Minggu, 23 Agustus 2026
HUT INDONESIA KE 81

Aktivis 98 Desak KPK: Kenapa Bobby Belum Dipanggil?

Redaksi - Kamis, 18 September 2025 21:46 WIB
Aktivis 98 Desak KPK: Kenapa Bobby Belum Dipanggil?
Gedung Merah Putih KPK, Gubernur Provinsi Sumatera Utara, Bobby Nasution, Aktivis 98, Ikhyar Velayati.

Medan,asatupro.com-Aktivis 98, Ikhyar Velayati, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera memanggil Wali Kota Medan sekaligus Gubernur Sumut terpilih, Bobby Nasution, terkait kasus OTT Kadis PUPR Sumut Topan Ginting dan dugaan korupsi proyek pembangunan jalan.

Menurut Ikhyar, pemanggilan Bobby penting dilakukan untuk mencegah munculnya tafsir liar di tengah masyarakat.

"KPK yang memulai, KPK juga harus mengakhiri. Kemarin disebutkan Bobby satu circle dengan tersangka Topan Ginting dan Rektor USU Muryanto Amin. Tapi hingga hari ini, Bobby belum juga dipanggil. Ada apa ini?" kata Ikhyar di Medan, Kamis (18/9/2025).

Ia menegaskan, publik tidak boleh diberi kesan ada pihak yang dilindungi sementara yang lain dikorbankan.

Baca Juga:

"Kalau ini terjadi, justru bisa memicu kemarahan publik ke depan," ujarnya.

Sebelumnya, Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyebut Muryanto Amin merupakan bagian dari "circle" yang juga melibatkan Bobby dan Topan Ginting. Hal itu disampaikan Asep saat ditanya apakah Rektor USU termasuk lingkaran dekat Gubernur Sumut Bobby Nasution.

"Ini circle-nya, termasuk Topan juga kan circle-nya," kata Asep, Selasa (26/8/2025).

Baca Juga:

Ikhyar yang juga relawan Prabowo meminta KPK memberi penjelasan terbuka.

"Apakah Bobby sekadar teman akrab atau ikut terlibat dalam skenario korupsi? Hanya KPK yang bisa menjawab," tegasnya.

Sebagai informasi, KPK menangkap Topan Ginting pada OTT, Kamis (26/6/2025). Ia bersama empat orang lainnya ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Sumut.
Keempatnya yakni:

Rasuli Efendi Siregar (Kepala UPTD Gunung Tua Dinas PUPR Sumut sekaligus PPK),
M. Akhirun Efendi Siregar (Dirut PT DNG),
M. Rayhan Dulasmi Pilang (Direktur PT RN), dan
Heliyanto (PPK Satker PJN Wilayah I Sumut)
KPK juga telah memeriksa puluhan saksi terkait kasus ini.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
HM Nezar Djoeli Minta KPK Kedepankan Fakta Hukum, Hindari Opini yang Berpotensi Membunuh Karakter Menhut Raja Juli Antoni
Pindah ke Pemprov Sumut, Ketua HARI Sumut Dukung Benny Sinomba Siregar
BRT Mebidang Resmi Beroperasi, Wali Kota Binjai Dorong Transportasi Publik Terintegrasi
Gubsu Bobby Tegur Pejabat Pemkot Siantar Yang Pakai Mobil Dinas di Hari Libur
KPKM-RI Perkuat Pendampingan Hukum, Biro Hukum Tegaskan Hak Togu Ambarita dan Mariduk Pasaribu Wajib Dilindungi
Ada Mainan Korupsi Dalam Manipulasi Proyek Pengadaan Barang dan Jasa di RSUD O.K Arya Zulkarnaen Batubara, Dugaan Kuat Menjadi Proyek "Siluman"
komentar
beritaTerbaru