Massa Hotma Dukung Mantan Jampidsus Karena Pernah Menyelamatkan Kerugian Negara Sekitar Rp 430 Triliun
Massa Hotma Dukung Mantan Jampidsus Karena Pernah Menyelamatkan Kerugian Negara Sekitar Rp 430 Triliun
Peristiwa
Medan,asatupro.com-Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut), Ahmad Doli Kurnia Tanjung, menyampaikan sambutan tegas dalam pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sumut.
Ia menegaskan perbedaan pandangan di internal partai merupakan hal yang wajar dan tidak perlu dipersoalkan, selama dilandasi niat baik untuk kepentingan partai.
"Kalau selama ini ada perbedaan-perbedaan pandangan di antara kita, itu tidak ada masalah. Sekeras apa pun, itu adalah karakter kita. Yang penting niat kita baik dan semuanya untuk kepentingan Partai Golkar," ujar Doli pada sambutannya saat pembukaan MusdaGolkar Sumut di JW Marriot Hotel Medan, Minggu (1/2/2026).
Menurutnya, dinamika internal bahkan dengan cara yang keras sekalipun merupakan bagian dari kultur politik di Sumatera Utara. Namun, ia menekankan tujuan akhir harus tetap sama, yakni membesarkan partai.
Baca Juga:
"Mau caranya maki-maki, sikut-menyikut, itu tidak ada masalah bagi kita di Sumatera Utara. Selama tujuannya jelas dan untuk kepentingan partai, perbedaan itu bukan soal," katanya.
Meski demikian, ia mengingatkan pengalaman politik Golkar Sumut lima tahun lalu yang penuh dinamika. Ia menyinggung pelaksanaan Musda X yang kala itu harus digelar dua kali, meninggalkan trauma tersendiri bagi organisasi.
"Memang Sumatera Utara ini agak unik, berbeda dengan daerah lain. Ada trauma dari lima tahun lalu juga," ujarnya.
Baca Juga:
Dengan kepemimpinan nasional yang baru, ia berharap kesalahan serupa tidak kembali terulang. Menurutnya, sekecil apapun konflik internal dapat berdampak pada terganggunya konsolidasi partai.
"Mudah-mudahan dengan suasana kepemimpinan nasional yang baru dan komitmen kita bersama, kita tidak lagi mengulangi kekeliruan-kekeliruan yang dulu. Sekecil apa pun itu, pasti akan mengganggu konsolidasi," tuturnya.
Ia turut menekankan Musda bukan semata-mata ajang perebutan kursi ketua, melainkan forum strategis untuk menyinkronkan perbedaan pandangan dan menyatukan visi organisasi.
"Musda ini bukan hanya soal siapa ketuanya. Yang lebih penting adalah menyamakan visi, menyatukan pandangan, dan memastikan roda organisasi berjalan searah," ujarnya.
Ia juga menyampaikan Musda harus menghasilkan arah kebijakan yang jelas untuk periode kepengurusan 2025–2030. Siapa pun yang terpilih sebagai ketua DPD Golkar Sumut nantinya, wajib menjalankan keputusan Musda secara kolektif.
"Golkar tidak bisa hanya bergantung pada ketua DPD. Kita ini organisasi besar. Kerja kolektif adalah kunci," ucapnya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Partai Golkar Sumut atas dukungan mereka sehingga Musda dapat berlangsung dengan aman dan kondusif.
Massa Hotma Dukung Mantan Jampidsus Karena Pernah Menyelamatkan Kerugian Negara Sekitar Rp 430 Triliun
Peristiwa
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menerima silaturahmi Tim Panitia Penyelenggara Haji Daerah (PPHD) Aceh di Meuligoe Wakil Gubernur Aceh,
Daerah
Palembang, asatupro.com Didukung penuh oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Direktorat Jende
Perkebunan
DISPEMDES Dairi Siap Turun Tangan, Dana Ketahanan Pangan Desa Pangguruan Akan Dimonitoring
Daerah
Jenazah Calon Prajurit TNI Rindam I/BB Dipulangkan ke Nias Barat, Danrindam Penyebab Kematian Masih Diperiksa
Peristiwa
RezaFikri Gedor Kementerian, Dugaan Pencemaran PT Indofarm dan Kinerja DLH Jadi Sorotan Keras
Peristiwa
Gelar KRYD, Sat Reskrim Polres Simalungun Ajak Warga Bersatu Perangi Premanisme, Judi, Narkoba, dan Geng Motor
Peristiwa
Hotman Paris Minta Maaf Secara Terbuka, MIO Indonesia Batalkan Rencana Dumas ke Polda Metro Jaya
Nasional
Pemerintah Aceh terus berkomitmen menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global
Daerah
Diduga Puluhan Siswa TK dan SD Swasta Bintang Pertiwi Mengalami Keracunan Usai Mengonsumsi Makanan Program MBG
Peristiwa