Minggu, 11 Oktober 2026
HUT TNI KE 81

GEBRAKAN BESAR DI JERMAL! Polda Sumut, TNI, dan BNN Turun Bersama, Lima Orang Diamankan

Redaksi - Sabtu, 10 Oktober 2026 11:11 WIB
GEBRAKAN BESAR DI JERMAL! Polda Sumut, TNI, dan BNN Turun Bersama, Lima Orang Diamankan
Tim Gabungan Yang Merupakan Personil dari Polda Sumut, TNI, dan BNN Turun Bersama, Melakukan GEBRAKAN BESAR DI JERMAL!, Lima Orang Diamankan.

Deli Serdang,asatupro.com-Kawasan Jermal kembali menjadi sasaran operasi pemberantasan narkotika. Tim gabungan Polda Sumatera Utara, TNI Kodam I/Bukit Barisan, BNN Provinsi Sumatera Utara, dan Polrestabes Medan menggelar penggerebekan di lokasi yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan narkotika, Jum'at (9/10/2026) sore.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan lima orang yang disebut sebagai pengguna narkoba. Sejumlah barang bukti turut ditemukan, mulai dari alat isap sabu, paket kecil berisi zat yang diduga narkotika, hingga barang-barang lain yang berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkoba.

Penggerebekan lintas instansi ini menjadi bagian dari upaya aparat untuk menekan penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah Sumatera Utara, khususnya di kawasan Jermal yang menurut kepolisian tergolong rawan.

EMPAT UNSUR APARAT TURUN BERSAMA

Baca Juga:

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Andy Arisandi, mengatakan operasi tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto terkait pemberantasan peredaran narkotika.

Menurut Andy, kawasan Jermal menjadi perhatian aparat karena sebelumnya telah berulang kali menjadi sasaran penindakan terkait dugaan penyalahgunaan narkoba.

Keterlibatan Polda Sumut, TNI Kodam I/Bukit Barisan, BNN Provinsi Sumut, dan Polrestabes Medan menunjukkan adanya koordinasi lintas instansi dalam pelaksanaan operasi tersebut.

Baca Juga:

Namun, penindakan di lapangan perlu diikuti langkah berkelanjutan agar upaya pemberantasan narkotika tidak berhenti pada penggerebekan semata.

LIMA ORANG DIAMANKAN, BARANG BUKTI DITEMUKAN

Dalam penggerebekan itu, petugas mengamankan lima orang yang disebut sebagai pengguna narkoba. Aparat juga menemukan alat isap sabu, sejumlah paket kecil berisi zat yang diduga narkotika, serta barang bukti lainnya.

Berdasarkan keterangan Kombes Pol Andy Arisandi, kelima orang tersebut akan diserahkan kepada BNN Provinsi Sumatera Utara untuk menjalani proses rehabilitasi.

Penanganan terhadap mereka menjadi bagian penting dalam upaya penanggulangan penyalahgunaan narkotika. Meski demikian, proses asesmen dan penetapan bentuk penanganan tetap perlu dilakukan sesuai ketentuan serta hasil pemeriksaan pihak berwenang.

Sementara itu, temuan barang bukti perlu ditindaklanjuti melalui pemeriksaan dan pendalaman untuk memastikan jenis zat, asal-usul barang, serta ada atau tidaknya keterkaitan dengan jaringan peredaran narkotika.

JERMAL JANGAN HANYA JADI SASARAN PENGGEREBEKAN BERULANG

Kawasan yang berulang kali menjadi sasaran penindakan tentu membutuhkan pendekatan yang konsisten dan terukur. Penggerebekan dapat menjadi langkah awal, tetapi keberhasilan pemberantasan narkotika juga perlu dilihat dari keberlanjutan pengawasan dan kemampuan mencegah aktivitas serupa kembali terjadi.

Karena itu, operasi gabungan ini diharapkan tidak berhenti pada pengamanan pengguna. Pendalaman terhadap kemungkinan adanya pemasok, pengedar, maupun pihak lain yang terlibat perlu dilakukan apabila ditemukan bukti yang mendukung.

Di sisi lain, upaya pencegahan, edukasi masyarakat, dan penanganan rehabilitatif bagi pengguna yang memenuhi persyaratan juga penting untuk melengkapi penegakan hukum.

KOMITMEN PEMBERANTASAN HARUS BERKELANJUTAN

Kombes Pol Andy Arisandi menegaskan bahwa Polda Sumut akan terus melakukan penindakan terhadap peredaran narkotika di wilayah Sumatera Utara.

Ia berharap operasi gabungan tersebut dapat membantu membebaskan kawasan Jermal dari aktivitas penyalahgunaan narkoba.

Publik kini menantikan konsistensi langkah aparat dalam menindaklanjuti hasil penggerebekan tersebut. Pengawasan berkelanjutan, pengungkapan jaringan apabila didukung bukti, serta penanganan pengguna sesuai ketentuan menjadi bagian penting untuk memperkuat upaya pemberantasan narkotika.

Pesan utamanya jelas: pemberantasan narkoba membutuhkan tindakan nyata, koordinasi lintas instansi, dan pengawasan berkesinambungan agar kawasan rawan tidak terus berulang kali menjadi lokasi penyalahgunaan narkotika.

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Tak Kenal Ampun Kasat Narkoba Deli Serdang Gas Full Jaringan Narkoba Tanjung Morawa
GEMPAR! Warga Pematangsiantar Klaim Dimintai Ratusan Juta Terkait Kasus TPPO, Kapolda Sumut Ditantang Bongkar Dugaan 'Pengkondisian Perkara'
Pelindo Multi Terminal Belawan Catat Kinerja Positif hingga Agustus 2026
KPK Kembali Tetapkan 8 Tersangka, Sutrisno Pangaribuan: Siapa “Sutradara” di Balik Kasus Jalan BBPJN Sumut?
Presiden Prabowo Tekankan Kekompakan, Integritas, dan Kesiapsiagaan 800 Perwira Tinggi TNI-Polri di Istana
Aksi Jilid II PW KAMMI SUMUT: Desak DPRD Buka Proses KPID, Minta RDP, dan Dorong Kejatisu Tindak Lanjuti Laporan
komentar
beritaTerbaru