Baru Dua Bulan Diumumkan, Wifi Gratis Kominfo Mantap di Alun-Alun Padangsidimpuan Sudah Gangguan
Padangsidimpuan, Asatupro.com Program internet gratis Kominfo Mantap yang sebelumnya dipromosikan Pemerintah Kota Padangsidimpuan melalu
Daerah
Denpasar,asatupro.com-Upaya membangun kemandirian gerak bagi penyintas stroke di Bali mendapat suntikan semangat baru. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), dosen Program Profesi Fisioterapi Universitas Dhyana Pura (Undhira) berkolaborasi dengan Persatuan Penyintas Stroke Indonesia (PPSI) Bali untuk mengembangkan model rehabilitasi berbasis komunitas yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Kegiatan ini dipimpin oleh Luh Putu Ayu Vitalistyawati, SST.Ft., M.Fis., Ftr., dosen sekaligus praktisi fisioterapi Undhira, bersama Ketua PPSI Bali Djatmiko. Program dengan tema "Optimalisasi Gerak Mandiri Penyintas Stroke melalui Rehabilitasi Komunitas" ini berlangsung selama tiga bulan, dari September hingga November 2025, di markas PPSI Bali, Jalan Mudutaki No. 6, Gatot Subroto Barat, Denpasar.
PKM ini menjadi wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian masyarakat yang berorientasi pada pemberdayaan kelompok rentan. Program dirancang secara sistematis dan partisipatif dengan tiga fokus utama.
Sosialisasi mengenai gangguan neuromuskular dan dampaknya terhadap aktivitas penyintas stroke. Edukasi motorik tentang kekuatan otot, koordinasi, keseimbangan, dan mobilitas tubuh.
Baca Juga:
Pelatihan rehabilitasi komunitas berbasis bukti ilmiah (evidence-based practice) sesuai kondisi individu peserta. Menurut Luh Putu Ayu Vitalistyawati, pendekatan komunitas menjadi kunci keberhasilan pemulihan penyintas stroke.
"Kami ingin menciptakan lingkungan yang mendukung pemulihan secara menyeluruh — bukan hanya fisik, tetapi juga sosial dan emosional," ujarnya.
Sementara itu, Ketua PPSI Bali Djatmiko mengapresiasi peran aktif Undhira dalam menguatkan kapasitas penyintas stroke.
Baca Juga:
"Kegiatan ini sangat bermanfaat dan memberikan dampak nyata bagi anggota kami. Pendekatannya ilmiah, aplikatif, dan penuh empati," ungkapnya.
Selain sesi latihan fisik, kegiatan ini juga membuka ruang interaksi sosial antarpenyintas untuk saling memberi dukungan moral dan motivasi.
Pendampingan dari dosen dan mahasiswa fisioterapi Undhira turut memperkuat proses edukasi sekaligus memperluas jangkauan layanan rehabilitasi bagi masyarakat.
Program ini diharapkan menjadi model kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas dalam menciptakan sistem rehabilitasi yang inklusif, berbasis bukti, dan berkelanjutan.
Universitas Dhyana Pura sendiri berkomitmen untuk terus memperluas program serupa di berbagai wilayah Bali sebagai bagian dari kontribusi nyata dunia akademik terhadap kesehatan masyarakat.
Padangsidimpuan, Asatupro.com Program internet gratis Kominfo Mantap yang sebelumnya dipromosikan Pemerintah Kota Padangsidimpuan melalu
Daerah
Putusan Banding Kasus Andrie Yunus dan Pertanyaan Atas Keadilan Bagi Korban
Nasional
Diduga Ada Payung Oknum Aparat, Gudang Minyak Siong "AS" di Medan Utara Disebut Masih Bebas Beroperasi dan Kebal Hukum
Hukrim
James Siburian Sabet Juara 1 Festival Cipta Lagu Pakpak 2026, PBLKP Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya
Daerah
PPPK Berpeluang Jadi PNS 2027, Guru Swasta Bersertifikasi Jangan Dianaktirikan
Nasional
FMPS Desak Kapolda Sumut Evaluasi Polsek Kotanopan, Dugaan PETI Diminta Diverifikasi
Hukrim
Dugaan Pungutan Mengatasnamakan Paguyuban, Pedagang Gedung Nasional Minta Pemkab Bertindak
Daerah
Pemkab Karo Tegaskan CSR Pendidikan Transparan, Tanpa Intervensi dan Konflik Kepentingan
Daerah
Misteri Mangkraknya Laporan Penganiayaan di Polsek Patumbak Tiga Kali Ganti Kapolsek, Nasib Korban Tetap Menggantung
Peristiwa
Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara Desak Investigasi Menyeluruh Atas Kebakaran PT EVYAP
Peristiwa