SHM Diduga Terbit di Atas HGU Aktif, Kejatisu Terkesan Lamban: Formapera Siap Turun Aksi dan Bawa ke Kejagung
SHM Diduga Terbit di Atas HGU Aktif, Kejatisu Terkesan Lamban Formapera Siap Turun Aksi dan Bawa ke Kejagung
Peristiwa
Sementara para pembicara lain, mengupas dan mengulas dari sisi anggaran Pemerintah Kota Medan tahun 2025 ini, yang dianggap tidak mampu mengelola anggaran secara baik, baik dari sisi perencanaan maupun peruntukan, sehingga banyak ditemukan peruntukan anggaran yang tidak sesuai kebutuhan publik, dan ini mencerminkan lemahnya pengawasan yang di komandoi Walikota Medan.
"Buruknya tata kelola anggaran seperti contoh di Dinas Pariwisata Kota Medan kembali mencuat dan kini berdampak pada kekacauan pengelolaan anggaran di Pemko Medan, khususnya melalui polemik tender Festival Semarak Tahun Baru yang janggal, tidak transparan, dan menyakiti rasa keadilan rakyat.
Baca Juga:
Menjelang akhir tahun 2025, Dinas Pariwisata Medan membuka tender Festival Semarak Akhir Tahun dengan nilai HPS Rp1,2 miliar, namun akhirnya itu dibatalkan mengingat terjadinya bencana di beberapa tempat,. termasuk Kota Medan,"ujar Bang El (sapaan akrabnya).
Lebih jauh di tegaskan peneliti anggaran ini, bahwa keputusan membatalkan tender lalu menayangkannya kembali dalam waktu 24 jam bukan sekadar salah administratif.
"Ini merupakan bentuk kecerobohan dalam perencanaan dan pelaksanaan anggaran, terlebih ketika proses sudah memasuki tahapan tender. Ironisnya, kegiatan seremonial seperti ini secara prinsip tidak dianjurkan berdasarkan Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Anggaran. Lebih keliru lagi, kegiatan ini dipaksakan di tengah suasana keprihatinan akibat bencana banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera (Sumut, Aceh, dan Sumbar) termasuk banjir besar yang baru saja menimpa warga Kota Medan,"ucap Elfenda.
Nasrullah, M.Pd, MH pada bagian lain menyoroti maraknya peredaran narkoba di Kota Medan, sehingga menempatkan Kota Medan sebagai Kota rengking pertama pengguna narkoba tertinggi di Sumatera Utara dan itu berimbas pada posisi Sumatera Utara rangking satu pengguna narkoba secara nasional.
"Bagaimana menciptakan Kota Medan yang aman, sementara di sekitar kita praktek pengguna narkobanya besar, sekalipun Polisi banyak melakukan penangkapan mulai dari bandar, kurir hingga pemakai, namun jika tidak mendapat dukungan Pemerintah Kota dari sisi anggaran, mustahil praktek narkoba di Medan bisa ditekan, inilah salah PR besar Walikota Medan kedepannya, dan kita berharap pada tahun depan, setidaknya Kota Medan bisa berkurang rengking pengguna narkobanya, hal terpenting koordinasi dan dukungan penuh kepada Polrestabes Medan, sehingga kerjasama lintas sektoral ini bisa menekan angka peredaran narkoba di Kota Medan,"ujar Bung Inas.
Peneliti sosiologi inipun berpendapat, tingginya angka kriminalitas di Kota Medan dipengaruhi sulitnya mendapatkan akses ekonomi terutama yang lebih miris ada di wilayah Medan Utara. Berdasarkan data angka kejahatan tinggi, konflik sosial kerap terjadi dan kesenjangan pembangunan Medan Utara dengan wilayah lainnya di Kota Medan tempak jelas.
"Inilah tantangan Walikota Rico Waas kedepan untuk bisa dilakukan langkah-langkah preventif dan korektif guna menekan angka kesenjangan yang terjadi di tengah masyarakat. Karena itu pendataan warga masyarakat secara objektif, rasional dan proporsional sangat diperlukan, sehingga Kota Medan ini nyaman sebagai tempat tinggal kita semua,"ucapnya.
Acara refleksi akhir tahun diakhiri dengan sesi tanya jawab antara peserta dan narasumber, diantaranya Ketua GEMMA Sumatera Utara Masdar Tambusai, S.Ag yang menyoroti fenomena Pecah Kongsi (Pekong) Kepala Daerah seusai dilantik dan permasalahan maraknya peredaran narkoba, Indra Buana Tanjung, SH aktifis hukum berharap resume dari acara ini bisa tersampaikan kepada Walikota Medan dan Bambang seorang jurnalis menyoroti tentang opsen pajak yang bersumber dari pajak kendaraan bermotor yang masuk ke kas Pemko Medan.
Acara Refleksi Akhir Tahun DPW IMO Indonesia Sumatera Utara dibuka Ketuanya H. Nuar Erde dan acara dipandu wakil sekretaris DPW IMO Indonesia Sumatera Utara Amirsyam.rel**
SHM Diduga Terbit di Atas HGU Aktif, Kejatisu Terkesan Lamban Formapera Siap Turun Aksi dan Bawa ke Kejagung
Peristiwa
HARIMAU SUMATERA MUNCUL DI KUTA SAGA, CAMAT KERAJAAN BERSAMA BKSDA, TNI/POLRI PASANG KAMERA TRAP DAN SIAGA JAGA WARGA
Peristiwa
Ratusan Media Siber Sumut Siap Bergabung di SMSI
Nasional
Medan, asatupro.com Lebih 4.000 ton beras dari Provinsi Jawa Timur (Jatim) dikirim ke Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan diterima oleh p
Nusantara
Tambang Dolomit PT Teratai Jaya Stone di Desa Pamah Diduga Ilegal, 4 Alat Berat Tetap Beroperasi, Warga Menjerit Hirup Debu dan Jalan Desa H
Daerah
Sambut HUT ke81 TNI, Kodim 0208/Asahan dan Polsek Talawi Gelar Bazar Murah di Batu Bara
Daerah
Bupati Dairi Vickner Sinaga Terima Audiensi DPC PIKI, Dukung Penuh Pelantikan dan Seminar UMKM 27 Oktober 2026
Daerah
Dankoti MPC Pemuda Pancasila Pekanbaru Bung Eri Bukik Siap Membantu Masyarakat dan Sikat Habis DC Yang Rampas Kendaraan Warga
Peristiwa
Pisah Sambut Kapolsek Kandis, Kompol Bagus Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas dan Cegah Karhutla
Daerah
Tingkatkan Sinergitas TNIPolri, Kapolres Simalungun Hadiri Bazar Murah Peringatan HUT TNI Ke81 di Rambung Merah
Daerah