Selasa, 26 Mei 2026

Tragedi Subuh di Medan Tembung: Empat Pria Ditangkap atas Penikaman David Nainggolan

Redaksi - Kamis, 23 Oktober 2025 09:15 WIB
Tragedi Subuh di Medan Tembung: Empat Pria Ditangkap atas Penikaman David Nainggolan
Korban Tragedi Penikaman, David Martua Nainggolan (26), Warga Jalan Betet, Kelurahan TSM II, Kecamatan Medan Denai.

Medan,asatupro.com-Tragedi penikaman perenggut nyawa David Martua Nainggolan (26), warga Jalan Betet, Kelurahan TSM II, Kecamatan Medan Denai, perlahan mulai menemukan titik terang. Setelah sepekan penyelidikan intensif, polisi akhirnya menangkap empat pria diduga sebagai pelaku pembunuhan tersebut.

Insiden berdarah itu terjadi Senin dini hari (13/10/2025) di Jalan Padang, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung, sekitar pukul 03:00 WIB. Saat itu, korban yang diketahui bekerja sehari-hari mencari makan ternak babi, menjadi sasaran penikaman oleh orang tidak dikenal (OTK).

Menurut keterangan kerabat korban, Ana Sitorus, David sempat berusaha diselamatkan ke Klinik Sudarlis, namun nyawanya tidak tertolong akibat satu luka tusukan di bagian perut. "Dia sempat dibawa ke klinik, tapi kondisinya sudah parah. Tidak lama kemudian, dokter menyatakan meninggal," ujarnya pilu.

Penangkapan Empat Pelaku dalam Tiga Hari

Baca Juga:

Ayah korban, N. Nainggolan, membenarkan adanya penangkapan empat orang diduga kuat terlibat dalam penikaman anaknya.

"Sudah ditangkap empat orang," ungkapnya, Kamis (23/10/2025).

Menurut penuturannya, penangkapan berlangsung selama tiga hari berturut-turut oleh tim Satreskrim Polrestabes Medan. "Hari pertama dua orang ditangkap, hari kedua satu orang dan hari ketiga satu orang lagi," jelasnya.

Baca Juga:

Meski begitu, pihak keluarga belum mendapat informasi rinci mengenai identitas maupun peran masing-masing pelaku. "Kalau nama-namanya saya tidak tahu. Setahu kami, mereka warga Gang Terong," tambah N. Nainggolan.

Keterangan Polisi Masih Ditunggu

Hingga berita ini dinaikkan, Kanit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan, Iptu M. Hafidz, belum memberikan keterangan resmi terkait proses penangkapan maupun motif di balik aksi penikaman tersebut.

Namun sumber internal kepolisian menyebut, penyidik masih mendalami hubungan antara korban dan para pelaku, serta kemungkinan adanya unsur dendam pribadi atau konflik lokal.

Kronologi Malam Berdarah

Informasi dihimpun dari warga sekitar mengungkapkan bahwa malam sebelum kejadian, korban sempat terlihat berbincang dengan sekelompok pria di sekitar lokasi.

Tidak lama kemudian, terjadi cekcok berujung keributan. Tidak berselang lama, jeritan terdengar dari arah Jalan Padang.

"Waktu kami keluar, korban sudah tergeletak bersimbah darah," kata salah seorang warga enggan menyebut namanya.

Keluarga Desak Keadilan

Keluarga besar Nainggolan kini berharap penuh agar polisi segera menuntaskan kasus ini dan menyingkap motif sebenarnya di balik penikaman tersebut. "Kami minta keadilan untuk anak kami. Jangan sampai ada ditutup-tutupi," tegas sang ayah.

Kasus penikaman David Nainggolan menjadi satu dari sekian banyak kasus kekerasan jalanan di Kota Medan dalam beberapa bulan terakhir. Warga berharap, kehadiran polisi bukan hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga pencegahan agar tragedi serupa tidak terjadi. (Lentini Krisna Prananta Sembiring, SE).

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polda Sumut Ungkap Pemulihan Listrik Terus Berjalan, Sumut Sudah Mencapai 71 Persen
Kapolresta Deli Serdang Segera Evaluasi Kasatreskrim Beserta Jajarannya, Diduga Tak Mampu Berantas Judi Tembak Ikan Milik DS Kian Merajalela
Sidang Prapid Polrestabes Medan Hadirkan Saksi Ahli Dinilai Tak Masuk Akal, Dugaan Pengkondisian Terhadap Wartawan Mulai Terbuka!
Polrestabes Medan Gulung 290 Pelaku Kejahatan, 19 Diterjang Timah Panas
Ironi Hukum di Medan! Wartawan Jadi Korban, Malah DIkriminalisasi - Sidang Praperadilan Persadaan Putra Sembiring Memanas
Polrestabes Medan Ungkap 250 Kasus, 290  Tersangka Ditahan
komentar
beritaTerbaru