Rabu, 26 Agustus 2026
HUT INDONESIA KE 81

Banjir Dongkrak Harga CPO pada Tender PT KPBN Periode 29 November 2024, tapi Begini Nasib Petani Sawit

Hendrik Hutabarat - Jumat, 29 November 2024 17:00 WIB
Banjir Dongkrak Harga CPO pada Tender PT KPBN Periode 29 November 2024, tapi Begini Nasib Petani Sawit
Tangkapan Layar
Banjir diprediksi membuat harga CPO terdongkrak naik seperti yang tergambar dalam tender PT KPBN periode Jumat (29/11/2024).

Yoes, petani sawit di Aceh, dan Raja, seorang petani sawit di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau, juga mengungkapkan kendala yang senada terkait sulitnya memanen TBS ketika hujan lebat dan banjir melanda

Problem yang sama juga, seperti dikutip asatupro.com, diungkapkan oleh seorang pakar perdagangan CPO pada kantor berita resmi Malaysia, Bernama.

Seorang pedagang CPO bernama David Ng, menurut Bernama, bilang harga CPO melejit karena faktor banjir di wilayah timur yang merupakan sentra sawit di Malaysia.

Dan situasi itu pun terlihat jelas dari hasil tender yang diselenggarakan oleh PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) yang menunjukan harga CPO melesat mulai Selasa (26/11/2024), atau sehari sebelum pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak, Rabu (27/11/2024).

Baca Juga:

Lalu berlanjut sehari setelah pilkada serentak, Kamis (28/11/2024), dan tender pada akhir pekan ini sekaligus tender penutup pada bulan November 2024,, tepatnya Jumat (29/11/2024).

Dengan demikian, meski harga CPO melesat, tetapi tampaknya para petani sawit sulit menikmatinya. Karena di saat yang sama mereka juga kesulitan untuk memanen TBS dari kebun sawit mereka masing-masing.

Baca Juga:
Sumber
:
Editor
: Hendrik Hutabarat
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Teknologi Sore Trap Diperkenalkan ke Petani Sawit di Sipispis
Ini Reaksi Petani Sawit Sergai Melihat BrondoClean Persembahan Tim PKM ITSI Medan
Seru, Ratusan Petani Sawit Musi Rawas Praktek Langsung di Kebun
Kabar Baik Bagi Pelaku Sawit, Kini Ada Prototipe Teknologi Helm Pintar Berbasis IoT Karya Mahasiswa ITSI Medan
Harga CPO Naik Harga TBS Melorot, 10 Utusan PKS di Sumut "Disetrap" Pemerintah
Seratusan Petani Sawit Morowali Utara Dibekali BPDP, Ditjenbun, dan PT CWE
komentar
beritaTerbaru