Ditressiber Polda Sumut Ungkap Sindikat Penipuan Online Berkedok Lelang Mobil, Empat Pelaku Ditangkap
Ditressiber Polda Sumut Ungkap Sindikat Penipuan Online Berkedok Lelang Mobil, Empat Pelaku Ditangkap
Hukrim
Potensi migas Aceh sangat besar dan membutuhkan tenaga kerja yang siap pakai serta terampil. Training Center Migas ini akan mempersiapkan generasi muda Aceh agar mampu mengisi berbagai formasi kerja, bukan hanya di Aceh, tetapi juga di luar Aceh hingga ke luar negeri," tegas Khairul Abrar, Jumat (5/9/2025).
Potensi Migas Aceh yang Strategis dan sejak lama, Aceh dikenal sebagai salah satu daerah penghasil migas terbesar di Indonesia. Kilang Arun LNG di Lhokseumawe bahkan pernah menjadi ikon kebanggaan nasional karena mampu mengekspor gas alam cair ke berbagai negara sejak 1977. Arun LNG menjadikan Aceh sebagai salah satu pilar utama energi Indonesia pada masa itu.
Kini, potensi besar kembali ditemukan di kawasan Blok Andaman I, II, dan III yang berada di lepas pantai utara Aceh. Sejumlah perusahaan migas internasional telah melakukan eksplorasi di wilayah tersebut dan diperkirakan menyimpan cadangan gas yang signifikan. Selain itu, kawasan Aceh Selatan dan Aceh Timur juga menyimpan sumber daya migas yang terus dilirik investor.
Baca Juga:
Dengan cadangan sebesar itu, Aceh harus memastikan tenaga kerjanya tidak hanya menjadi penonton. Anak muda Aceh harus dibekali keterampilan migas agar bisa menjadi pemain utama dalam industri ini," ujar Khairul Abrar IH.
Lebih lanjut, ia menilai Trening Center Migas tidak hanya akan bermanfaat bagi Aceh, tetapi juga bisa menjadi pusat pelatihan untuk wilayah Pulau Sumatera. Selama ini, tenaga kerja sektor migas masih banyak didominasi lulusan pelatihan dari luar daerah, padahal Aceh memiliki posisi strategis dan potensi sumber daya yang besar.
Jika Training Center ini didirikan, Aceh bisa menjadi pusat lahirnya tenaga kerja migas yang profesional. Ini akan meningkatkan daya saing masyarakat, mengurangi pengangguran, sekaligus memperkuat ekonomi daerah," tambahnya.
Baca Juga:
Khairul Abrar IH mendesak agar Menteri ESDM, Gubernur Aceh, dan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), segera merealisasikan program ini baik dari sisi konsep maupun pendanaan. Menurutnya, inisiatif ini sejalan dengan kewenangan Aceh yang telah diatur dalam UU Pemerintahan Aceh (UUPA), di mana pengelolaan migas di wilayah Aceh memiliki porsi khusus bagi pemerintah daerah.
Kita berharap Pemerintah Aceh tidak hanya fokus pada eksplorasi, tetapi juga pada pembangunan SDM. Dengan Training Center Migas, Aceh akan memiliki tenaga kerja yang kompeten, yang nantinya bisa bekerja di kilang, rig, maupun perusahaan migas internasional," pungkasnya.
Khairul Abrar IH menambahkan pendirian Training Center Migas ini diharapkan mampu mencetak generasi profesional, memperkuat posisi Aceh sebagai daerah strategis energi, serta memastikan manfaat migas dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.**
Ditressiber Polda Sumut Ungkap Sindikat Penipuan Online Berkedok Lelang Mobil, Empat Pelaku Ditangkap
Hukrim
Desakan Keras Kepada Kapolri, Tolak Keras Banding Kompol DK, Tegaskan Integritas Bhayangkara
Hukrim
Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Ruang Berbagi dan Mencari Inspirasi bagi Kepala Daerah
Nasional
Poldasu Gelar Rakor Penanganan Antrean SPBU, Para Pihak Sepakati Percepatan Normalisasi Distribusi
Peristiwa
Kapolres Karo, Dandim 0205/TK, dan Kajari Karo Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum
Daerah
Gawat Pak Kapolri? Massa Mengaku Dilarang Berunjuk Rasa di Depan Rumah Dinas Kapolda Sumut, Namun Diarahkan hingga Berorasi di Depan Rumah
Peristiwa
Diduga Ada Upaya Menggagalkan Aksi Damai di Rumah Dinas Kapolda Sumut, Sopir Sound System Mengaku Diancam Akan Ditangkap
Peristiwa
Puluhan Bra Berkibar di Depan Polrestabes Medan, Massa Desak Kapolrestabes Dicopot "Besok Kami Datang Tanpa Busana Jika Janji Tak Ditepati"
Peristiwa
Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kapolda Sumut Silaturahmi ke Kejati Sumut
Nasional
Adolina, asatupro.com Sekitar 10 utusan pengusaha kelapa sawit (PKS) yang beroperasi di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) disetrap berdiri
Perkebunan