Minggu, 19 April 2026
Selmat Idul Fitri 1447 Hijriah

Kue Tradisional Aceh Bercitarasa Tinggi Perlu Dilestarikan

Jalaluddin Lase - Kamis, 04 September 2025 22:21 WIB
Kue Tradisional Aceh Bercitarasa Tinggi Perlu Dilestarikan
Ketua Asosiasi Kerajinan dan Souvenir Aceh, Dewi Antika Bahar.(ist)
Banda Aceh,asatupro.com-Kue tradisional Aceh yang memiliki cita rasa khas dan tinggi dinilai perlu dilestarikan agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman. Selain sebagai warisan budaya kuliner, kue tradisional juga memiliki nilai ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola dengan baik.

Ketua Asosiasi Kerajinan dan Souvenir Aceh, Dewi Antika Bahar, mengatakan bahwa saat ini minat generasi muda dalam mempelajari pembuatan kue tradisional mulai menurun. Padahal, Aceh memiliki beragam jenis kue khas seperti timphan, adee, keukarah, boh rom-rom, wajib dan berbagai jenis jajanan lainnya yang tidak hanya lezat tetapi juga sarat nilai budaya.

"Pelatihan pembuatan kue tradisional sangat penting sebagai upaya pelestarian warisan kuliner Aceh. Dengan pelatihan, kita bisa menjaga cita rasa asli sekaligus memberikan keterampilan kepada masyarakat untuk menjadikannya sebagai peluang usaha," ujar Dewi Antika Bahar dalam pers rilis yang diterima media ini, Kamis 4/9/2025.

Menurutnya, selain menjaga kekayaan kuliner, pelatihan pembuatan kue tradisional juga dapat membuka jalan bagi peningkatan ekonomi keluarga. Produk kue khas Aceh memiliki potensi besar untuk dipasarkan, baik di tingkat lokal maupun nasional, bahkan hingga ke mancanegara.

Baca Juga:

Asosiasi Kerajinan dan Souvenir Aceh berkomitmen untuk terus mendorong adanya kegiatan pelatihan dan pengembangan usaha berbasis kuliner tradisional. Ini bukan hanya tentang menjaga cita rasa, tetapi juga tentang memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat," tambahnya.

Masyarakat diharapkan dapat lebih peduli dan berpartisipasi aktif dalam melestarikan kue tradisional sebagai salah satu identitas budaya Aceh. Upaya pelestarian ini juga menjadi langkah strategis agar generasi mendatang tetap bisa menikmati dan mengenal kekayaan kuliner daerahnya sendiri.**

Editor
: Jalaluddin Lase
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pada Pra-Rakorda 2026, BKKBN Aceh Berkomitmen Percepat Penurunan Stunting dan Penguatan Program Bangga Kencana
Rizal Ramdhani Pastikan Minyakita Aman di Pasar Tradisional
Kapolda Aceh Berikan Bantuan Kepada Bayi Yang Ditemukan Warga di Masjid Leupe Lamno, Aceh Jaya
KHAS Aceh: Alih Fungsi Lahan Secara Besar-Besaran di Bireuen, Bupati Harus Bertanggung Jawab
Pasca Kunjungan Idul Fitri, Lapas Idi Laksanakan Razia Blok Hunian Warga Binaan
Oknum Mahasiswi Salah Satu Perguruan Tinggi di Aceh Ditangkap di Medan Miliki Sabu Sabu 5 Kg
komentar
beritaTerbaru