Minggu, 01 Maret 2026
Menyambut Puasa

Pusat Pasar Medan Disidak Satgas Pangan dan Bapanas Pusat Untuk Mengecek Harga Bahan Pokok

Khairuddin Tanjung - Sabtu, 07 Februari 2026 11:23 WIB
Pusat Pasar Medan Disidak Satgas Pangan dan Bapanas Pusat  Untuk Mengecek Harga Bahan Pokok
Satgas Pangan Periksa Harga Bahan Pokok di Pusat Pasar Medan. (Humas Poldasu)
Medan,asatupro.com-Satgas Pangan Polda Sumatera Utara bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI, Tim Saber Kota Medan, serta instansi terkait melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) untuk mengecek ketersediaan stok dan stabilitas harga bahan pokok dan barang penting (bapokting), Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB hingga selesai, di Pusat Pasar Medan.

Kegiatan ini dipimpin Kasubdit I/Indag Ditreskrimsus Polda Sumut AKBP Budi Prasetyo, SH., SIK., MH., M.Han, didampingi Direktur Ketersediaan Pangan Bapanas RI Indra Wijayanto, Wapimwil Bulog Sumut Erwin Budiana, serta pimpinan Bulog Cabang Medan dan jajaran dinas terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Kota Medan.

Sidak dilakukan dengan menyasar langsung sejumlah toko sembako dan pedagang di Pusat Pasar Medan untuk memastikan harga dan ketersediaan komoditas strategis seperti beras, gula, minyak goreng, daging sapi, daging ayam, telur, cabai, dan bawang tetap stabil serta sesuai ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Dari hasil pengecekan di lapangan, harga beras SPHP terpantau berada di kisaran Rp15.400 per kilogram, sementara Minyakita dijual sekitar Rp15.700 per liter. Untuk ketersediaan beras SPHP dan Minyakita, stok dinyatakan mencukupi dan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Komoditas lain seperti gula, telur, cabai, dan bawang juga masih dijual sesuai HET yang telah ditetapkan pemerintah.

Baca Juga:

Selain pengawasan harga, Tim Keamanan Pangan turut melakukan pengujian kualitas bahan pangan menggunakan mobil laboratorium keliling milik Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Provinsi Sumatera Utara. Pengujian dilakukan terhadap daging sapi, daging ayam, tomat, dan cabai merah dengan parameter kandungan formalin dan residu pestisida. Hasilnya, tidak ditemukan kandungan berbahaya pada seluruh komoditas yang diuji, sehingga dinyatakan aman untuk dikonsumsi masyarakat.

AKBP Budi Prasetyo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjamin stabilitas harga, ketersediaan pangan, serta keamanan bahan pangan di pasaran. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi lintas instansi dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya di wilayah Sumatera Utara.

"Dari hasil pengecekan hari ini, tidak ditemukan pelanggaran harga maupun keamanan pangan. Namun, pemantauan akan terus dilakukan secara berkala agar masyarakat merasa aman dan terlindungi," ujarnya.

Baca Juga:

Ke depan, Satgas Pangan Polda Sumut bersama Dinas Ketahanan Pangan dan instansi terkait diharapkan terus melakukan pengawasan intensif guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bapokting, terutama menjelang momen-momen tertentu yang berpotensi meningkatkan kebutuhan masyarakat.**

Editor
: Jalaluddin Lase
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Digerebek di Kos, Polres Simalungun Ciduk Bandar Sabu dengan 54 Plastik Klip Siap Edar
Nyaris Ricuh, Penyaluran Pasar Murah PT ARM Dihentikan
Pastikan Pemulihan Pasar di Tebing Tinggi Pascabencana, Mendag Busan: Perdagangan Kembali Normal dan Harga Bahan Pokok Stabil
Dodi Rikardo Sembiring, S.Sos, Tokoh Jurnalistik Sumut Sekaligus Balon Wagubsu Periode 2003-2008 dan Humas TKN Kompas Nusantara, Resmi Masuk PSI
Ada Kabar Gembira Terkait Perkembangan Pasar Modal Syariah 2025
Pembersihan Sungai dan Pembukaan Akses Jalan Dikerjakan Satgas Gulbencal Kodam I/BB
komentar
beritaTerbaru