Tanjung Tiram, asatupro.com - Sejumlah dusun di Desa Perkebunan Petatal, Kecamatan Datuk Tanah Datar,
Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), kembali terkoneksi atau terhubung satu sama lain dengan lebih baik.
Hal ini tercapai berkat kerja keras Komando Distrik Militer (Kodim) 0208/Asahan melalui Komando Rayon Militer (Koramil) 04/Talawi yang berhasil menuntaskan rehabilitasi sebuah jembatan beton.
Menurut keterangan resmi yang diterima media, Selasa (23/6/2026), jembatan beton itu kini mampu kembali menghubungkan Dusun III dengan Dusun IV di Desa Perkebunan Petatal.
Diketahui bahwa jembatan beton yang direhabilitasi memiliki panjang 6 meter dan lebar 4 meter. Pekerjaan rehabilitasi tersebut telah mencapai progres 100 persen dan siap dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung aktivitas sehari-hari.
Baca Juga:
Rehabilitasi jembatan beton ini dilakukan untuk meningkatkan kekuatan dan keamanan konstruksi agar lebih aman dan nyaman dilintasi masyarakat maupun kendaraan.
Kegiatan tersebut juga sejalan dengan gagasan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan infrastruktur pedesaan guna mendukung kelancaran aktivitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.
Dalam proses pengerjaannya, personel Koramil 04/Talawi bersama masyarakat setempat bergotong royong melaksanakan rehabilitasi pada bagian struktur jembatan beton, perbaikan badan jembatan, serta penyempurnaan bagian pendukung lainnya.
Baca Juga:
Seluruh pekerjaan dilaksanakan secara bertahap hingga seluruh sasaran rehabilitasi berhasil diselesaikan.
Kata Kapendam I/BB, Kolonel Inf Sandy Sidabutar SIP, keberhasilan rehabilitasi jembatan tersebut mencerminkan kepedulian pemerintah dalam memastikan masyarakat memiliki sarana transportasi yang layak.
"Infrastruktur yang baik merupakan fondasi penting bagi kemajuan daerah. ok ni merupakan sebuah kolaborasi yang kuat antara TNI dan masyarakat," ujar Kapendam.
"Dan kolaborasi itu membuat berbagai kendala di lapangan dapat diatasi, sehingga hasil pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga," tegas Kapendam Kolonel Inf Sandy Sidabutar SIP.
Tags
beritaTerkait
komentar