Kamis, 23 April 2026
Selmat Idul Fitri 1447 Hijriah

Tangis Masyarakat Pecah, KSPA dan Ikatan Cut Putroe Bangsawan Hadir Menyapa Luka Beutong

Jalaluddin Lase - Rabu, 18 Maret 2026 10:38 WIB
Tangis Masyarakat Pecah, KSPA dan Ikatan Cut Putroe Bangsawan Hadir Menyapa Luka Beutong
Nagan Raya,asatupro.com-Haru dan tangis tak terbendung menyelimuti kunjungan Komunitas Sahabat Peduli Aceh (KSPA) bersama Ikatan Cut Putroe Bangsawan Aceh (ICPBA) di kawasan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Senin (16/3/2026). Kehadiran rombongan yang membawa bantuan bagi korban banjir itu menjadi dukungan di tengah duka yang masih dirasakan masyarakat.

KSPA yang dikoordinatori oleh Azwar Umri berkolaborasi dengan ICPBA di bawah kepemimpinan Cut Sawadi TRD, turun langsung menyapa warga di sejumlah gampong terdampak. Wilayah Beutong Ateuh sendiri merupakan salah satu daerah yang sempat dilanda banjir besar beberapa waktu lalu, meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, bantuan yang disalurkan berupa mukena, kain sarung, sajadah, pembalut wanita, garam dapur, serta sejumlah santunan uang tunai. Bantuan ini disambut penuh haru oleh warga yang selama ini masih berjuang bangkit dari dampak bencana.

Sejumlah gampong yang menjadi titik kunjungan di antaranya Babah Dua, Babah Suak, Kuta Teugoh, serta Pesantren Almarhum Tengku Bantakiah yang berada di Gampong Meurandeh, Beutong Ateuh.

Baca Juga:

Tak sedikit warga yang meneteskan air mata saat menerima bantuan. Rasa syukur dan terima kasih mereka ungkapkan atas kepedulian yang diberikan oleh KSPA dan ICPBA. Bagi masyarakat, kehadiran para relawan bukan sekadar membawa bantuan, tetapi juga menguatkan semangat dan harapan di tengah keterbatasan.

"Kami sangat terharu. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah dan terus berlanjut," ungkap salah satu warga dengan mata berkaca-kaca.

Masyarakat Beutong Ateuh berharap kolaborasi antara KSPA dan ICPBA tidak berhenti sampai di sini. Mereka menginginkan adanya program lanjutan yang dapat membantu pemulihan kehidupan warga, baik dari segi ekonomi, pendidikan, maupun sosial.

Baca Juga:

Kehadiran KSPA dan ICPBA menjadi bukti bahwa solidaritas dan kepedulian masih hidup di tengah masyarakat Aceh. Di balik duka, secercah harapan kembali tumbuh di Beutong Ateuh Banggalang.**

Editor
: Jalaluddin Lase
SHARE:
Tags
beritaTerkait
KSPA, Menunggu 100 Hari Kerja Pejabat Eselon II Pemda Aceh
Memalukan, Viral di Medsos 2 Anggota Dewan Berkelahi
Luka Bacok Korban Begal di Belawan Serius, Korban Dirujuk ke RS Pirngadi Medan
Polres Pelabuhan Belawan Ikuti Dialog Penguatan Internal Polri Pasca Pemilukada 2024
komentar
beritaTerbaru