Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Lapas Bangkinang Optimalkan Budidaya Ikan Lele
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Lapas Bangkinang Optimalkan Budidaya Ikan Lele
Daerah
Medan,asatupro.com-Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut), Ahmad Doli Kurnia Tanjung, menyampaikan sambutan tegas dalam pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sumut.
Ia menegaskan perbedaan pandangan di internal partai merupakan hal yang wajar dan tidak perlu dipersoalkan, selama dilandasi niat baik untuk kepentingan partai.
"Kalau selama ini ada perbedaan-perbedaan pandangan di antara kita, itu tidak ada masalah. Sekeras apa pun, itu adalah karakter kita. Yang penting niat kita baik dan semuanya untuk kepentingan Partai Golkar," ujar Doli pada sambutannya saat pembukaan MusdaGolkar Sumut di JW Marriot Hotel Medan, Minggu (1/2/2026).
Menurutnya, dinamika internal bahkan dengan cara yang keras sekalipun merupakan bagian dari kultur politik di Sumatera Utara. Namun, ia menekankan tujuan akhir harus tetap sama, yakni membesarkan partai.
Baca Juga:
"Mau caranya maki-maki, sikut-menyikut, itu tidak ada masalah bagi kita di Sumatera Utara. Selama tujuannya jelas dan untuk kepentingan partai, perbedaan itu bukan soal," katanya.
Meski demikian, ia mengingatkan pengalaman politik Golkar Sumut lima tahun lalu yang penuh dinamika. Ia menyinggung pelaksanaan Musda X yang kala itu harus digelar dua kali, meninggalkan trauma tersendiri bagi organisasi.
"Memang Sumatera Utara ini agak unik, berbeda dengan daerah lain. Ada trauma dari lima tahun lalu juga," ujarnya.
Baca Juga:
Dengan kepemimpinan nasional yang baru, ia berharap kesalahan serupa tidak kembali terulang. Menurutnya, sekecil apapun konflik internal dapat berdampak pada terganggunya konsolidasi partai.
"Mudah-mudahan dengan suasana kepemimpinan nasional yang baru dan komitmen kita bersama, kita tidak lagi mengulangi kekeliruan-kekeliruan yang dulu. Sekecil apa pun itu, pasti akan mengganggu konsolidasi," tuturnya.
Ia turut menekankan Musda bukan semata-mata ajang perebutan kursi ketua, melainkan forum strategis untuk menyinkronkan perbedaan pandangan dan menyatukan visi organisasi.
"Musda ini bukan hanya soal siapa ketuanya. Yang lebih penting adalah menyamakan visi, menyatukan pandangan, dan memastikan roda organisasi berjalan searah," ujarnya.
Ia juga menyampaikan Musda harus menghasilkan arah kebijakan yang jelas untuk periode kepengurusan 2025–2030. Siapa pun yang terpilih sebagai ketua DPD Golkar Sumut nantinya, wajib menjalankan keputusan Musda secara kolektif.
"Golkar tidak bisa hanya bergantung pada ketua DPD. Kita ini organisasi besar. Kerja kolektif adalah kunci," ucapnya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Partai Golkar Sumut atas dukungan mereka sehingga Musda dapat berlangsung dengan aman dan kondusif.
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Lapas Bangkinang Optimalkan Budidaya Ikan Lele
Daerah
Universitas Dhyana Pura Gelar PKM Gerakan Cerdas Sehat di TK Udyana Kumara II, Padukan Edukasi dan Kesehatan Pencernaan Anak
Pendidikan
Perkuat Kekompakan dan Kerja Sama Tim, Kalapas Pasir Pangarayan Pimpin Apel Pagi
Daerah
Diduga Judi Tembak Ikan AK Kembali Beroperasi Dengan Merek Stargim, Kinerja Kapolsek dan Kapolres Belawan di Pertanyakan!
Hukrim
Ketua Srikandi DPP AJUDAN Ajak IbuIbu Rumah Tangga SeIndonesia Bergabung untuk Gerakan Positif dan Pemberdayaan Ekonomi
Nasional
Medan, asatupro.com Demi menertibkan dan memperkuat pengawasan penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sec
Medan
Aktivis DPP AJUDAN Soroti Pelayanan Rehabilitasi BNN Tebing Tinggi, Pertanyakan Biaya Tes Urine Rp290 Ribu dan Masa Penitipan
Peristiwa
Puncak HUT PP ke67, Pemuda Pancasila Deli Serdang Bagikan 2000 Paket Beras ke Warga
Daerah
Rakor Pengurus Pebakin Sijunjung Periode 20262030 Dalam Rangka Konsolidasi Kordinasi Serta Pembinaan Atlit Tembak
Daerah
Pj Sekdaprov Sumut Tekankan Nilai Satya dan Darma Pramuka Harus Hidup dalam Keseharian
Daerah