Kamis, 27 Agustus 2026
HUT INDONESIA KE 81

Pengelolaan Sampah Dengan Sistem Manfaat Sebagai Strategi Desa Mandiri

Sri Ria Atika, S.M.
Redaksi - Jumat, 19 September 2025 10:30 WIB
Pengelolaan Sampah Dengan Sistem Manfaat Sebagai Strategi Desa Mandiri
Sri Ria Atika, S.M.

Medan,asatupro.com-Pertumbuhan jumlah penduduk di berbagai wilayah pedesaan merupakan potensi besar bagi pembangunan ekonomi dan sosial. Namun, di balik peluang tersebut, muncul tantangan serius berupa meningkatnya volume sampah rumah tangga maupun industri kecil.

Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan masalah kesehatan, pencemaran lingkungan, bahkan menghambat cita-cita pembangunan berkelanjutan. Oleh sebab itu, pengelolaan sampah dengan pendekatan sistem manfaat (waste to value) harus digiatkan di setiap desa.

Pendekatan sistem manfaat berarti melihat sampah bukan semata sebagai limbah yang harus dibuang, melainkan sebagai sumber daya yang dapat diolah menjadi sesuatu yang berguna. Contoh nyata dapat dilihat dari Singapura, di mana sampah dibakar dengan teknologi ramah lingkungan sehingga menghasilkan energi baru (waste to energy).

Abu hasil pembakaran bahkan dimanfaatkan sebagai material reklamasi untuk memperluas wilayah daratan. Model ini membuktikan bahwa sampah dapat menjadi faktor produktif bila dikelola dengan teknologi dan kebijakan yang tepat.

Baca Juga:

Indonesia memiliki potensi besar untuk meniru, bahkan mengembangkan, konsep tersebut sesuai dengan konteks lokal. Desa-desa bisa menjadi pionir melalui penerapan bank sampah, pengolahan kompos, serta pemanfaatan sampah plastik untuk bahan bangunan.

Dengan dukungan teknologi sederhana yang terjangkau, desa dapat mengubah masalah sampah menjadi peluang ekonomi, energi alternatif, dan sumber daya pembangunan lingkungan yang sehat.

Pengelolaan sampah yang berbasis manfaat juga memiliki dimensi kesehatan masyarakat. Tumpukan sampah yang tidak dikelola berpotensi menjadi sarang penyakit menular, yang pada akhirnya mengancam generasi muda sebagai aset bangsa.

Baca Juga:

Dengan manajemen sampah yang baik, desa tidak hanya menjaga kualitas lingkungan, tetapi juga berinvestasi pada masa depan masyarakatnya.

Dengan demikian, pengelolaan sampah melalui sistem manfaat adalah langkah strategis yang harus digiatkan di desa-desa. Selain mengurangi dampak negatif lingkungan, hal ini akan membuka peluang ekonomi baru, memperkuat ketahanan energi, dan menjaga kualitas hidup generasi mendatang.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Damai di Jalur Kekeluargaan, Polrestabes Medan Resmi Terbitkan SP3 via Restorative Justice untuk Politisi DPRD Medan Antonius Tumanggor
Perdamaian Kasus Dugaan Pencemaran PT Indofarm Sukses Makmur Dipertanyakan, Hasil Uji Laboratorium Berbeda dan Dugaan Upeti Mencuat
Dandim 0208/Asahan Dukung Penuh Pembinaan Generasi Muda di Turnamen Sepak Bola U-15 Piala Bupati Asahan
Berkat Bantuan Kapolrestabes Medan, Warga Laut Dendang Sukses Selenggarakan Perlombaan Semarak Kemerdekaan Ke-81 RI
Wagub Fadhlullah: Perdamaian Harus Mengubah Kehidupan Rakyat Aceh
Warga Medan Keluhkan Biaya Tes Psikologi Perpanjangan SIM C Tembus Rp100 Ribu, Satpas Polrestabes Medan Malah Buang Badan!
komentar
beritaTerbaru