HUT ke-4 Satupena.co.id: Empat Tahun Berkarya, Menjaga Kepercayaan dan Mewarnai Negeri
HUT ke4 Satupena.co.id Empat Tahun Berkarya, Menjaga Kepercayaan dan Mewarnai Negeri
Daerah
Medan,asatupro.com-Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan menyatakan bakal mengawasi secara ketat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Medan.
"Langkah ini dilakukan menyusul adanya informasi yang beredar bahwa paket MBG dinilai belum memenuhi prinsip gizi seimbang sesuai ketentuan program," tegas Kepala Seksi Intelijen Kejari Medan Dapot Dariarma,Senin (3/11/2025).
Ia mengatakan, pengawasan akan dilakukan terhadap seluruh tahapan program, mulai dari pengadaan bahan makanan, distribusi, hingga kualitas menu yang diterima masyarakat.
"Kami ingin memastikan kualitas makanan dan ketepatan sasaran penerima manfaat sesuai ketentuan yang berlaku," jelasnya.
Baca Juga:
Program MBG ini, lanjut Dapot, bertujuan meningkatkan gizi masyarakat, khususnya anak sekolah. Karena itu, Kejari Medan akan memastikan pelaksanaannya sesuai standar gizi dan bebas dari penyimpangan.
Ia menjelaskan, kegiatan pengawasan tersebut merupakan bagian dari fungsi pencegahan melalui Bidang Intelijen.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sebagian penerima manfaat melaporkan bahwa isi paket makan bergizi gratis hanya terdiri atas nasi putih, lauk berupa potongan ayam kecil, sedikit sayur atau sup jagung, camilan, serta buah dalam porsi minim.
Baca Juga:
Kondisi itu dinilai belum mencerminkan prinsip gizi seimbang sebagaimana tujuan program MBG yang diharapkan mampu menekan angka stunting serta meningkatkan asupan gizi anak usia sekolah di berbagai daerah, termasuk Kota Meda.
Menanggapi hal itu, Dapot menegaskan bahwa Kejari Medan tidak hanya mengawasi aspek administratif, tetapi juga memperhatikan mutu makanan yang dikonsumsi masyarakat.
"Kami ingin memastikan tidak ada penyimpangan dalam proses pengadaan maupun penyaluran. Program bergizi gratis ini harus benar-benar menyehatkan, bukan hanya formalitas," ujarnya.
Ia menambahkan, Kejari Medan akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Medan serta instansi teknis terkait untuk melakukan evaluasi berkala terhadap pelaksanaan program di sekolah-sekolah.
"Apabila ditemukan indikasi pelanggaran atau penyimpangan anggaran, tentu akan kami tindak lanjuti sesuai ketentuan hukum," tegas Dapot.
HUT ke4 Satupena.co.id Empat Tahun Berkarya, Menjaga Kepercayaan dan Mewarnai Negeri
Daerah
Ahli Waris Almarhum Abdul Halim Harahap Pemilik 15 Ha Lahan Polisikan Pasutri Diduga Penyerobot Lahan
Medan
Wabup Dairi Kunjungi Anak Korban Kekerasan di RSUD Sidikalang, "Pemulihan Fisik dan Mental Harus Tuntas"
Daerah
Olimpiade Sains Dairi 2026 Digelar September Mendatang, Ajang Prestasi Siswa & Guru seSumatera Utara
Pendidikan
Perdamaian Kasus Dugaan Pencemaran PT Indofarm Sukses Makmur Dipertanyakan, Hasil Uji Laboratorium Berbeda dan Dugaan Upeti Mencuat
Peristiwa
Rawat Persatuan dan Kesatuan Bangsa, Jaga Stabilitas Negara Tanpa Provokasi
Nasional
Ditemukan Penuh Luka di Jalan Merdeka!2 Bocah Sidikalang Diduga Disiksa Bibinya Sendiri
Hukrim
Ditolak Terbit KTPel Meski Mengantongi SKPWNI, Warga Pertanyakan Kejelasan Status Kependudukan di Batam
Daerah
DPW HARI Sumut Desak Dirut PDAM Tirtanadi Taat Putusan Pengadilan, Segera Bayarkan Hak Pensiunan Rp4,9 Miliar
Hukrim
Pool Bus Ilegal Diduga Jadi Biang Kerok Kemacetan di Jalan Sisingamangaraja Medan
Peristiwa