Kamis, 19 Februari 2026

Wakasad Lantik 1.673 Tamtama Kesehatan Untuk Perkuat Kesiap Siagaan Tenaga Medis di Lapangan

Khairuddin Tanjung - Kamis, 05 Februari 2026 09:15 WIB
Wakasad Lantik 1.673 Tamtama Kesehatan Untuk Perkuat Kesiap Siagaan Tenaga Medis di Lapangan
Wakasad Lantik 1.673 Tamtama Kesehatan Untuk Kesiapsiagaan Siagaan Tenaga Medis di Lapangan. (Dispenad).

Jakarta,asatupro.com-Untuk kesiapsiagaan tenaga medis dilapangan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Muhamad Saleh Mustafa melantik 1.673 prajurit Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Gelombang III Tahun Anggaran 2025 kecabangan Kesehatan. Rabu (4/2) di Pusat Pendidikan Ajudan Jenderal (Pusdikajen), Lembang, Bandung, Jawa Barat.

1.673 Tamtama kesehatan tersebut merupakan bagian dari total 21.885 Tamtama remaja yang dilantik secara serentak dari berbagai kecabangan Dikmata Gelombang III T.A. 2025. Seluruh prajurit telah menempuh pendidikan dasar keprajuritan selama dua bulan di berbagai lembaga pendidikan TNI AD sebagai bekal awal pembentukan sikap, mental, dan fisik prajurit.

Dalam amanat tertulis Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc.,dibacakan Wakasad, disampaikan bahwa pendidikan intensif tersebut bertujuan membentuk prajurit TNI AD yang tangguh, profesional, dan berkarakter, berlandaskan nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, serta Delapan Wajib TNI melalui pembinaan fisik dan mental yang terintegrasi.

"Pendidikan yang kalian jalani merupakan bagian integral dari strategi besar pembangunan kekuatan TNI AD yang telah dirancang secara sistematis oleh Presiden Republik Indonesia. Strategi ini ditindaklanjuti oleh lembaga pendidikan secara berkelanjutan guna memenuhi kebutuhan pengembangan satuan-satuan baru di seluruh wilayah Indonesia," kutip Wakasad.

Baca Juga:

Lebih lanjut disampaikan di tengah dinamika dan kompleksitas tantangan tugas, kehadiran prajurit kesehatan diharapkan mampu mendukung pelaksanaan Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam penugasan kemanusiaan, penanggulangan bencana, serta pelayanan kesehatan di daerah.

Para prajurit yang baru dilantik selanjutnya akan mengikuti pendidikan kejuruan kesehatan selama satu bulan sebelum ditempatkan di satuan-satuan Batalyon Teritorial Pembangunan di berbagai wilayah Indonesia. Kehadiran satuan ini dinilai strategis dalam mendukung percepatan penanganan dan pemulihan dampak bencana, sekaligus memperkuat pelayanan kesehatan bagi prajurit dan masyarakat. (Dispenad)

Baca Juga:
Editor
: Zulhamdani Napitupulu
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Hadiri Rapim TNI AD 2026,Pangdam I/BB Dukung Program Prioritas Presiden dan Kasad
Pangdam I Bukit Barisan Hadiri Rapim TNI 2026 di Jakarta
Personel Infolahtadam I/BB Mengikuti Pelatihan Peningkatan Kemampuan Teknologi Informasi Semester-I TA-2026
Wacana Pergantian KSAD Mengemuka, Nama Letjen Richard Tampubolon Disebut
Kasad Berangkatkan Umroh dan Ziarah Rohani, Bagi Prajurit Yang Bekerja Dedikasi Tinggi di Lingkungan TNI AD
Kasad: Jadilah Komandan yang Bisa Dipercaya dan Mengayomi Anggota
komentar
beritaTerbaru