Senin, 02 November 2026
HUT KE 2 ASATUPRO.COM 2026
HUT TNI KE 81

Musda Dibuka, Doli Tanjung: Perbedaan di Golkar Sumut Boleh Keras, Asal Demi Partai

Redaksi - Minggu, 01 Februari 2026 14:15 WIB
Musda Dibuka, Doli Tanjung: Perbedaan di Golkar Sumut Boleh Keras, Asal Demi Partai
Plt Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Ahmad Doli Kurnia Tanjung saat memberikan sambutannya di Musda Golkar Sumut Hotel JW Marriot Kota Medan.

Medan,asatupro.com-Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut), Ahmad Doli Kurnia Tanjung, menyampaikan sambutan tegas dalam pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sumut.

Ia menegaskan perbedaan pandangan di internal partai merupakan hal yang wajar dan tidak perlu dipersoalkan, selama dilandasi niat baik untuk kepentingan partai.

"Kalau selama ini ada perbedaan-perbedaan pandangan di antara kita, itu tidak ada masalah. Sekeras apa pun, itu adalah karakter kita. Yang penting niat kita baik dan semuanya untuk kepentingan Partai Golkar," ujar Doli pada sambutannya saat pembukaan MusdaGolkar Sumut di JW Marriot Hotel Medan, Minggu (1/2/2026).

Menurutnya, dinamika internal bahkan dengan cara yang keras sekalipun merupakan bagian dari kultur politik di Sumatera Utara. Namun, ia menekankan tujuan akhir harus tetap sama, yakni membesarkan partai.

Baca Juga:

"Mau caranya maki-maki, sikut-menyikut, itu tidak ada masalah bagi kita di Sumatera Utara. Selama tujuannya jelas dan untuk kepentingan partai, perbedaan itu bukan soal," katanya.

Meski demikian, ia mengingatkan pengalaman politik Golkar Sumut lima tahun lalu yang penuh dinamika. Ia menyinggung pelaksanaan Musda X yang kala itu harus digelar dua kali, meninggalkan trauma tersendiri bagi organisasi.

"Memang Sumatera Utara ini agak unik, berbeda dengan daerah lain. Ada trauma dari lima tahun lalu juga," ujarnya.

Baca Juga:

Dengan kepemimpinan nasional yang baru, ia berharap kesalahan serupa tidak kembali terulang. Menurutnya, sekecil apapun konflik internal dapat berdampak pada terganggunya konsolidasi partai.

"Mudah-mudahan dengan suasana kepemimpinan nasional yang baru dan komitmen kita bersama, kita tidak lagi mengulangi kekeliruan-kekeliruan yang dulu. Sekecil apa pun itu, pasti akan mengganggu konsolidasi," tuturnya.

Ia turut menekankan Musda bukan semata-mata ajang perebutan kursi ketua, melainkan forum strategis untuk menyinkronkan perbedaan pandangan dan menyatukan visi organisasi.

"Musda ini bukan hanya soal siapa ketuanya. Yang lebih penting adalah menyamakan visi, menyatukan pandangan, dan memastikan roda organisasi berjalan searah," ujarnya.

Ia juga menyampaikan Musda harus menghasilkan arah kebijakan yang jelas untuk periode kepengurusan 2025–2030. Siapa pun yang terpilih sebagai ketua DPD Golkar Sumut nantinya, wajib menjalankan keputusan Musda secara kolektif.

"Golkar tidak bisa hanya bergantung pada ketua DPD. Kita ini organisasi besar. Kerja kolektif adalah kunci," ucapnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Partai Golkar Sumut atas dukungan mereka sehingga Musda dapat berlangsung dengan aman dan kondusif.

SHARE:
Tags
beritaTerkait
BPK Ungkap Retribusi Sampah DLH Medan Tanpa Kuitansi, Celah Dugaan Pungli dan Kebocoran PAD Disorot
Robby Barus Pimpin PODSI Medan 2026–2030, Bidik Atlet Tembus Pelatnas
Wujud Kepedulian Sosial, Golkar Sumut Bagikan 2.500 Paket Sembako dan Gelar Donor Darah
Eko Sitepu Gelar Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Medan, Warga Soroti Keadilan Sosial
Viktor Silaen Instruksikan Seluruh Plt Kosgoro 1957 Sumut Percepat Konsolidasi dan Musda
HUT ke-62 Golkar, Andar Amin Harahap Ajak Kader Lebih Dewasa dan Pro-Rakyat, 17 Daerah Tunggu Diskresi Ketum
komentar
beritaTerbaru