Senin, 12 Oktober 2026
HUT TNI KE 81

Viral Video Prajurit Bersenjata di Polda Metro Jaya, Mabes TNI Akhirnya Beri Penjelasan

Zulhamdani Napitupulu - Kamis, 09 Juli 2026 15:15 WIB
Viral Video Prajurit Bersenjata di Polda Metro Jaya, Mabes TNI Akhirnya Beri Penjelasan
Brigjen TNI Muhamad Nas, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI.

Jakarta,asatupro.com-Beredarnya video yang memperlihatkan sejumlah personel berseragam loreng dan membawa senjata laras panjang di lingkungan Polda Metro Jaya memicu beragam spekulasi di media sosial.

Narasi yang menyertai video tersebut menyebutkan bahwa telah terjadi pengerahan prajurit TNI ke markas kepolisian.

Menanggapi kabar yang ramai diperbincangkan itu, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Brigjen TNI Muhamad Nas memastikan informasi tersebut tidak benar.

Ia membantah adanya pengerahan prajurit TNI ke Markas Polda Metro Jaya sebagaimana narasi yang beredar di berbagai platform media sosial.

Baca Juga:

"Informasi itu tidak benar," ujar Muhamad Nas saat diterima Asatupro.com di Jakarta, Kamis (9/7/2026).

Meski memberikan klarifikasi singkat, Kapuspen TNI belum menjelaskan lebih rinci mengenai asal-usul video maupun aktivitas yang terekam dalam rekaman tersebut.

Ia juga tidak menguraikan apakah video itu merupakan dokumentasi lama atau berkaitan dengan kegiatan tertentu.

Baca Juga:

Video yang viral memperlihatkan sejumlah personel bersenjata lengkap berada di area depan Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya.

Kehadiran mereka kemudian memunculkan berbagai dugaan di tengah masyarakat setelah disertai narasi mengenai pengerahan pasukan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi resmi yang dapat memastikan waktu pengambilan video maupun tujuan keberadaan personel yang terlihat dalam rekaman tersebut.

Sementara itu, Polda Metro Jaya juga belum mengeluarkan keterangan resmi terkait video yang beredar luas di media sosial. Kondisi tersebut membuat berbagai spekulasi terus berkembang di ruang digital.

Pakar komunikasi publik kerap mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Klarifikasi dari instansi berwenang menjadi rujukan utama untuk menghindari penyebaran informasi yang keliru, terutama terkait isu keamanan.

Perkembangan mengenai video viral tersebut masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.

Baca berita nasional terkini dan informasi terpercaya lainnya hanya di Asatupro.Com.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Gelar PPAB Raya Se-Kota Jakarta Timur, DPC GMNI Jakarta Timur Mengajak Rapatkan Barisan
Istana Tegaskan Belum Kirim Surpres Pergantian Panglima TNI ke DPR
KPK Kembali Tetapkan 8 Tersangka, Sutrisno Pangaribuan: Siapa “Sutradara” di Balik Kasus Jalan BBPJN Sumut?
Presiden Prabowo Tekankan Kekompakan, Integritas, dan Kesiapsiagaan 800 Perwira Tinggi TNI-Polri di Istana
Gerindra Minta Polemik Ijazah Gibran Dihentikan Pasca-Putusan MK, Singgung Risiko Ekonomi dan Stabilitas Politik
Respons Santai KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak Masuk Bursa Calon Panglima TNI
komentar
beritaTerbaru