hukum, khususnya pada penanganan kasus-kasus korupsi di Kota Medan.

Aktivis Pemuda Muhammadiyah, Riky Kurniawan Hutagalung, dalam keterangan persnya menyebut Kejari Medan telah gagal menunjukkan ketegasan dan transparansi sebagaimana amanat Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin, serta harapan publik.

Apakah Kejari Medan benar-benar serius memberantas korupsi? Mengapa begitu banyak laporan dan dugaan penyimpangan yang mandek tanpa kejelasan? Di mana komitmen terhadap instruksi Jaksa Agung?" tanya Riky tegas.

Ia menyoroti sederet kasus korupsi yang sempat mencuat dan menjadi perhatian publik, namun seolah dibiarkan menggantung tanpa kepastian hukum. Beberapa di antaranya:

Baca Juga:
  1. Proyek Pembangunan Stadion Kebun Bunga yang sarat kejanggalan.
  2. Pengadaan barang dan jasa di Dinas Pendidikan Kota Medan yang diduga terjadi markup.
  3. Pembangunan Lapangan Merdeka dan underpass yang penuh tanda tanya,
  4. Pembangunan Stadion Teladan Medan.
  5. Pembangunan Panti Sosial tahap II, temuan BPK yang berpotensi merugikan negara miliaran rupiah dan lainnya.

"Jika semua temuan dan laporan itu nyata, mengapa tak ada progres? Apakah Kejari Medan kekurangan bukti, keberanian, atau justru kemauan?" sindir Riky.

Menurutnya, publik mulai meragukan integritas aparat penegak hukum di Medan. Dugaan adanya "main mata" antara oknum kejaksaan dan pihak yang terlibat kasus makin kuat di tengah diamnya penegakan hukum.

"Aroma busuk itu tercium. Ada indikasi permainan di balik meja. Tindakan nyata dari Kejari Medan tak kunjung terlihat," ujarnya.

Baca Juga:

Pemuda Muhammadiyah mendesak Kejari Medan untuk tidak menutup mata terhadap praktik korupsi yang merugikan rakyat, serta segera menindaklanjuti setiap laporan dengan transparansi dan profesionalitas.

"Rakyat menunggu bukti, bukan janji. Jika Kejari Medan tak mampu menegakkan hukum secara adil, untuk siapa sebenarnya lembaga ini bekerja?" tutup Riky Kurniawan Hutagalung.

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kepala Daerah Dinilai Punya Hak Penuh Tentukan Kepala Dinas Dalam Menciptakan Good Government, Masyarakat Diminta Percaya
Kesabaran Habis, Besok Penghuni Podomoro City Deli Medan Geruduk Pengembang
Hakim Vonis 5,6 Tahun Topan Ginting, GMNI Medan Beri Apresiasi
Herlangga Wisnu Murdianto Gantikan Kajari Karo Danke Rajagukguk
LBH Medan Desak Jaksa Agung Segera Copot Kajari Karo dan Jajaran Terlibat
Program Mudik PalmCo Reg. III Digelar, Paling Banyak Tujuan Sumut
komentar
beritaTerbaru