Senin, 20 April 2026
Selmat Idul Fitri 1447 Hijriah

Tangga 7 Situs Peninggalan Zaman Belanda Jorok dan Berhutan, Terkesan Pemerintah, DPRK Sabang Tutup Mata

Soeharto - Sabtu, 17 Mei 2025 09:38 WIB
Tangga 7 Situs Peninggalan Zaman Belanda Jorok dan Berhutan, Terkesan Pemerintah, DPRK Sabang Tutup Mata
Tangga 7 Kota Sabang Merupakan Lokasi Peninggalan Pada Zaman Belanda

Sabang,asatupro.com-Sedih melihat Situs peninggalan zaman Belanda, Tangga 7 Kota Sabang yang berdekatan dengan Pendopo - Kantor Wali kota - Rumah Kapolres - disamping Kantor PDAM Sabang, Sayangnya tidak dipedulikan, terkesan Pemerintah KotaSabang, DPRK Kota Sabang Tutup mata dan tidak peduli, penyampaian Wakaperwil Aceh Media Suara Nasional kelahiran Kota Sabang saat kunjungan kerja di Sabang, kekecewaan yang disampaikan kepada Media Asatupro.com.

Menurut nya pemerintahan dulu dengan yang sekarang ini jauh berbeda, Artinya pemerintahan dulu anggaran nya tidak banyak tapi bisa merawat dan membersihkan situs peninggalan zaman Belanda sebutan Tangga 7, Kenapa pemerintah yang sekarang ini, dengan dana yang melimpah ruah, setiap tahun Ratusan Miliar dari dana APBK Sabang yang sudah disyahkan oleh Badan Anggaran Dewan DPRK Sabang, dinilai tidak mampu merawat dan membersihkan nya, tambahnya.

Kekecewaan Wakaperwil Aceh kelahiran Sabang itu, melihat kinerja pemerintah Kota Sabang terkesan membiarkan Tangga 7 terlihat jorok, berhutan dan tidak terawat, padahal lokasi ini merupakan tempat bersejarah. Harusnya ada rasa peduli, bangga untuk merawat - mentata, memeliharanya, bukan diabaikan seperti sekarang, karna Tangga 7 bisa dijadikan situs cagar budaya Kota Sabang yang merupakan satu satunya aset bersejarah peninggalan Zaman Belanda.

Baca Juga:
Pemerintah Kota Sabang harusnya bisa merawat dan menjaga Tangga 7 sebagai tempat wisata, sehingga wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara dapat mengunjunginya.

Lanjut nya, situs peninggalan zaman di daerah daerah lain yang saya lihat dirawat ditata dan dirapikan disekitar lokasi nya oleh pemerintah nya, karna dijadikan aset untuk daerah nya, tidak seperti Sabang punya aset peninggalan zaman diabaikan dan tidak pedulikan.

Wakaperwil Aceh media suara Nasional kelahiran Sabang itu, juga Menegaskan untuk merawat - mentata dan membersikan Tangga 7 situs bersejarah peninggalan zaman Belanda, tidak perlu dengan anggaran besar, cukup dengan anggaran puluhan juta, bukan ratusan juta pungkas nya.

Baca Juga:

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kolaborasi Lintas Daerah, Dairi–Karo Siap Tancap Gas Menuju 2027 Perkuat Sinergi Kawasan
Polresta Deli Serdang Intensifkan Monitoring Objek Wisata, Situasi Lebaran Tetap Kondusif
64 Wisatawan Asal Medan Dan Pekanbaru Nyaris Korban Saat Kapal Yang ditumpangi Rusak Ditengah Laut
Pastikan Keamanan Libur Lebaran, Kapolres Tapteng Tinjau Langsung Pengamanan Objek Wisata
Polri Berikan Imbauan Keselamatan di Wisata Tangkahan, Wujud Nyata Operasi Ketupat 2026
Polda Sumut Perkuat Pengamanan Objek Wisata dan Arus Lalu Lintas
komentar
beritaTerbaru