Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah
Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah
Peristiwa
Peristiwa tersebut langsung dilaporkan ke Polres Padangsidimpuan dengan nomor LP/B/378/VIII/SPKT/POLRES PSP/POLDA SUMUT. Meski sudah berjalan lebih dari sebulan, status perkara ini masih sebatas penyelidikan.
Proses Hukum yang Berlarut
Dalam komunikasi wartawan media ini dengan Kasi Propam Polres Padangsidimpuan, AKP Bottor Lumban Tobing, disebutkan sejumlah langkah sudah ditempuh penyidik Brigadir Memo Aritonang, SH, antara lain:
• Pemberian SP2HP terakhir pada 8 September 2025
Baca Juga:
• Pemeriksaan pelapor dan keluarga
• Pemanggilan pihak yang dicurigai
• Pengecekan lokasi kejadian
Baca Juga:
Rencana tindak lanjut perkara ini adalah pemeriksaan laboratorium forensik (Labfor) terhadap barang bukti yang terbakar. Namun hingga kini, belum ada kepastian kapan hasil Labfor akan keluar.
"Posisi kasus masih tahap lidik, dan RTL (Rencana Tindak Lanjut), red, akan dilakukan cek Labfor. Kita tunggu pelaksanaan cek Labfor dan hasilnya dulu," kata AKP Bottor Lumban Tobing melalui aplikasi perpesanan, Senin (22/9/2025).
Saat ditanya berapa lama hasil Labfor bisa keluar—apakah sebulan, tiga bulan, enam bulan, atau bahkan setahun—pertanyaan itu belum mendapat jawaban pasti.
Menanggapi hal tersebut, Kasi Propam menyebut pihaknya akan membantu menanyakan langsung kepada Kasat Reskrim. "Nanti kita bantu tanya sama Kasatnya," ujarnya.
Dengan adanya perhatian dari Kasi Propam, diharapkan kasus dugaan pembakaran rumah orangtua wartawan ini dapat ditangani secara serius, transparan, dan segera memberi kepastian hukum.
Misteri Api di Tangga
Kronologi kejadian menimbulkan tanda tanya besar. Api justru menyala di tangga rumah, titik yang jarang berkaitan dengan korsleting listrik maupun sumber api. Kondisi ini memicu dugaan adanya unsur kesengajaan.
Namun, sampai berita ini diturunkan, Kapolres Padangsidimpuan belum memberikan pernyataan resmi apakah peristiwa tersebut murni insiden atau terdapat indikasi pembakaran.
Publik Tunggu Kejelasan
Minimnya penjelasan resmi dari kepolisian memicu keresahan publik. Pertanyaan yang terus bergema, mengapa polisi belum berani menyebut secara terang apa yang sebenarnya terjadi? Apakah kasus ini ditangani serius atau justru dibiarkan menggantung tanpa kepastian hukum?
Kasi Propam menyampaikan, pihaknya akan menanyakan langsung perkembangan perkara ini kepada Kasat Reskrim. Dengan demikian, publik berharap kasus dugaan pembakaran rumah orangtua wartawan ini tidak berhenti di tengah jalan dan segera menemukan titik terang. (Red)
Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah
Peristiwa
Dewan Pers Sesalkan Oknum Wartawan Lakukan Dugaan Pemerasan
Peristiwa
AMPH Sumut Kecewa Kejagung Tak Berani Menahan Mantan Jampidsus
Peristiwa
Kesatrian Kogabwilhan II Resmi Pindah Ke Balikpapan
Nasional
Desa Berampu Hadirkan Layanan "Si Jempol", Warga Kini Bisa Urus Administrasi Kependudukan Langsung di Kantor Desa
Daerah
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, bersilaturahmi dengan pimpinan dan keluarga besar Dayah Abu Paya Pasi, Rabu (22/7/2026)
Daerah
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
Nasional
Gawat!! Orang Tua Siswa TK dan SD Swasta Bintang Pertiwi Diminta Menandatangani Surat Pengunduran Diri dari Program MBG Usai Anak Alami Duga
Peristiwa
MIO Indonesia Laporkan Hotman Paris Hutapea Ke Polda Metro Jaya
Peristiwa
Massa Hotma Dukung Mantan Jampidsus Karena Pernah Menyelamatkan Kerugian Negara Sekitar Rp 430 Triliun
Peristiwa