Plt Ketua Nasional GTDI Imbau Peserta Mubes XXV Jaga Keamanan dan Kondusifitas
Plt Ketua Nasional GTDI Imbau Peserta Mubes XXV Jaga Keamanan dan Kondusifitas
Nasional
Kata dia, penyaluran SPHP untuk Periode Juli-Desember 2025 dilakukan melalui 4 (empat) saluran distribusi, yaitu pengecer di Pasar Rakyat, koperasi desa atau kelurahan Merah Putih, kios pangan binaan pemerintah, dan Pemda melalui kegiatan GPM (Gerakan Pasar Murah)
Kata dia, beras SPHP dijual dengan harga terjangkau sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah melalui Keputusan Badan Pangan Nasional No.215 Tahun 2025.
Baca Juga:Yaitu, sambungnya lagi, untuk wilayah Sumatera (di luar Lampung dan Sumsel) adalah sebesar Rp 13.100 per Kg dan kualitasnya setara dengan beras konsumsi rumah tangga umum.
"Selanjutnya, memberikan pilihan alternatif beras berkualitas dengan harga terjangkau, serta menjaga daya beli masyarakat, terutama di masa sulit seperti bencana atau kenaikan inflasi," tegas Pimpinan Wilayah Perum BULOG Sumut, Budi Cahyanto.
Baca Juga:
Plt Ketua Nasional GTDI Imbau Peserta Mubes XXV Jaga Keamanan dan Kondusifitas
Nasional
DPD Rumah Gibran Sumut Desak Bongkar Dugaan Pungli di Lapas Binjai Jangan Jadikan Hak Warga Binaan Sebagai Lahan Pungutan
Nasional
DPP HARI Apresiasi Ketegasan Presiden Prabowo Tangani Karhutla, Minta Aparat Usut Dugaan Pelaku Pembakaran Hutan
Nasional
Diduga Tak Sesuai Juknis, Pekerjaan Replanting dan Parit Isolasi PTPN IV Bah Jambi Diminta Diperiksa
Peristiwa
HUT ke4 Satupena.co.id Empat Tahun Berkarya, Menjaga Kepercayaan dan Mewarnai Negeri
Daerah
Ahli Waris Almarhum Abdul Halim Harahap Pemilik 15 Ha Lahan Polisikan Pasutri Diduga Penyerobot Lahan
Medan
Wabup Dairi Kunjungi Anak Korban Kekerasan di RSUD Sidikalang, "Pemulihan Fisik dan Mental Harus Tuntas"
Daerah
Olimpiade Sains Dairi 2026 Digelar September Mendatang, Ajang Prestasi Siswa & Guru seSumatera Utara
Pendidikan
Perdamaian Kasus Dugaan Pencemaran PT Indofarm Sukses Makmur Dipertanyakan, Hasil Uji Laboratorium Berbeda dan Dugaan Upeti Mencuat
Peristiwa
Rawat Persatuan dan Kesatuan Bangsa, Jaga Stabilitas Negara Tanpa Provokasi
Nasional