Jumat, 17 April 2026
Selmat Idul Fitri 1447 Hijriah

Harapan, Pandangan, dan Pengalaman Berharga Mengemuka dalam Seminar Sawit Ramah Anak yang Digelar DPP PIKI

Hendrik Hutabarat - Minggu, 03 November 2024 11:44 WIB
Harapan, Pandangan, dan Pengalaman Berharga Mengemuka dalam Seminar Sawit Ramah Anak yang Digelar DPP PIKI
Hendrik
Dalam seminar sawit ramah anak yang digelar DPP PIKI, terungkap berbagai harapan, pandangan, dan pengalaman yang terkait pengembangan industri sawit nasional.

Medan, asatupro.com - Berbagai harapan, pandangan, dan segudang pengalaman di industri perkebunan sawit nasional mengemuka dalam seminar bertajuk "Sawit Ramah Anak Menuju Indonesia Emas 2045", yang digelar DPP Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) di Medan, Sabtu (2/11/2024).

Sebagai informasi, seminar tersebut dihadiri berbagai perwakilan gereja-gereja di Medan, organisasi aras gereja, perusahaan sawit, mahasiswa, dimoderatori oleh Iwan Butar-butar, Wakil Ketua Umum DPP PIKI.

Sri Rezeki Mariswaty Simanungkalit yang menjadi pengurus bidang Pengabdian Masyarakat DPD PIKI Sumut ini misalnya, mengatakan perkebunan kelapa sawit ramah anak berarti sawit harus ramah juga terhadap perempuan.

"Untuk itu kita berharap perkebunan sawit untuk melaksanakan pengupahan yang adil bagi buruh perempuan dan memberikan hak cuti haid, hamil dan melahirkan serta menyusui," ucap Sri.

Baca Juga:

Sri Rezeki Mariswaty Simanungkalit juga mengatakan, perusahaan sawit seyogyanya menyediakan berbagai sarana, seperti sarana pendidikan, olahraga, fasilitas transportasi, serta tempat bermain dan penitipan anak yang layak dan aman.

Ia pun menjelaskan contoh kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh suami dari pemilik "Daycare" sebuah tempat penitipan anak di Bekasi, Provinsi Jawa Barat (Jabar) kepada balita.

Kata Sri, kasus itu memerlukan perhatian semua pihak untuk pencegahan kejadian serupa di masa depan.

Baca Juga:

Sumarjono Saragih, Kabid Pengembangan SDM GAPKI, membagikan pengalamannya selama ini yang mendapatkan dana untuk kegiatan-kegiatan sawit dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Sumber
:
Editor
: Hendrik Hutabarat
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Audit HGU Socfin Indonesia: Warisan Konsesi Kolonial yang Wajib Diperiksa Menyeluruh
K3 Sawit: Selamat, Sehat, dan Sejahtera
Mutasi Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Dairi
Di Kabupaten Madina, Rapidin Simbolon Sentil Perkebunan Sawit
Keputusan MK: Sawit di Kawasan Hutan, Antara Perlindungan Masyarakat Adat dan Kepastian Usaha
Peringati HUT Ke 68, LVRI Siap Mendukung Kepemimpinan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045
komentar
beritaTerbaru