Senin, 25 Mei 2026

Pengelolaan Sampah Dengan Sistem Manfaat Sebagai Strategi Desa Mandiri

Sri Ria Atika, S.M.
Redaksi - Jumat, 19 September 2025 10:30 WIB
Pengelolaan Sampah Dengan Sistem Manfaat Sebagai Strategi Desa Mandiri
Sri Ria Atika, S.M.

Medan,asatupro.com-Pertumbuhan jumlah penduduk di berbagai wilayah pedesaan merupakan potensi besar bagi pembangunan ekonomi dan sosial. Namun, di balik peluang tersebut, muncul tantangan serius berupa meningkatnya volume sampah rumah tangga maupun industri kecil.

Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan masalah kesehatan, pencemaran lingkungan, bahkan menghambat cita-cita pembangunan berkelanjutan. Oleh sebab itu, pengelolaan sampah dengan pendekatan sistem manfaat (waste to value) harus digiatkan di setiap desa.

Pendekatan sistem manfaat berarti melihat sampah bukan semata sebagai limbah yang harus dibuang, melainkan sebagai sumber daya yang dapat diolah menjadi sesuatu yang berguna. Contoh nyata dapat dilihat dari Singapura, di mana sampah dibakar dengan teknologi ramah lingkungan sehingga menghasilkan energi baru (waste to energy).

Abu hasil pembakaran bahkan dimanfaatkan sebagai material reklamasi untuk memperluas wilayah daratan. Model ini membuktikan bahwa sampah dapat menjadi faktor produktif bila dikelola dengan teknologi dan kebijakan yang tepat.

Baca Juga:

Indonesia memiliki potensi besar untuk meniru, bahkan mengembangkan, konsep tersebut sesuai dengan konteks lokal. Desa-desa bisa menjadi pionir melalui penerapan bank sampah, pengolahan kompos, serta pemanfaatan sampah plastik untuk bahan bangunan.

Dengan dukungan teknologi sederhana yang terjangkau, desa dapat mengubah masalah sampah menjadi peluang ekonomi, energi alternatif, dan sumber daya pembangunan lingkungan yang sehat.

Pengelolaan sampah yang berbasis manfaat juga memiliki dimensi kesehatan masyarakat. Tumpukan sampah yang tidak dikelola berpotensi menjadi sarang penyakit menular, yang pada akhirnya mengancam generasi muda sebagai aset bangsa.

Baca Juga:

Dengan manajemen sampah yang baik, desa tidak hanya menjaga kualitas lingkungan, tetapi juga berinvestasi pada masa depan masyarakatnya.

Dengan demikian, pengelolaan sampah melalui sistem manfaat adalah langkah strategis yang harus digiatkan di desa-desa. Selain mengurangi dampak negatif lingkungan, hal ini akan membuka peluang ekonomi baru, memperkuat ketahanan energi, dan menjaga kualitas hidup generasi mendatang.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polda Aceh Peringati Harkitnas ke-118, Perkuat Semangat Jaga Generasi Bangsa
Polrestabes Medan Menang Praperadilan, Pemohon: “Tolong Pak Presiden dan Pak Habiburokhman, Kami Butuh Keadilan!"
Sidang Prapid Polrestabes Medan Hadirkan Saksi Ahli Dinilai Tak Masuk Akal, Dugaan Pengkondisian Terhadap Wartawan Mulai Terbuka!
Ironi Hukum di Medan! Wartawan Jadi Korban, Malah DIkriminalisasi - Sidang Praperadilan Persadaan Putra Sembiring Memanas
Hardiknas 2026, Bupati Dairi Tegaskan Pendidikan adalah Tanggung Jawab Bersama
PKS Aceh Gelar Milad ke-24, Dorong Ketahanan Ekonomi, Pangan, dan Energi Berbasis Masyarakat
komentar
beritaTerbaru