Minggu, 01 Maret 2026
Menyambut Puasa

Permohonan maaf dan Klarifikasi oleh Mitra dapur MBG SPPG Palapa Terkait Dugaan Keracunan MBG

Tumpal Purba - Sabtu, 28 Februari 2026 23:23 WIB
Permohonan maaf dan Klarifikasi oleh Mitra dapur MBG SPPG Palapa Terkait Dugaan Keracunan MBG
Mitra Dapur SPPG Sidikalang 3, Delphi Masdina Ujung dan Perwakilan Yayasan Vidia Wira Satia, Pana Akbar Simatupang sampaikan Klarifikasi Terkait dugaan Keracunan MGB

Dairi,asatupro.com-Pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sidikalang 3 menyampaikan permohonan maaf sekaligus harapan agar kembali diberi kesempatan menjadi mitra pendistribusian Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Permohonan tersebut disampaikan pemilik SPPG Sidikalang 3, Delphi Masdiana Ujung, bersama perwakilan Yayasan Vidia Wira Satia, Pana Akbar Simatupang, Atas peristiwa dugaan keracunan MBG yang menimpa ratusan pelajar SMK swasta di Sidikalang pada 10 Februari 2026 lalu.

Saat temu pers, Jumat (27/2/2026), Delphi mengungkapkan rasa prihatin dan penyesalan mendalam atas kejadian yang dialami para siswa SMK swasta HKBP dan SMK swasta Arina Sidikalang.

Akibat peristiwa tersebut menyebabkan beberapa siswa harus menjalani perawatan medis.

Baca Juga:

"Kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh siswa dan orangtua," ujar Delphi.

Ia mengaku seluruh jajaran SPPG Sidikalang 3 berada dalam kondisi terkejut dan terpukul, karena dapur pelayanan harus ditutup sementara sehingga puluhan pekerja terpaksa dirumahkan.

Delphi menjelaskan, pihaknya baru memberikan klarifikasi setelah situasi dinilai lebih kondusif. Menurutnya, penjelasan yang disampaikan di tengah suasana panik dan viral justru dikhawatirkan menimbulkan kesalahpahaman.

Baca Juga:

"Kami memilih fokus mendampingi Siswa/Siswi yang berada di Rumah sakit, Puskesmas dan yang berada di Klinik," katanya.

Terkait penyebab kejadian, Delphi menyebutkan bahwa berdasarkan keterangan juru masak dan staf dari Badan Gizi Nasional, hingga kini dugaan keracunan tersebut masih belum sepenuhnya dapat dipastikan berasal dari proses pengolahan makanan.

"Pengawasan berjalan ketat. Di setiap SPPG terdapat tiga staf BGN, yakni kepala SPPG, akuntan, dan ahli gizi, serta didukung 47 pekerja," jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh pekerja telah memiliki sertifikat penjamah makanan dan menjalani pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Hutarakyat sesuai ketentuan BGN. Proses kerja pun sudah mengikuti standar operasional prosedur mulai dari pra-masak hingga distribusi.

SPPG Sidikalang 3 sendiri melayani 19 sekolah dengan total penerima manfaat mencapai 3.276 orang.

Terkait temuan kontaminasi bakteri berdasarkan hasil uji laboratorium dari Laboratorium Kesehatan Daerah Sumatera Utara, pihak SPPG langsung melakukan evaluasi internal untuk menelusuri penyebab kejadian.

Berdasarkan hasil evaluasi sementara, gangguan kesehatan hanya dialami pelajar tingkat SMK. Sementara siswa TK, SD, dan SMP yang menerima menu serupa dilaporkan tidak mengalami keluhan.

Delphi juga mengungkapkan bahwa investigasi dan evaluasi telah dilakukan oleh BGN bersama Dinas Kesehatan, termasuk pemeriksaan terhadap 16 unit CCTV yang terpasang di dapur SPPG.

"Kami berharap hasil investigasi ini menjadi dasar agar kami bisa dipercaya kembali. Kami ingin dapur dibuka dan relawan bisa bekerja lagi demi menyukseskan program strategis nasional MBG," ujarnya.

Siswa juga diminta lebih cermat sebelum mengonsumsi makanan dan segera melapor apabila ditemukan perubahan aroma, rasa, atau bentuk. Guru pun diharapkan berperan aktif dalam mengawasi waktu makan agar tetap tepat waktu dan higienis.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Rekayasa Klasifikasi Anggaran Pendidikan: Penyimpangan Substansi Konstitusional Dalam Pembiayaan MBG
Bupati Dairi Lantik Dan Ambil Sumpah Janji Jabatan Setara Eselon III dan IV
Dandim 0206/Dairi Serahkan 1.050 Bibit Kemiri kepada Pemerintah Kabupaten Dairi
Dinas Pertanian Dukung Sosialisasi Pembuatan POC Bersama HRNS dan Petani Kopi
Hasil Uji Laboratorium MBG Keluar, Pemkab Dairi Ambil Langkah Tegas Tindaklanjuti Kasus Keracunan Siswa
Satgas Pembentukan Koperasi Merah Putih Rapat Progres Percepatan Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan di Dairi
komentar
beritaTerbaru