Kamis, 23 Juli 2026
LEBARAN HAJI 1447 H

Jakarta Kembali Raup Cuan Triliun Rupiah dari Pajak Sawit di Sumut

Hendrik Hutabarat - Kamis, 30 Oktober 2025 11:16 WIB
Jakarta Kembali Raup Cuan Triliun Rupiah dari Pajak Sawit di Sumut
Dok. pribadi
Perkebunan kelapa sawit di Sumut kembali menyumbangkan pajak bagi pemerintah pusat. Jumlahnya bahkan mencapai triliunan rupiah sampai periode September 2025.

"Realisasi bea masuk (BM) mencapai Rp 576,10 miliar yang dipengaruhi oleh penurunan BM dari komoditas kebutuhan utama masyarakat seperti beras dan gula," urai Nofiansyah.

Namun untuk penerimaan bea keluar (BK), kata Nofiansyah, justru mencapai Rp 1,61 triliun, yang banyak disumbang oleh ekspor produk turunan kelapa sawit sebesar Rp 1,61 triliun.

"Kinerja ini dipicu oleh kenaikan harga referensi minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan produk turunannya pada September 2025 yang mencapai USD 954,71 per metrik ton (MT), dan lebih tinggi dari September 2024," beber Nofiansyah.

Baca Juga:

Pencapaian BK ini, tuturnya lebih lanjut, juga dipengaruhi oleh penurunan volume ekspor CPO dan produk turunannya pada bulan September 2025 sebesar 15 persen dibandingkan Agustus 2025.

Di samping itu, kata dia, hingga September 2025, penerimaan cukai hanya mencapai Rp 409,20 miliar yang disebabkan oleh menurunnya penerimaan cukai hasil tembakau (HT) sebesar 35 persen, serta akibat turunnya produksi dan permintaan pasar.


Baca Juga:
Sumber
:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Investigasi Dugaan Keracunan Makanan Program MBG di 2 Sekolah, Pihak SPPG Lalang Sunggal Terkesan Menghindar Saat Dikonfirmasi
Dewan Pers Sesalkan Oknum Wartawan Lakukan Dugaan Pemerasan
AMPH Sumut Kecewa Kejagung Tak Berani Menahan Mantan Jampidsus
Gelar KRYD, Sat Reskrim Polres Simalungun Ajak Warga Bersatu Perangi Premanisme, Judi, Narkoba, dan Geng Motor
Hampir Sembilan Bulan Belum Ditangkap, PERMAHI Desak Percepatan Penanganan Kasus Dugaan Pencabulan Anak
Demo di Mapolda Sumut, GEMPET-SU Desak Pencopotan Kalapas Padangsidimpuan Terkait Temuan 6,8 Kg Ganja
komentar
beritaTerbaru