Kamis, 09 Juli 2026
LEBARAN HAJI 1447 H

Sarpras di Kawasan Barsela Rusak, Ini Harapan APKASINDO Aceh

Redaksi - Jumat, 03 Oktober 2025 15:37 WIB
Sarpras di Kawasan Barsela Rusak, Ini Harapan APKASINDO Aceh
Dok. pribadi
Yuslan Thamrin, Ketua DPD APKASINDO cabang Kabupaten Nagan Raya sekaligus Sekretaris Wilayah (Sekwil) APKASINDO Provinsi Aceh.
Suka Makmue, asatupro.com - Sarana dan prasarana (sarpras), termasuk infrastruktur jalan, di kawasan perkebunan kelapa sawit yang ada di wilayah barat selatan (Barsela), Provinsi Aceh, banyak yang mengalami kerusakan.

Padahal wilayah barsela seperti Kabupaten Nagan Raya, Kabupaten Singkil, Kotamadya Subulussalam, Serra beberapa daerah lainnya merupakan kawasan strategis yang menjadi urat nadi transportasi dari Aceh ke Medan dan begitu juga sebaliknya.

"Kami khawatir kondisi ini membuat cost atau biaya operasional perkebunan kelapa sawit menjadi bertambah," kata Yuslan Thamrin kepada para wartawan melalui telepon seluler, Jumat (3/10/2025 sore).

Sebagai informasi, Yuslan Thamrin saat ini menduduki posisi sebagai Ketua DPD Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Kabupaten Nagan Raya.

Baca Juga:

Yuslan Thamrin juga diketahui sekaligus memegang posisi sebagai Sekretaris DPW APKASINDO Provinsi Aceh hasil musyawarah daerah (musda) yang diselenggarakan beberapa bulan yang lalu.


Baca Juga:

"Biaya operasional yang dimaksud terutama yang terkait dengan transportasi pengantaran tandan buah segar (TBS) maupun minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO)," tambah Yuslan Thamrin.

Nah, jika cost operasional sawit bertambah, Yuslan Thamrin cemas kalau situasi tersebut bakal memberikan pengaruh buruk pada harga pembelian TBS produksi para petani saat ditransaksikan di tingkat pengepul atau pabrik kelapa sawit (PKS).

Saat ini, ucap Yuslan Thamrin, harga TBS petani sedang berada di posisi yang baik, bertahan tinggi sejak beberapa pekan yang lalu berkat tingginya permintaan market global terhadap CPO asal Indonesia.

Agar harga TBS petani bertahan tinggi, Yuslan Thamrin berharap ada kepedulian pemerintah daerah (Pemda), baik di tingkat pemerintah kabupaten (Pemkab), pemerintah kota (Pemko), maupun pemerintah provinsi (Pemprov), untuk mengatasi hal itu.

"Setidaknya, pakailah dana bagi hasil (DBH) sawit untuk perbaikan jalan di kawasan perkebunan atau di kabupaten atau Kotamadya sentra sawit di kawasan barsela," pinta Yuslan Thamrin.


"Atau, bantulah kami dalam membuat permohonan perbaikan sarpras ke Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) agar ada pembiayaan terhadap perbaikan jalan dari BPDP," tegas Yuslan Thamrin selaku Ketua APKASINDO Nagan Raya sekaligus Sekretaris Wilayah (Sekwil) APKASINDO Provinsi Aceh.

Sumber
:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Didukung BPDP dan Ditjenbun, PT CWE Tingkatkan SDM Petani Sawit Pasangkayu
PTPN IV PalmCo Gesa Skema "BUMN untuk Sawit Rakyat"
Wujudkan Visi Bupati TRK, Sekwil APKASINDO Aceh Bantu Pelaksanaan Kampung Nelayan Merah Putih
Ini Tekad Kuat Aspek-PIR Indonesia terkait Petani Sawit
Bersama BPDP, Petani Sawit Harus Bisa Kaya dan Sejahtera
Tiga Masalah Menjadi Sorotan Aspek-PIR Sumut dan Mitra dalam Acara Buka Puasa Bersama
komentar
beritaTerbaru