Pengembangan Kasus Narkoba di Tualang: Satresnarkoba Polres Siak Ringkus Jaringan Bandar dan Sita Puluhan Gram Sabu
Pengembangan Kasus Narkoba di Tualang Satresnarkoba Polres Siak Ringkus Jaringan Bandar dan Sita Puluhan Gram Sabu
Hukrim
Medqn,asatupro.com-Sejumlah orang berunjukrasa di depan pintu masuk Polda Sumut, Kamis (30/10/2025) sore.
Mereka membawa pengeras suara dan juga spanduk bekas bertuliskan tuntutannya.
Baca Juga:
Dalam spanduk bercat warna merah, mereka meminta agar Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto mengusut adanya dugaan mafia Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi.
Kordinator aksi, Rasyid Habibi Daulay mengatakan ini merupakan aksi mereka yang kedua kalinya.
Sebab sebelumnya mereka juga sempat berunjukrasa soal hal yang sama, yaitu dugaan penyalahgunaan gas bersubsidi.
Baca Juga:
Pada aksi pertama, Polisi langsung bergerak malam harinya. Akan tetapi, lokasi sudah kosong diduga penggerebekan sudah bocor.
Sehingga hari ini mereka kembali ke Polda Sumut, meminta agar dugaan penyalahgunaan gas bersubsidi diusut.
Mereka mendesak agar penggrebekan lebih serius, bukan agar terlihat merespon semata.
"Pada aksi kami yang pertama, Polda Sumut, malamnya langsung gerebek dan kita sangat mengapresiasi. Tetapi, ada juga yang disayangkan karena Polda Sumut tidak menemukan apa-apa," kata Rasyid Habibi Daulay, Kamis (30/10/2025).
"Malam harinya, setelah kami demo ditanggapi. Tetapi kosong," sambungnya.
Gudang gas yang mereka maksud kali ini masih berada di sekitar Jalan Kramat Kuda, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan.
Lokasi ini diduga pindahan dari sebelumnya, sesudah digerebek.
Menurut Habibi, terduga mafia gas ini mengumpulkan gas LPG ukuran 3 kilogram, lalu isinya dipindahkan ke tabung gas elpiji 12 kg, yang tidak disubsidi.
Lalu gas 12 kilogram tersebut dijual dengan harga normal, padahal isinya merupakan pindahan dari gas ukuran 3 kilogram.
"Ini terkait permasalahan gas LPG 3 Kilogram dioplos ke 12 kilogram. Mereka menggunakan mobil pickup berwarna hitam. Kalau kami ketahui, sudah hampir 1 tahun."
Demonstran mengancam akan berangkat ke Mabes Polri untuk melaporkan kasus ini, apabila Polda Sumut tidak segera bertindak.
Tindakan pun diharapkan serius mengusut penyalahgunaan hak masyarakat miskin, bukan hanya sekedar terlihat bekerja.
"Kita akan ke Mabes Polri, membuat laporan terkait gas LPG dan dugaan adanya kongkalikong Polda Sumut dengan mafia gas."
Terpisah, Kasubbid Penmas Polda SumutAKBP Siti Rohani Tampubolon mengatakan pihaknya berterima kasih adanya informasi dari masyarakat.
Ia menyebut pihaknya akan mengecek informasi tersebut dan akan menindak lanjuti sesuai peraturan yang berlaku.
"Kami akan menindaklanjuti dan mengecek informasi tersebut. Bila benar ada, akan diproses sesuai hukum," kata AKBP Siti Rohani Tampubolon.
Pengembangan Kasus Narkoba di Tualang Satresnarkoba Polres Siak Ringkus Jaringan Bandar dan Sita Puluhan Gram Sabu
Hukrim
Lapas Kelas IIA Bangkinang Musnahkan Handphone Hasil Razia, Perkuat Komitmen Jaga Keamanan dan Ketertiban
Hukrim
Edukasi Hukum Bagi Pelajar, KALAPAS BANGKINANG Ajak Generasi Muda Lindungi Masa Depan
Daerah
Keluhan Pasien Rawat Inap RSUD H. Adam Malik Medan Disorot, Fasilitas Ruangan Dinilai Tidak Sesuai Standart Pelayanan
Peristiwa
Kodam XIX/TT Gelar Sosialisasi Doktrin Juknis Peternakan dan Pertanian TNI AD, Perkuat Peran Yonif TP dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasio
Daerah
Medan, asatupro.com Keberhasilan Polri di bawah pimpinan Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto dalam menyikat tuntas aksi para maling sawi
Perkebunan
Jakarta,asatupro.comMajelis Komisi Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyatakan para Terlapor tidak terbukti melanggar Pasal 22 Undan
Hukrim
Apresiasi Penanganan Judi Sabung Ayam, Advokat Johanes Silaen Puji Komitmen Polres Simalungun, Kapolsek dan Kanit Jatanras Gunung Malela
Peristiwa
KPKM RI Polres Simalungun Diapresiasi, Kapolsek Gunung Malela dan Kanit Jatanras Dinilai Tunjukkan Komitmen Berantas Judi Sabung Ayam
Daerah
Lima Pegawai Lapas Bangkinang Naik Pangkat, Kalapas Terus Bertumbuh dan Berikan yang Terbaik!
Daerah