Kuasa Hukum Seferius Ndruru Apresiasi POLRES SIAK: Respons Cepat, Restorative Justice Jadi Jalan Penyelasaian
Kuasa Hukum Seferius Ndruru Apresiasi POLRES SIAK Respons Cepat, Restorative Justice Jadi Jalan Penyelasaian
Peristiwa
Medan,asatupro.com-Sebanyak 17 paket kegiatan di Dinas Perhubungan Kota Medan kabarnya menjadi rebutan dua kelompok yang merasa dekat dengan Walikota Medan Rico Waas. Paket kegiatan yang diperebutkan itu hampir mencapai ratusan miliar.
Para kontraktor lokal pencari pekerjaan PL (Penunjukan Langsung) APBD Kota Medan sedang ramai membicarakan kabar keributan dua kelompok itu.
17 paket kegiatan yang sedang diperebutkan oleh dua kelompok yang merasa dekat dengan Walikota Medan itu menjadi tertawaan para kontraktor lokal.
"Kalau macam kita ini kan hanya bisa tertawa melihat mereka. Dapat PL pun sudah syukur kali kita ini. Yang besar-besar biarkan mereka yang berebut, kan mereka merasa hebat dan berpengaruh ke walikota. Siapa yang dapat belasan paket itu kan ketahuan nanti," ucap Kontraktor di kantin Komplek Perkantoran Dinas, Pinang Baris, Selasa (30/06/2026).
Bahkan, kelompok kerja (Pokja) lelang pengadaan barang dan jasa di Dinas Perhubungan Kota Medan pun dibuat pusing. Pasalnya kelompok tersebut saling klaim punya modal kuat untuk mengerjakan proyek yang nilainya hampir mencapai ratusan miliar.
Baca Juga:
"Pusing pokja mau memenangkan perusahaan yang mana dari kedua kelompok, sama sama klaim punya modal kuat dan merasa paling dekat dengan walikota. Bisa-bisa nanti dinas ini kena ciduk KPK," ceplosnya.
Ada yang mengaku dari ormas, dan mengaku dari partai dan anggota dewan. Irsan pun lemah kali. Bisa pula ribut jadinya di ini," ungkap kontraktor tersebut.
Kadis Perhubungan Kota MedanIrsan Idris Nasution merupakan lulusan dari IPDN. Sebelumnya Irsan menjabat kepala bidang di Dinas Pemadam Kebakaran. Setelah Rico Waas menjadi Walikota Medan, posisinya melambung menjadi Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan.
Baca Juga:
Irsan jadi kepala dinas perhubungan kabarnya berkat bantuan orang partai pengusung dan pendukung Rico Waas. Dia pun jadi tidak berdaya dengan kelompok yang berebut 17 paket itu. Karena yang ingin merebut paket kegiatan itu kabarnya orang partai plus anggota dewan yang mendudukan Irsan jadi kepala dinas.
Irsan informasinya jadi Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan karena dapat akses dari orang partai yang dekat walikota. Makanya dia tak bisa cakap soal ribut rebutan paket itu. Orang partai yang mendudukannya yang mau mengerjakan paket itu," kabarnya.
Hingga berita ini dipublikasikan, Irsan Idris Nasution belum bisa dikonfirmasi di kantornya. Irsan kabarnya sibuk berkoordinasi dengan Walikota Medan Rico Waas untuk mengamankan 17 paket kegiatan agar tidak ribut ke permukaan.
Kuasa Hukum Seferius Ndruru Apresiasi POLRES SIAK Respons Cepat, Restorative Justice Jadi Jalan Penyelasaian
Peristiwa
Pelindo Multi Terminal Belawan Catat Kinerja Positif hingga Agustus 2026
Medan
Pernah Apresiasi Kejari Medan, Kini Bobby Soroti Oknum Jaksa, Sutrisno Jangan Lupa Sejarah
Peristiwa
Pastikan Setiap Rupiah Berdampak, Pemkab Dairi Matangkan APBD 2027
Daerah
Istana Tegaskan Belum Kirim Surpres Pergantian Panglima TNI ke DPR
Medan
TAPANULI SELATAN, Asatupro.com Sebanyak lima kasus tindak pidana berhasil diungkap Satreskrim Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) sepanjang
Hukrim
KPK Kembali Tetapkan 8 Tersangka, Sutrisno Pangaribuan Siapa &ldquoSutradara&rdquo di Balik Kasus Jalan BBPJN Sumut?
Hukrim
Presiden Prabowo Tekankan Kekompakan, Integritas, dan Kesiapsiagaan 800 Perwira Tinggi TNIPolri di Istana
Nasional
Aksi Jilid II PW KAMMI SUMUT Desak DPRD Buka Proses KPID, Minta RDP, dan Dorong Kejatisu Tindak Lanjuti Laporan
Peristiwa
Gerindra Minta Polemik Ijazah Gibran Dihentikan PascaPutusan MK, Singgung Risiko Ekonomi dan Stabilitas Politik
Nasional