Sosialisasi Pencegahan Paham Radikal, Sumut Merupakan Salah Satu Provinsi di Luar Jawa Dengan Anak Terpapar Radikal
Sosialisasi Pencegahan Paham Radikal, Sumut Merupakan Salah Satu Provinsi di Luar Jawa Dengan Anak Terpapar Radikal
Nasional
Informasi yang ia terima, katanya, jumlah murid Man1sabang keseluruhan sebanyak 218 murid x Rp 1.700.000, Rp 368.900.000 pertahun, kemana dibawa, digunakan untuk apa, sedangkan sekolah terlihat setiap tahun tidak ada perubahan yang ada terlihat kerusakan bertambah katanya.Baca Juga:Ia menduga, dalam pertanggung jawaban dana bos, ada permainan dan rekayasa pelaporan pertanggung jawaban di setiap tahun, ia minta kepada Polres dan kejaksaan negeri Sabang segera turun lapangan, menyelidiki menyelusuri penggunaan dana Bos MAN 1 Sabang, mulai dari tahun 2021, 2022, 2023, sampai tahun 2024, hingga tuntas dan transparan, dalam pemeriksaan tidak ada pilih kasih siapapun yang terlibat yang menyalahgunakan dana bos tersebut di hukum sesuai dengan perbuatan nya (Tipikor) tegas nya.Rangkuman informasi yang di kutip Asatupro.com dari beberapa sumber layak di percaya, Rabu 19/3/2024, mengatakan dana bos MAN 1 Sabang setiap tahun mendapatkan dana bos yg jumlah nya cukup besar, murid 218 x Rp 1.700.000, Rp 368.900.000, dengan adanya bantuan dari dana bos, sekolah terlihat tidak ada perubahan tetep seperti biasa, dan diduga dalan pengolaan dan mempertanggung jawaban dana bos MAN 1 Sabang di setiap tahun diduga kuat ada permainan.
Rangkuman informasi yang dikutip Asatupro.cam dari beberapa sumber layak dipercaya, mengatakan, jumlah dana bos MAN 1 Sabang cukup besar jumlah nya, karna jumlah murid sebanyak 218 murid dikali Rp 1.700.000 permurid, kalo kita lihat, tidak ada perubahan tetap seperti itu jorok dan kotor, diduga ada permainan dalam pengolaan pertanggung jawaban Bana bos di setiap tahun, perlu di periksa oleh APH (Aparat Penegak Hukum) hingga tuntas, kebenaran nya.Baca Juga:Kepala sekolah MAN 1 Sabang, Saddan Kadafi, terima kunjungan kerja Asatupro.com di dampingi media Pindo merdeka kamis 20/3/2025 jam 14.35 , di konfirmasi yg menyangkut dengan kerusakan kecil dan penggunaan dana bos MAN 1 Sabang, dari tahun 2021, 2022, 2023 dan 2024.Saddan Kadafi mengatakan, saya menjadi kepala sekolah MAN 1 Sabang, baru 1 tahun berjalan, dan sekolah MAN 1 Sabang baru saja diserah terimakan oleh pemko Sabang, dan menyangkut dengan penggunaan dana bos MAN 1 Sabang, mulai tahun 2021, 2022, 2023, dan 2024, itu saya tidak tau dan tidak bisa menjelaskan nya apa yang dikerjakan dan apa yang di buat nya, apa lagi disini saya baru 1 tahun menjadi Kepala Sekolah MAN 1 Sabang, jelas nya.
Sosialisasi Pencegahan Paham Radikal, Sumut Merupakan Salah Satu Provinsi di Luar Jawa Dengan Anak Terpapar Radikal
Nasional
Dana Revitalisasi Rp774 Juta di Silahisabungan Dairi Dipertanyakan, Diduga Rangka Atap Lapuk Dipakai Kembali
Peristiwa
Sikapi Situasi PT Milano, Idris Siregar Ajak Warga Labuhanbatu Selesaikan Masalah dengan Kepala Dingin
Peristiwa
KAPOLRI Pengungkapan 1,16 Ton Ketamine Kapal MT Global 168 Selamatkan 5,8 Juta Jiwa
Peristiwa
Ngopi Kamseltibcar Lantas di Rambah, Kasatlantas Polres Rohul Ajak Masyarakat Utamakan Keselamatan
Daerah
Aktivis Muda DPP AJUDAN Desak Polri Serius Berantas Perjudian dan Narkoba Hingga ke AkarAkarnya
Nasional
APH Didesak Usut Temuan BPK Atas Penerimaan dan Pengelolaan Retribusi Sampah di Dinas LH Kabupaten Karo
Peristiwa
DPW PSI Sumut Serahkan 8 SK DPC Kota Pematang Siantar, Tegaskan Kesiapan Sukseskan HUT dan Rapimnas di Surabaya
Politik
Sijunjung Peringati Hari Santri Nasional 2026 Ribuan Santri dan Tokoh Berkumpul di Kamang Baru
Daerah
ALI YUSRAN GEA Perlihatkan Surat Persetujuan Relokasi RS KELAS D PRATAMA Dari Kemenkes di Hadapan Hakim
Hukrim