Sosialisasi Pencegahan Paham Radikal, Sumut Merupakan Salah Satu Provinsi di Luar Jawa Dengan Anak Terpapar Radikal
Sosialisasi Pencegahan Paham Radikal, Sumut Merupakan Salah Satu Provinsi di Luar Jawa Dengan Anak Terpapar Radikal
Nasional
Medan,asatupro.com-Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I Sumatera Utara memberikan sinyal kuat bagi kelanjutan nasib mahasiswa Universitas Darma Agung (UDA). Melalui proses rekonsiliasi yang ketat, pihak LLDIKTI mendorong percepatan wisuda bagi mahasiswa yang datanya telah dinyatakan valid.
Kepala LLDIKTI Wilayah I, Prof. Saiful Anwar Matondang, Ph.D, melalui Kabag Umum, Ahmad Subhan, SE, menegaskan agar pihak penyelenggara universitas di bawah kepemimpinan Rektor Suwardi, benar-benar memperhatikan hak mahasiswa, terutama terkait urusan administrasi keuangan.
Terkait isu tunggakan atau pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), Ahmad Subhan menghimbau dengan tegas agar penyelenggara tidak melakukan pungutan liar atau meminta bayaran ganda jika mahasiswa sudah mengantongi bukti setor yang sah.
"Kami menghimbau penyelenggara untuk memastikan tidak meminta lagi UKT ataupun biaya apapun jika mahasiswa sudah membayar dan ada bukti sah. Kita harus pastikan hak mereka terlindungi," tegas Subhan.
Baca Juga:
Mengenai tarif wisuda, LLDIKTI menyerahkan sepenuhnya kepada kebijakan penyelenggara saat ini, namun dengan catatan harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku di perguruan tinggi dan tidak memberatkan.
Menurut Subhan, dalam pertemuan yang dilaksanakan pada Selasa (21/4/2026), mencuat komitmen dari pihak pengelola sebelumny (Bu Lilis), yang menyatakan akan mengembalikan uang wisuda yang telah diterima dari sejumlah mahasiswa.
Meski komitmen ini belum tertuang secara tertulis, LLDIKTI berharap ucapan tersebut dapat dipegang sebagai bentuk tanggungjawab moral kepada mahasiswa.
Baca Juga:
Dan, kabar baiknya, lanjutnya, wisuda tetap dapat dilaksanakan berdasarkan jumlah mahasiswa yang telah mendaftarkan diri kepada penyelenggara UDA sesuai dengan AHU 2025 yang diakui pemerintah. Saat ini, proses verifikasi dan validasi (Verval) tengah digeber.
"Ada sekitar 300 data calon lulusan yang masuk (proses validasi) untuk mengikuti wisuda tanggal 25 April 2026. Kami targetkan validasi tuntas paling lama lusa (hari ini, red). Kami pastikan hanya calon lulusan yang valid yang boleh diwisuda," tambahnya.
Bagi mahasiswa yang lolos tahap verval, sambungnya, LLDIKTI Wilayah I mendorong agar wisuda segera dilaksanakan dalam waktu dekat. Sementara bagi yang belum terakomodir di tahap pertama, Rektor UDA Swardi diminta memastikan mereka masuk di tahap berikutnya.
"Kami sangat berharap pelaksanaan wisuda ini tidak melewati bulan Mei tahun 2025. LLDIKTI akan terus memantau agar seluruh perguruan tinggi binaan kita mencapai kemajuan dan memberikan kepastian nasib bagi mahasiswanya," pungkas Ahmad Subhan.(js/mc)
Sosialisasi Pencegahan Paham Radikal, Sumut Merupakan Salah Satu Provinsi di Luar Jawa Dengan Anak Terpapar Radikal
Nasional
Dana Revitalisasi Rp774 Juta di Silahisabungan Dairi Dipertanyakan, Diduga Rangka Atap Lapuk Dipakai Kembali
Peristiwa
Sikapi Situasi PT Milano, Idris Siregar Ajak Warga Labuhanbatu Selesaikan Masalah dengan Kepala Dingin
Peristiwa
KAPOLRI Pengungkapan 1,16 Ton Ketamine Kapal MT Global 168 Selamatkan 5,8 Juta Jiwa
Peristiwa
Ngopi Kamseltibcar Lantas di Rambah, Kasatlantas Polres Rohul Ajak Masyarakat Utamakan Keselamatan
Daerah
Aktivis Muda DPP AJUDAN Desak Polri Serius Berantas Perjudian dan Narkoba Hingga ke AkarAkarnya
Nasional
APH Didesak Usut Temuan BPK Atas Penerimaan dan Pengelolaan Retribusi Sampah di Dinas LH Kabupaten Karo
Peristiwa
DPW PSI Sumut Serahkan 8 SK DPC Kota Pematang Siantar, Tegaskan Kesiapan Sukseskan HUT dan Rapimnas di Surabaya
Politik
Sijunjung Peringati Hari Santri Nasional 2026 Ribuan Santri dan Tokoh Berkumpul di Kamang Baru
Daerah
ALI YUSRAN GEA Perlihatkan Surat Persetujuan Relokasi RS KELAS D PRATAMA Dari Kemenkes di Hadapan Hakim
Hukrim