Kecamatan Medan Helvetia Didampingi Ketua LPM Arya Syahputra Bagikan SAGU KITA kepada Masyarakat
Kecamatan Medan Helvetia Didampingi Ketua LPM Arya Syahputra Bagikan SAGU KITA kepada Masyarakat
Medan
Jakarta,asatupro.com-Peredaran obat terlarang di wilayah Jakarta Timur saat ini telah mencapai tingkat yang sangat mengkhawatirkan dan menunjukkan pola kejahatan yang semakin terorganisir. Modus operandi yang digunakan tidak lagi konvensional melainkan dengan menyamarkan aktivitas ilegal melalui toko kosmetik, kios kecil, hingga warung yang berada di tengah pemukiman warga.
Praktik ini bukan hanya menipu masyarakat, tetapi juga secara sistematis menyasar generasi muda sebagai korban utama, yang dengan mudah dapat mengakses obat-obatan keras tanpa pengawasan medis.
Berdasarkan temuan dilapangan serta berbagai informasi dari masyarakat, sejumlah titik di Jakarta Timur diduga menjadi pusat peredaran obat keras ilegal yang beroperasi secara terselubung. Kios-kios tersebut menjual obat golongan keras tanpa resep dokter seperti tramadol, hexymer, dan jenis lainnya yang secara hukum termasuk dalam kategori obat yang harus diawasi ketat.
Aktivitas ini bahkan diduga telah berlangsung dalam waktu yang cukup lama dengan pola operasional tertentu, seperti buka pada jam-jam tertentu dan tutup ketika ada indikasi razia, yang menunjukkan adanya sistem yang terorganisir dan bukan sekadar pelanggaran sporadis.
Baca Juga:
Lebih jauh, yang menjadi perhatian serius adalah munculnya dugaan kuat di tengah masyarakat terkait adanya keterlibatan oknum aparat kepolisian yang membekingi praktik ilegal tersebut. Selain itu, minimnya tindakan tegas terhadap titik-titik yang sudah diketahui publik semakin memperkuat kecurigaan adanya pembiaran, bahkan kemungkinan perlindungan oleh pihak tertentu. Situasi ini menciptakan krisis kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
Fenomena ini menunjukkan adanya kegagalan serius dalam sistem pengawasan dan penegakan hukum di wilayah Jakarta Timur. Peredaran obat terlarang yang berlangsung secara terbuka dengan kedok usaha legal adalah bukti bahwa kontrol negara telah melemah.
Jika dibiarkan, kondisi ini tidak hanya akan memperluas jaringan obat keras ilegal, tetapi juga akan mempercepat kerusakan sosial, khususnya di kalangan generasi muda yang menjadi target utama peredaran tersebut.
Baca Juga:
Maka dari itu atas kesadaran ideologis menurut ajaran Bung Karno menegaskan bahwa revolusi Indonesia adalah untuk membangun manusia. Dalam semangat nation and character building, negara seharusnya hadir melindungi rakyat dari kehancuran moral dan struktural maka DPC GMNI Jakarta Timur dibawah kepemimpinan Jansen Henry Kurniawan menyatakan sikap sebagai berikut :
Kecamatan Medan Helvetia Didampingi Ketua LPM Arya Syahputra Bagikan SAGU KITA kepada Masyarakat
Medan
Gelar Sambang Dan Koordinasi, Kasat Binmas Polres Binjai Jalin Sinergi Dengan Pemerintah Kecamatan Binjai Utara
Daerah
Bikin Bangga ! Alarick Danish, Atlit Cilik Asal Kota Medan Raih Medali Emas di Kejurnas Wadokai KarateDo Indonesia 2026
Olahraga
Jakarta, asatupro.com PTPN IV PalmCo menggesa program transformasi perkebunan kelapa sawit milik rakyat melalui sebuah skema bertajuk BUM
Perkebunan
Diduga SPBU 14.202.113 Tanjung Mulia Milik Menantu Salah Satu Mantan Petinggi No Satu Di Sumut
Hukrim
Pemkab Dairi Luncurkan Asuransi Parametrik untuk Lindungi Petani Kopi dari Risiko Iklim
Daerah
Kapolres Binjai Bersama Timsus Anti Begal Melaksanakan Patroli KRYD Di Wilayah Hukum Polres Binjai
Daerah
Sosok Hisar P. Rumapea, S.H. Punya Kapabilitas Tinggi, Sebagai Kasi Penegakan Hukum, KUPT Wil II Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Utara
Sosok
Diduga Jadi Sarang Mafia BBM Subsidi, Aktivitas Mencurigakan di SPBU 14.202.113 Tanjung Mulia Terpantau Bebas Beroperasi
Hukrim
Anak Magang Ditangkap, Isu HP dan Narkoba Mencuat, Kini Anggaran Dipertanyakan Bobby Sihite Minta Dibongkar Terang
Hukrim